Keluarga Berencana

Keluarga Berencana (Contoh Satuan Acara Penyuluhan-SAP)

Berikut ini adalah SAP tentang Keluarga Berencana bagi mahasiswa keperawatan atau mahasiswa kebidanan yang mau mencari contoh Satuan Acara Penyuluhan (SAP):

Pokok Bahasan: Keluarga Berencana
Sub Pokok Bahasan: Efek samping alat kontrasepsi suntikan 3 bulan
Sasaran: PUS ( Pasangan Usia Subur )
Waktu: 10 Juni 2010 jam 15.00
Tempat: Rumah Keluarga Binaan
TIU: Menginformasikan dan menjelaskan efek samping alat kontrasepsi suntikan 3 bulan.
TIK: PUS mengerti dan dapat menjelaskan :

1. Dua jenis suntikan yang hanya mengandung Progestine
2. Keuntungan dari alat kontrasepsi suntikan 3 bulan
3. Efek samping dari suntikan 3 bulan
4. Cara mengatasi Amenorhea akibat efek samping penggunaan KB

Materi
1. Menyebutkan dua jenis suntikan yang hanya mengandung Progestine
2. Keuntungan dari alat kontrasepsi suntikan 3 bulan
3. Efek samping dari suntikan 3 bulan
4. Cara mengatasi Amenorhea akibat efek samping penggunaan KB

Metode:Ceramah
Media :Karton Manila
Evaluasi: Setelah mendengarkan penyuluhan, PUS mampu mendengarkan secara lisan:

• Dua jenis suntikan yang hanya mengandung Progestine
• Keuntungan dari alat kontrasepsi suntikan 3 bulan
• Efek samping dari suntikan 3 bulan
• Cara mengatasi Amenorhea akibat efek samping penggunaan KB

PEMBAHASAN MATERI
Terdapat dua jenis alat kontrasepsi suntikan yang mengandung Progestine, yaitu :
1.Depo Medrosiprogesteron Asetat yang diberikan setiap 3 bulan dengan cara disuntikkan Intra Muskular ( IM ) di daerah bokong.
2.Deponeretisteron Enantat, diberikan setiap 3 bulan IM.

Keuntungan dari alat kontrasepsi suntikan 3 bulan :
• Sangat Efektif
• Menjarangkan kehamilan jangka panjang
• Tidak mempengaruhi hubungan suami istri
• Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak serius pada penyakit jantung dan gangguan pembekuan darah.
• Tidak mempengaruhi produksi ASI
• Efek samping sedikit
• Dapat digunakan oleh usia > 35 tahun sampai perimenopause.

Kerugian / Efek samping dari suntikan 3 bulan :
a. Sering menimbulkan gangguan haid (seperti Amenorhea, spotting dan siklus haid tidak teratur)
b. Dapat meningkatkan / menurunkan berat badan, sakit pada kepala dan payudara
c. Keterlambatan kembalinya kesuburan

Untuk mengatasi masalah Amenorhea akibat efek samping penggunaan KB, ibu dianjurkan ke tempat pelayanan kesehatan dan dianjurkan untuk mengganti cara / metode kontrasepsi yang lain, misalnya pil, Implan atau IUD.

Referensi :
Wikujosastro, Hanifa, 1994, Ilmu Kandungan, Yayasan Bina Pustaka, Sarwono Prawirohardjo (YBPSP), Jakarta.
Saifuddin, Abdul Bari, 2003, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Yayasan Bina Pustaka, Sarwono Prawirohardjo ( YBPSP ), Jakarta

Tinggalkan Komentar