Asuhan Kebidanan Antenatal Komprehensif

Berikut ini sekedar contoh Asuhan Kebidanan (ASKEB) tentang Antenatal Komprehensif (ANC Kompre).

Asuhan Kebidanan Antenatal Komprehensif Bidan Cantik
PADA NY “K” GESTASI 38 – 40 MINGGU
DI RS UMUM “A”
TANGGAL 17 MARET 2009

Nomor Register : 067420
Tanggal Kunjungan : 17 Maret 2010, jam 10.00 WITA
Tanggal Pengkajian : 17 Maret 2010, jam 10.10 WITA
Nama Mahasiswa : MINA

LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR
A. Identitas Istri / Suami
Nama : Ny. “K” / Tn. “A”
Umur : 21 thn / 32 thn
Suku : Makassar / Makassar
Agama : Islam / Islam
Pendidikan : SMP / SD
Pekerjaan : IRT / Buruh Harian
Alamat : Jln. Rajawali no.01
Nikah : ± 1 tahun

B. Riwayat Kehamilan Sekarang
1. GI P0 A0
2. HPHP tanggal 23 Juni 2010, HTP Tgl 30 Maret 2010
3. Ibu telah memperoleh imunisasi TT sebanyak 2 kali di RSU “A”
TT I tanggal 17 November 2009
TT II tanggal 15 Desember 2009
4. Ibu merasakan pergerakan janinnya sejak bulan Oktober 2009 (kehamilan 4 bulan)
5. Ibu mengatakan janinnya bergerak kuat terutama pada perut sebelah kiri
6. Ibu mengatakan umur kehamilannya memasuki usia 8 bulan
7. Ibu tidak pernah mengalami nyeri perut hebat selama hamil
8. Ibu mengatakan khawatir dengan kehamilannya

C. Riwayat Kesehatan / Penyakit yang Lalu
• Ibu mengatakan tidak ada riwayat penyakit jantung, hipertensi, DM, malaria, alergi obat dan makanan, serta penyakit kelamin HIV / AIDS
• Ibu mengatakan tidak pernah dioperasi
• Ibu tidak pernah merokok dan mengkonsumsi alkohol
• Tidak ada riwayat keturunan kembar baik dari pihak istri maupun suami

D. Riwayat Reproduksi
• Menarche : 13 tahun
• Siklus : 28-30 hari
• Lamanya : 5 – 7 hari

E. Riwayat Obstetri
Tahun Tempat Jenis Keadaan Penolong JK BB PB Keadaan
2008 PKM Bara – Baraya Aterm Normal Bidan ? 3200 gr 50 cm Baik

F. Riwayat Ginekologi
Ibu tidak pernah mengalami / menderita penyakit kelamin, tumor dan penyakit gangguan sistem reproduksi lainnya

G. Riwayat Keluarga Berencana
Ibu belum pernah menjadi akseptor KB

H. Riwayat Sosial Ekonomi
• Menikah 1x dengan suami yang sekarang ± 2 tahun
• Ibu tinggal bersama suami, anak dan orang tua suami
• Keputusan diambil dengan cara musyawarah oleh ibu dan suami
• Ibu melakukan pekerjaan rumah tangga dibantu oleh mertua
• Hubungan ibu denagn suami dan keluarga yang lain baik

I. Riwayat Pemenuhan Kebutuhan Dasar
1. Pola Nutrisi dan cairan
Ibu mengatakan makan 3x sehari, nafsu makan baik, minum 5-7 gelas perhari.

2. Pola Eliminasi
- BAB : 1x kali sehari, konsistensi padat, warna kuning kecoklatan
- BAK : 5-6x sehari ,warna kuning muda

3. Pola Istirahat
- Istirahat siang : ± 2 jam
- Tidur malam ± 8 jam

4. Pola Personal Hygiene
- Mandi 2x sehari
- Keramas 3x sehari
- Sikat gigi 3x sehari
- Ganti pakaian dalam setiap selesai mandi atau lembab

J. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum dan tanda-tanda vital
• Penampilan ibu tampak sehat, bersih, dan emosi dalam keadaan stabil
• TB : 157 cm
• BB sebelum hamil : 52 kg
• BB hamil : 60 kg
• Lila : 24 cm
• TTV
TD : 110/80 mmHg
N : 78 x/menit
S : 36,50 C
P : 20 x/menit

2. Inspeksi, Palpasi, Perkusi, Auskultasi
a. Kepala : Kulit kepala bersih, rambut tidak mudah rontok, tidak ada nyeri
tekan dan benjolan pada kepala
b. Wajah : Wajah simetris dan tidak ada oedema, ekspresi wajah ibu
tampak cemas
c. Mata : Simetris ki-ka, konjungtiva merah muda, tidak ada ikterus
d. Hidung : Simetris kiri dan kanan, bersih, tidak ada secret, tidak ada polip
dan nyeri tekan
e. Telinga : Simetris kiri dan kanan, bersih, tidak ada secret
f. Mulut dan gigi : Bibir lembab, bersih, tidak ada karies dan gigi yang tanggal
g. Payudara : Simetris kiri dan kanan, puting susu menonjol, nampak hiper
pigmentasi pada areolla mammae, tidak ada nyeri tekan dan
benjolan pada payudara
h. Abdomen : Tonus otot perut tampak kendor, nampak pembesaran perut
sesuai umur kehamilan , tampak striae albicans pada perut,
tidak ada luka bekas operasi, DJJ terdengar disebelah kanan
perut ibu setinggi pusat 138x/i
Palpasi Abdomen
Leopold I : 2jrapst
Leopold II : Pu-ka
Leopold III : Bokong
Leopold IV : BAP
i. Ektermitas : Simetris kiri dan kanan, tidak ada oedem, tidak ada varices,
reflex patella (+) kiri dan kanan

3. Ukuran Panggul
- Distansia Spinarum : 24 cm
- Distansia Cristarum : 28 cm
- Distansia Boudelaque : 18 cm
- Distansia Posterior : 9 cm

4. Pemeriksaan Laboratorium
HB : 10,8 g%
Alb : (-)
Red : (-)

LANGKAH II IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL
Diagnosa : GII PI A0, Gestasi 31 minggu 1 hari, Pu-ka, Persentase bokong, BAP, Intra
uterin, Tunggal, Hidup, Belum inpartu, Keadaan ibu dan janin baik
1. GII PI A0
DS : Ibu mengatakan ini kehamilannya yang kedua dan tidak pernah keguguran
DO :
- Tonus otot perut ibu tampak kendor, terdapat striae albicans
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
Analisa dan Interpretasi data
• Dengan terabanya bagian – bagian saat palpasi dan terdengarnya DJJ menandakan bahwa ibu tersebut dalam keadaan hamil (Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung, hal. 144)
• Tonus otot perut nampak kendor karena pernah mengalami peregangan sebelumnya

2. Gestasi 30 – 32 minggu
DS :
- Ibu mengatakan umur kehamilannya memasuki usia 8 bulan
- Ibu mengatakan HPHT tanggal 23 Maret 2009
DO : Tampak pembasaran perut sesuai umur kehamilan
Analisa dan interpretasi data
• Menurut rumus Naegle, dari HPHT tanggal 23 Maret 2009 sampai tanggal pengkajian 29 September 2009 , maka didapatkan masa gestasi 31 minggu 1 hari

3. Pu-ka
DS : Ibu mengatakan janinnya bergerak kuat sebelah kiri perut ibu
DO :
- Pada saat palpasi Leopold II teraba punggung sebelah kanan perut ibu
- DJJ terdengar jelas pada perut sebelah kanan ibu setinggi pusat
Analisa dan interpretasi data
• DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu dan teraba bagian / tahanan keras seperti papan menandakan janin dalam posisi punggung kanan

4. Persentase Bokong
DS : -
DO : Pada palpasi Leopold III teraba teraba tahanan keras berbentuk bulat dan tidak
melenting
Analisa dan interpretasi data
• Pada palapasi Leopold III teraba tahanan keras, bulat dan tidak melenting menandakan persentase bokong

5. BAP
DS : -
DO : Pada palpasi leopold IV, teraba bokong dan kedua tangan konvergen
Analisa dan interpretasi data
• Pada palpasi leopold IV, teraba bokong bagian bawah, kedua tangan konvergen, dan mudah digerakkan dari luar. Hal ini dipengaruhi bagian terendah janin belum masuk dalam rongga panggul (BAP)

6. Intra uterine
DS : Ibu mengatakan tidak ada nyeri perut hebat selama hamil
DO :
- Pada saat palpasi abdomen, ibu tidak merasa nyeri
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan

Analisa dan interpretasi data
• Pada saat palpasi Leopold abdomen ibu tidak merasa kesakitan, serta pembesaran perut sesuai umur kehamilan menandakan kehamilan intra uteri (Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung, hal. 196)

7. Tunggal
DS : Ibu mengatakan pergerakan janinnya kuat di sebelah kiri perut ibu
DO :
- Pada palpasi hanya teraba 2 bagian besar janin yaitu bokong pada bagian terendah dan kepala pada fundus
- DJJ terdengar jelas pada satu sisi yaitu kuadran kanan perut ibu setinggi pusat
Analisa dan interpertasi data
• Pergerakan janin pada perut sebelah kiri, DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu, serta teraba 1 kepala dan 1 bokong menandakan bahwa janin tunggal (Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung, hal. 196)

8. Hidup
DS : Ibu merasakan janinnya bergerak aktif di sebelah kiri perut ibu.
DO : DJJ terdengar jelas pada sisi kanan perut ibu 138 x/i, kuat, dan teratur.
Analisa dan interpertasi data
• Adanya pergerakan janin dan terdengar nya DJJ merupakan tanda bahwa janin hidup

9. Belum inpartu
DS : Ibu mengatakan tidak ada pelepasan lendir dan darah dari jalan lahir
DO : Tidak ada pelepasan lendir dan darah dari jalan lahir, serta belum ada tanda – tanda
inpartu lainnya

Analisa dan interpretasi data
• Belum ada pelepasan lendir dan darah dari jalan lahir menandakan ibu dalam keadaan belum inpartu
10. Keadaan Ibu dan Janin baik
DS : Ibu merasakan pergerakan janinnya kuat mulai sejak juli 2009 sampai sekarang
DO : DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu setinggi pusat dengan frekuensi
138x/i

Analisa dan interpretasi data
• Ibu dan janin dalam keadaan baik ditandai dengan penampilan ibu yang nampak sehat dan TTV dalam batas normal serta keadaan janin baik ditandai dengan adanya pergerakan janin dan DJJ dalam batas normal

Masalah Kecemasan
DS : Ibu mengatakan khawatir dengan kehamilannya
DO :
- Ibu selalu bertanya – tanya tentang kondisi janinnya
- Ekspresi wajah ibu tampak cemas
Analisa dan interpretasi data
• Adanya gangguan yang dirasakan oleh ibu dan keadaan janin yang patologi (letak bokong) membuat ibu cemas dan bertanya – tanya tentang kehamilannya

LANGKAH III ANTISIPASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL
Tidak ada data yang mendukung

LANGKAH IV EVALUASI PERLUNYA TINDAKAN SEGERA
Tidak ada indikasi

LANGKAH V RENCANA TINDAKAN
Diagnosa : GII PI A0, Gestasi 31 minggu 1 hari, Pu-ka, Persentase bokong, BAP, Intra
uterin, Tunggal, Hidup, Belum inpartu, Keadaan ibu dan janin baik

Tujuan:
• Kehamilan berlangsung normal
• KU ibu dan janin baik
• Ibu dan keluarga dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan nanti

Kriteria:
• Ibu tidak bertanya – tanya dan merasa cemas dengan kehamilannya
• TTV dalam batas normal
• Ekspresi wajah ibu tampak tenang dan ceria

Intervensi :
Tanggal 29 September 2009, jam 09.00 WITA
1) Beri penjelasan pada ibu tentang kehamilannya dengan persentase sungsang
Rasional : Agar ibu mengetahui perkembangan kehamilannya dan keadaannya saat sekarang
sehingga ibu dapat memahami dan melakukan apa yang dianjurkan demi kesehatan ibu dan janin.

2) Beri HE pada ibu tentang :
a) Gizi ibu hamil
Rasional :Gizi yang adekuat bagi ibu hamil sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan janin dan dirinya sendiri
b) Istirahat yang cukup
Rasional : Istirahat yang cukup dapat mengurangi beban kerja jantung dan menghemat pemakaian energi
c) Hygiene dalam kehamilan
Rasional : Kebersihan diri yang cukup memberikan rasa yang nyaman pada ibu dan mencegah terjadinya infeksi sehingga tidak memberikan kesempatan bagi mikroorganisme patogen untuk masuk kedalam tubuh dan berkembang biak.

3) Beritahu ibu 9 tanda bahaya kehamilan
Rasional : Tanda bahaya kehamilan perlu diketahui oleh ibu agar lebih waspada dan memotivasi untuk segera memeriksakan kehamilannya jika terdapat tanda bahaya dalam kehamilannya dan keselamatan ibu dan janin.

9 tanda bahaya kehamilan meliputi :
• Sakit kepala yang hebat dan menetap
• Perubahan penglihatan
• Nyeri perut hebat
• Bengkak pada wajah dan tangan
• Pergerakan janin berkurang
• Demam
• Kejang
• Ketuban pecah sebelum waktunya

4) Memberi support pada ibu
Rasional : Ibu lebih siap menghadapimpersalinannya dan menerima kehamilannya dengan senang hati

5) Evaluasi / Follow up
Rasional : Dengan member penjelasan pada ibu kapan ia harus kembali, sehinggan asuhan yang diberikan lebih efektif serta keadaan ibu dan janin dapat dipantau.

LANGKAH VI IMPLEMENTASI
Tanggal 29 September 2009, jam 09.15 WITA
1) Memberi penjelasan pada ibu tentang kehamilannya dengan persentase sungsang
• Letak janin dalam keadaan sungsang
• Keadaan janin baik ditandai dengan DJJ dalam batas normal
Hasil : Ibu mengerti dan kecemasan sedikit berkurang

2) Memberi HE pada ibu tentang :
a) Gizi ibu hamil
• Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi nasi / sumber karbohidrat lainnya dalam porsi sedang
• Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi protein hewani maupun nabati seperti : daging, ikan, telur, kacang – kacangan dan susu
• Menganjurkan ibu untuk banyak mengkonsumsi sayur, buah dan vitamin
b) Istirahat yang cukup
• Menganjurkan ibu untuk istirahat siang 1-2 jam sehari dan istirahat malam 7-8 jam
c) Hygiene dalam kehamilan
• Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan tubuhnya dan mengganti pakaian dalam setiap selesai mandi/jika lembab.
Hasil : Ibu mengerti dan mau melakukan anjuran yang diberikan

3) Memberitahu ibu 9 tanda bahaya kehamilan
• Sakit kepala yang hebat dan menetap
• Perubahan penglihatan
• Nyeri perut hebat
• Bengkak pada wajah dan tangan
• Pergerakan janin berkurang
• Demam
• Kejang
• Ketuban pecah sebelum waktunya
• Pendarahan dari jalan lahir

4) Memberi support pada ibu
Hasil : Ibu nampak sedikit tenang

5) Evaluasi / Follow up
• Menganjurkan ibu untuk dating kembali 2 minggu kedepan
• Sewaktu – waktu dapat berkunjung bila ada keluhan

LANGKAH VII EVALUASI
Tanggal 29 September 2009, jam 09.30 WITA
1. Kehamilan berlangsung normal ditandai dengan :
a. Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
b. TFU 2 Jrapst

2. Keadaan ibu dan janin baik, ditandai dengan :
a. Kondisi ibu tampak baik dengan TTV dalam batas normal
TD : 110/80 mmHg N : 78x/i S : 36,5oc P : 20x/i
b. Pemeriksaan Laboratorium, Hb : 10,8 gr%
c. Keadaan janin baik dengan DJJ 138x/i

Please Note
Baca juga contoh ASKEB lainnya seperti Asuhan Kebidanan Keluarga di blog ini.

2 thoughts on “Asuhan Kebidanan Antenatal Komprehensif”

Tinggalkan Komentar