Nyeri Kulit Kepala

Nyeri Kulit KepalaNyeri kulit kepala adalah gejala yang paling sering dari cedera kepala, sakit kepala, dan beberapa gangguan kondisi kulit. Hal ini mungkin terjadi akibat dari trauma pada kepala daerah, termasuk tengkorak, otak atau kulit kepala. Nyeri kulit kepala menyebabkan ketidaknyamanan di sekitar kulit kepala. Kepala Anda terasa berat dan rasa sakit luar biasa. Rasa sakit juga bisa menjadi ringan dan dapat menyebar secara bertahap dari dahi sampai leher. Anda dapat mengalami pusing dan bunyi seperti dipukul benda tumpul saat beristirahat atau bergerak. Mengetahui intensitas dan lokasi nyeri adalah dasar diagnosis dan pengobatan nyeri kulit kepala.

Beberapa jenis sakit kepala dapat menyebabkan nyeri kulit kepala, seperti migrain, sakit kepala sinus, sakit kepala karena stres, dan karena adanya gangguan saraf seperti neuralgia oksipital. Kondisi lain dapat mengakibatkan rasa sakit, infeksi atau iritasi pada kulit kepala, seperti dermatitis kontak, lesi dari kutu kepala, dan karsinoma sel basal atau kanker kulit lainnya.

Sakit ringan mungkin dapat dengan mudah diobati di rumah dan Anda tidak boleh mengabaikan rasa sakit jika ia terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Lebih baik konsultasikan dengan dokter jika Anda menderita sakit kepala akut sehingga mendapatkan pengobatan yang tepat sebelum terlambat. Untuk penanganan di rumah, Anda dapat mengambil kompres hangat di kepala Anda. Pijat kepala Anda dengan salep/balsem untuk mendapatkan bantuan langsung. Kompres dingin juga membantu jika Anda tidak merasa menderita dengan suhu dingin. Hancurkan beberapa es dan bungkus dengan handuk atau saputangan. Ambil kompres dua atau tiga kali dan pastikan Anda tidak menempatkan es langsung pada kulit kepala Anda.

Obat-obatan Acetaminophen dan NSAID seperti ibuprofen, naproxen dan ketoprofen juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit. Namun, obat ini tidak boleh dikonsumsi terlalu sering. Konsultasikan kepada dokter jika Anda sering menderita sakit di kulit kepala.

Ikuti artikel JEVUSKA di Google+Facebook

comments