Berhenti merokok bisa beresiko diabetes

Hubungan Rokok dan Resiko DiabetesTidak seorang pun meragukan bahwa berhenti merokok adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan Anda. Tapi sebuah penelitian terbaru oleh para peneliti Johns Hopkins menunjukkan bahwa, dalam jangka pendek, berhenti rokok mungkin sebenarnya meningkatkan resiko diabetes.

Orang-orang yang berhenti merokok cenderung bertambah berat badannya, dan dengan pertambahan beberapa pound dapat membuat seseorang mengalami peningkatan resiko diabetes atau yang biasa disebut dengan kencing manis. Pada kenyataannya, resiko diabetes lebih tinggi bagi orang-orang yang berhenti sama sekali dari rokok daripada untuk orang-orang yang terus merokok – hanya dalam beberapa tahun pertama berhenti merokok, menurut penelitian Annals of Internal Medicine, 5 Januari 2010.

Setelah itu, resiko diabetes menurun dan hampir menghilang setelah 10 tahun, hasil dari temuan para peneliti.

Yang berhenti merokok harus berhati-hati tentang berat badan, olahraga, manajemen berat badan secara intensif dan melakukan cek glukosa darah, kata Hsin-Chieh Yeh, seorang asisten profesor bagian penyakit dalam dan epidemiologi di Johns Hopkins University. Selain itu, beberapa studi menunjukkan terapi pengganti nikotin seperti patch bisa membantu mempertahankan berat badan pasien, katanya.

Yang paling penting dalam hal ini, “jangan pernah memulai merokok,” kata Yeh. “Berhenti merokok memang baik, tetapi Anda perlu memantau berat badan Anda.”

Dalam studi penelitian terhadap hampir 10.900 orang dewasa usia menengah yang dilakukan selama 17 tahun, orang-orang yang berhenti merokok memiliki 70 persen peningkatan resiko diabetes pada enam tahun pertama mereka bebas dari rokok. Tetapi merokok juga merupakan faktor resiko untuk diabetes, kata peneliti. Selama periode yang sama, perokok memiliki 30 persen peningkatan resiko. Semakin banyak seseorang merokok dan semakin bertambah berat badan mereka, semakin tinggi resiko, para peneliti menemukan.

Dr. Kevin Ferentz, seorang ahli yang menangani masalah berhenti merokok di University of Maryland School of Medicine, mengatakan bahwa penelitian menegaskan apa yang ia lihat dalam praktiknya – sekitar sepertiga dari semua perokok yang berhenti memperoleh rata-rata 5-8 pounds. Bukan karena metabolisme yang melambat, katanya. Orang-orang yang berhenti merokok, makanan dijadikan pengganti rokok.

Untuk berhenti dengan berhasil, perokok memerlukan nasihat gizi dan perencanaan untuk mengatasi pemicu yang membuat mereka kembali kambuh, katanya. Ferentz mengingatkan yang berhenti merokok untuk mengunyah makanan ringan rendah kalori seperti wortel, seledri dan permen karet bebas gula.

“Kunci untuk berhenti merokok adalah persiapan,” katanya. “Analogi yang saya gunakan adalah berhenti merokok adalah sebuah ujian. Anda juga belajar untuk ujian dan ada kemungkinan besar Anda akan melewatinya, atau Anda tidak belajar dan ada kemungkinan besar Anda akan gagal.”

Dr Mansur Shomali, seorang spesialis diabetes di Union Memorial Hospital, mempertanyakan ruang lingkup penelitian. Peneliti tidak tahu pasti apakah kenaikan berat badan adalah satu-satunya penyebab resiko diabetes yang lebih tinggi. Orang-orang yang berhenti merokok (Quitters) mungkin sudah pada resiko tinggi untuk diabetes, jauh sebelum mereka mencoba untuk berhenti dari kebiasaan merokok, misalnya.

Kata Shomali, pasien yang merokok dan mengalami diabetes berada pada resiko lebih besar untuk masalah kardiovaskular yang berat.

“Kita kadang-kadang berpikir, pasien ini seperti bom waktu menunggu terjadinya serangan jantung atau stroke,” katanya. “Diabetes adalah buruk, merokok adalah buruk, terjadi keduanya jauh lebih buruk. Jika Anda berhenti merokok akan lebih baik untuk Anda dalam jangka panjang. Akan terjadi kenaikan berat badan dalam jangka pendek, tetapi Anda dapat mengontrol itu.”

Silahkan baca juga Diabetes Mellitus Tipe 2 pada anak-anak dalam artikel kedokteran dan kesehatan ini.

Nexus One sudah dirilis (Launching with Demo)

Logo Ponsel Nexus OneSeperti rumor sebelumnya mengenai kapan ponsel Google Nexus One dirilis, akhirnya memang benar-benar dirilis pada tanggal 5 January 2010, tepatnya 2 jam sebelum postingan ini dipublikasikan. Harga Nexus One yang dipatok sebesar $529. Sayangnya Nexus One belum tersedia untuk pengiriman ke Indonesia. Ponsel pertama Google ini sudah bisa langsung dibeli di USA dan tersedia untuk pengiriman ke beberapa negara seperti UK, Hong Kong, dan Singapore. Bahasa yang tersedia untuk HP Nexus One yaitu Inggris, French, Italia, Jerman, Spanyol, Portugis, Japanese , Korea, China dan Rusia. Sebelum handphone dengan operating system Android ini tersedia untuk pengiriman ke Indonesia, ada baiknya melihat terlebih dahulu spesifikasi Nexus One yang lebih lengkap di http://www.google.com/phone/ yang sudah dilaunching disertai demo dari fungsi-fungsi aplikasi melalui situs resminya tersebut. Congratulation for Google! :)



Video Youtube Nexus One “Web meets phone”

Update 06-01-2010 04:39 PM
Jika merujuk pada harga Iphone yang sedikit lebih mahal ($599/tanpa kontrak) dari phone milik Google ini, kemungkinan pasaran harga asli Nexus One mendekati harga Iphone untuk Indonesia pada awal Iphone dilaunching.

Diabetes Mellitus Tipe 2 pada anak-anak

Beberapa tahun yang lalu, jarang terdengar seorang anak dengan diabetes tipe 2. Dulu kita berpikir bahwa jika diabetes mellitus terjadi di masa kanak-kanak, itu merupakan diabetes tipe 1, atau juvenil diabetes. Sekarang tidak lagi, menurut Centers for Disease Control (CDC), satu dari tiga anak-anak Amerika yang lahir pada tahun 2000 akan mengalami diabetes tipe 2, sebelumnya disebut diabetes dewas. Bagaimana Anda dapat mencegah ancaman bagi kesehatan anak Anda? Apa yang dapat Anda lakukan jika anak Anda didiagnosis dengan diabetes tipe 2 ? Berikut penjelasan Artikel kedokteran mengenai Diabetes Mellitus Tipe 2 pada anak-anak yang diambil dari berbagai referensi.

Apa yang dimaksud Diabetes tipe 2 pada anak ?

Sistem pencernaan menguraikan karbohidrat menjadi glukosa gula darah. Pankreas memproduksi hormon yang disebut insulin yang akan membawa glukosa dari pembuluh darah ke dalam sel-sel tubuh yang akan digunakan sebagai sumber energi.

Dalam diabetes tipe 2, sel-sel dalam tubuh seorang anak yang resisten terhadap efek insulin, glukosa menumpuk dalam aliran darah. Akhirnya, hal ini menyebabkan kadar glukosa pada tingkat berbahaya dalam darah.

Seiring waktu, tubuh menjadi semakin kurang mampu menangani semua glukosa dalam pembuluh darah. Gula darah tinggi dapat mengakibatkan komplikasi diabetes, seperti penyakit jantung, kebutaan, dan gagal ginjal.

Apa saja faktor risiko Diabetes tipe 2 pada anak?

Berikut faktor risiko yang berhubungan dengan peningkatan resiko diabetes tipe 2 pada anak-anak:

Artikel Diabetes Mellitus Tipe 2 Anak

  • Kelebihan berat badan
  • Riwayat keluarga diabetes
  • Jenis kelamin wanita
  • Kelompok etnis yang spesifik (American Indian, Afrika-Amerika, Asia, atau Hispanik / Latin)
  • Masalah lain dengan resistensi insulin (sebagian besar orang dengan diabetes tipe 2 di masa kanak-kanak didiagnosis pada awal pubertas, suatu tahap perkembangan di mana resistensi meningkat)

Satu faktor resiko terbesar diabetes tipe 2 pada anak-anak adalah kelebihan berat badan. Di USA, hampir satu dari setiap lima anak-anak dianggap kelebihan berat badan. Sekali seorang anak kelebihan berat badan, kemungkinan lebih dari dua kali lipat bahwa anak akan mengalami perkembangan diabetes. Satu atau lebih dari faktor-faktor ini berkontribusi terjadinya kelebihan berat badan atau obesitas:

  • Pola makan yang tidak sehat
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Cenderung di wariskan
  • Masalah hormon atau kondisi medis lainnya jarang terjadi

Selain itu, seperti halnya dengan orang dewasa, resiko diabetes tipe 2 pada anak-anak tampaknya berhubungan dengan kelebihan berat abdomen. Pola obesitas ini meningkatkan kemungkinan resistensi insulin dan resiko diabetes tipe 2.

Apa saja gejala diabetes tipe 2 pada anak?

Gejala diabetes tipe 2 pada anak-anak berkembang secara perlahan. Pada awalnya, mungkin tidak ada gejala. Pada akhirnya, Anda mungkin melihat satu atau lebih dari gejala-gejala ini:

  • Unexplained weight loss
  • Meningkatnya rasa lapar atau haus, bahkan setelah makan
  • Mulut kering
  • Sering buang air kecil
  • Kelelahan
  • Penglihatan kabur
  • Pernapasan berat
  • Penyembuhan luka yang lambat
  • Kulit gatal
  • Sering kesemutan di tangan atau kaki

Sekarang saatnya untuk mengunjungi dokter anak Anda jika Anda melihat gejala-gejala diabetes tersebut pada anak Anda.

Mengapa Diabetes tipe 2 pada anak-anak menjadi masalah yang serius?

Gejala-gejala Diabetes tipe 2 pada anak-anak kemungkinan sangat sedikit pada awalnya. Namun, masalah kesehatan yang serius mungkin akan berkembang. Ini adalah komplikasi yang terkait dengan diabetes tipe 2 pada anak-anak atau orang dewasa:

  • Kebutaan
  • Gagal ginjal
  • Penyakit jantung
  • Gangguan peredaran darah dan kerusakan saraf
  • Kematian yang cepat akibat komplikasi

Bagaimana Diabetes Type 2 pada anak dapat diobati?

Langkah pertama dalam mengobati diabetes tipe 2 untuk anak Anda adalah mengunjungi dokter. Dokter dapat menentukan apakah anak Anda kelebihan berat badan berdasarkan usia anak Anda dan tingginya. Dokter juga dapat meminta anak Anda untuk di tes glukosa darah, untuk melihat apakah anak Anda memiliki diabetes atau pradiabetes.

Jika anak Anda memiliki diabetes, Anda dan anak Anda akan bekerja sama dengan dokter dan para medis lainnya untuk membuat rencana pengelolaan diabetes. Para medis terdiri dari seorang diabetes educator, seorang dietitian (ahli nutrisi), dan seorang perawat diabetes.

Tujuannya adalah untuk mengurangi glukosa darah anak Anda kembali normal. Strategi utama adalah untuk membantu anak Anda mencapai berat badan normal. Perencanaan penanganan terhadap anak Anda mungkin mencakup langkah-langkah ini:

  • Belajar untuk membuat pilihan makanan yang bijaksana, terutama mengurangi jumlah lemak dan permen
  • Meningkatkan aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari
  • Pemberian obat-obatan

Bagaimana Diabetes Type 2 pada anak dapat dicegah?

Langkah yang sama digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2 pada anak-anak dapat juga digunakan untuk pencegahan. Mengurangi lemak dan gula-gula dalam makanan anak Anda. Pastikan anak Anda melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya. Kenyataannya, penelitian menunjukkan bahwa latihan memiliki efek yang sangat siginifikan mengurangi resistensi insulin. Kedua strategi tersebut dapat membantu anak Anda mencapai atau mempertahankan berat badan normal dan kadar glukosa darah normal.

Masalah Khusus yang perlu diperhatikan pada Diabetes Type 2 pada anak

Anak-anak – terutama remaja – kemungkinan susah dalam pengaturan waktu untuk mencegah atau mengelola diabetes tipe 2. Anda dapat membantu dengan mengikuti beberapa saran di bawah ini:

  • Bicarakan dengan anak Anda secara jujur tetapi tetap support mengenai kesehatan dan berat badan. Dorong anak Anda untuk berbicara tentang keprihatinannya.
  • Jangan melakukan perlakuan secara khusus pada anak Anda dalam hal diet dan aktivitas.
  • Meningkatkan kegiatan kesukaan anak Anda, sementara pada saat yang sama mengurangi aktivitas seperti menghabiskan waktu dengan menonton TV atau bermain video game.
  • Jika anak anda menolak untuk mengikuti rencana nya, cobalah untuk mencari tahu mengapa. Remaja, misalnya, berurusan dengan perubahan hormon, tuntutan pada waktu mereka, pengaruh teman sebayanya, dan faktor lain yang tampaknya lebih penting bagi mereka daripada mengurus diabetes.
  • Lakukan langkah-langkah dengan bijaksana seperti memberikan hadiah khusus bagi anak Anda ketika dia berhasil mencapai segala sesuatunya.
  • Bicaralah dengan diabetes pendidik, dokter, ahli diet, atau para medis diabetes profesional lainnya tentang gagasan bagaimana membantu anak Anda menjadi lebih sehat.

Dengan bekerja sama, Anda, anak Anda dan para medis diabetes dapat lebih yakin bahwa anak Anda akan tetap sehat selama bertahun-tahun yang akan datang. :)

Defisiensi vitamin D dan risiko demensia

Mempertahankan kadar vitamin D dalam darah pada orang tua dapat membantu mencegah kepikunan, penyakit Alzheimer dan stroke, menurut studi baru yang diterbitkan dalam buletin Neurology 5 Januari 2010.

Studi ini meneliti orang-orang tua dengan kekurangan vitamin D dua kali lipat cenderung mengidap pentakit demensia, penyakit Alzheimer dan stroke dibandingkan dengan mereka yang cukup akan vitamin D.

Akibat kekurangan Vitamin D menyebabkan DemensiaDalam penelitian ini, Buell J.S, peneliti dari Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging at Tufts University meneliti hubungan antara vitamin D, demensia, dan penyakit serebrovaskular di antara 231 wanita dan 109 pria berusia 65-99 yang berpartisipasi dalam penelitian sejak tahun 2003-2007.

23,9% peserta telah mengalami demensia seperti Alzheimer, 14,5 persen dengan defisiensi vitamin D, dan 44,3 persen dengan insufisiensi vitamin D dalam darahnya.

Defisiensi vitamin D didefinisikan dengan kurangnya kadar 25-hydroxyvitamin D [25(OH)D] dibawah 10 ng/mL dan insufisiensi vitamin D didefinisikan dengan kadar vitamin D yang lebih rendah dari 10 hingga 20 ng / mL dalam darah.

Setelah penyesuaian untuk usia, ras, jenis kelamin, body mass index, dan pendidikan, kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko sebesar 130 persen dari semua penyebab demensia, 15 persen untuk peningkatan risiko Alzheimer dan 100 persen peningkatan risiko stroke.

Manfaat kontrasepsi hormonal disamping mencegah kehamilan

Keuntungan kontrasepsi hormonal sangat luas disamping mencegah terjadinya kehamilan, menurut sebuah buletin yang dikeluarkan oleh American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan diterbitkan dalam Obstetrics & Gynecology edisi Januari 2010.

“Kami sudah mengenal selama bertahun-tahun bahwa kontrasepsi hormonal memiliki keuntungan kesehatan diluar mencegah kehamilan,” kata penulis Robert L. Reid, MD, dari Kingston, Ontario, Kanada sebagai penulis utama, dalam suatu rilis berita.

Selama tahun-tahun reproduksi, lebih dari 80% wanita di Amerika Serikat menggunakan beberapa bentuk kontrasepsi hormonal, seperti kontrasepsi oral atau pil, patch, single-rod progestin dan implan lainnya, suntikan, cincin vagina, dan intrauterine device (IUD). Selain untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, kontrasepsi hormonal digunakan untuk mengobati gangguan menstruasi termasuk dismenore dan menoragia dengan efektif.

Laporan menunjukkan, sampai 90% wanita muda dismenore, yang merupakan penyebab utama absen sekolah dan bekerja. Jika tidak diobati, menoragia dapat menyebabkan anemia. Sekitar tiga perempat wanita dengan dismenore menanggapi dengan positif kombinasi pengibatan dengan kontrasepsi oral, dan cincin vagina mungkin sama efektifnya.
intrauterine device
Strategi pengobatan dengan biaya yang paling efektif untuk menoragia dapat menggunakan kombinasi kontrasepsi oral selama 1 tahun, diikuti dengan penggunaan alat kontrasepsi Levonorgestrel. Levonorgestrel sistem intrauterine hasilnya lebih baik dibandingkan dengan norethindrone untuk pengobatan perdarahan yang banyak. Siklus kontrasepsi oral kombinasi dapat mengurangi perdarahan menstruasi sebesar 40% sampai 50%, atau bahkan lebih, dalam masa siklus kombinasi kontrasepsi oral (84 hari). Namun, perpanjangan siklus kontrasepsi oral dapat menyebabkan bercak dalam tingkat yang lebih tinggi.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa kombinasi Estradiol ditambah Ethinyl drospirenone dapat mengurangi gejala gangguan premenstrual dysphoric.

Penggunaan kontrasepsi kombinasi mengandung estrogen dan progesteron dikaitkan dengan rendahnya resiko terjadinya kanker endometrium (pengurangan risiko 50% dibandingkan yang tidak pernah menggunakan), kanker ovarium (pengurangan risiko 27), dan kanker kolorektal.

Selain itu, kontrasepsi kombinasi dapat menghambat produksi androgen dan karenanya mengurangi hirsutisme dan jerawat. Kontrasepsi yang mengandung drospirenone atau cyproterone acetate mungkin paling efektif untuk pengobatan hirsutisme, tetapi semua kombinasi kontrasepsi tampak sama efektifnya terhadap pengobatan acne atau jerawat.

Dari teori, kontrasepsi hormonal juga mungkin sebenarnya bermanfaat dalam mencegah migrain haid, mengobati nyeri panggul yang disebabkan oleh endometriosis, dan mengobati pendarahan dari uterine fibroids. Extended-cycle atau kontrasepsi hormonal secara berkesinambungan dapat mengurangi frekuensi menstruasi migrain, tapi gabungan kontrasepsi oral dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan terjadinya risiko stroke pada wanita dengan migren yang berumur 35 tahun atau lebih, yang merokok, atau yang memiliki tanda-tanda focal neurologic. Gabungan kontrasepsi oral karenanya harus dihindari pada wanita dengan kondisi tersebut.

“Kombinasi kontrasepsi oral efektif dalam menormalkan menstruasi yang tidak teratur, mengurangi gejala gangguan pramenstruasi dysphoric, memperbaiki jerawat” kata Dr Reid .

Rekomendasi pengobatan berdasarkan kebaikan atau bukti ilmiah yang konsisten (level A), adalah sebagai berikut:

  • Gabungan kontrasepsi oral tidak boleh digunakan pada pasien dengan kista ovarium.
  • Gabungan menggunakan kontrasepsi hormon telah terbukti dapat menurunkan risiko kanker endometrium dan kanker ovarium.
  • Gabungan kontrasepsi oral telah terbukti dapat mengatur dan mengurangi pendarahan menstruasi, untuk mengobati dismenore, untuk mengurangi gejala gangguan pramenstruasi dysphoric, dan untuk mengobati jerawat.

Rekomendasi pengobatan berdasarkan keterbatasan atau bukti ilmiah yang tidak begitu konsisten (level B), adalah sebagai berikut:

  • Gabungan kontrasepsi oral tidak berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya uterine leiomyoma, berdasarkan bukti-bukti terbatas.
  • Pada wanita yang masih ingin hamil, kontrasepsi hormonal harus dipertimbangkan untuk pengobatan menoragia.

Referensi:
Medscape Medical News, December 31, 2009.


 Google

Harga Nexus One 530 dollar (Rumor)

Nexus OneGoogle sudah siap terjun ke pasar gadget dengan Nexus One sebagai ponsel pertamanya. Rumornya harga ponsel Nexus One sekitar $USD 530 yang akan dilemparkan ke pasaran awal tahun 2010 nanti, tepatnya tanggal 5 Januari pukul 9 AM waktu setempat. Inilah bocoran yang dikirimkan oleh sumber anonim ke Gizmodo, suatu situs yang membahas masalah gadget. Harga $530 untuk HP Nexus One tersebut merupakan harga unlock yang diperuntukkan untuk semua jenis GSM. Ingat! ponsel Google disebut dengan Nexus One, bukan Google phone dan ponsel ini dibuat dari pabrikan HTC, bukan Google,Inc. HP Google ini akan dijual melalui situs Google sendiri di google.com/phone (situs belum aktif sampai postingan ini diterbitkan). Kamu dapat membeli 5 buah ponsel Nexus One untuk satu Google account. Karena masih rumor, ada baiknya kita tunggu saja sampai awal tahun 2010 untuk lebih pastinya. :)

Nexus One: Google Phone dirilis awal tahun 2010 (foto)

Setelah meluncurkan Google DNS, kali ini Google Inc. akan merilis Google phone pada awal tahun 2010. Namanya Nexus One yang dibuat oleh HTC. Google phone ini akan berjalan pada glombang frekuensi GSM dengan operating system (os) yang dipakai adalah Android 2.1 OS. Spesifikasi lainnya yang ada pada Nexus One aka Google Phone yaitu Snapdragon chip, super high-resolution OLED touchscreen (lebih tipis dari iPhone), tidak ada keyboard, dan dua microphone. Microphone yang terletak di bagian belakang akan membantu meredam suara bising. Nexus One (Google Phone) ini mempunyai kamera berukuran cukup besar dan jika kamu tidak menyukai keyboard touchscreen, fitur voice-to-text akan mendukung kamu untuk membuat catatan atau email dengan suara langsung ke HP atau mobile phone.

Foto: TechCrunch
Foto: TechCrunch

Foto Nexus One aka Google Phone yang hampir mirip dengan HTC Hero.

Yang jadi pertanyaan sekarang, berapa kira-kira harga pasaran di Indonesia nantinya? jika melihat dari harga iPhone yang peluncuran pertamanya dibanderol hanya US$199 (sekarang $99)/$599(dengan kontrak) di Amerika (harga HP iphone di Indonesia sekarang= Rp. 7,5 juta). :lol: