Archive for the ‘Tips’ Category

Private Facebook Info: Musuh dalam Selimut

Tuesday, June 23rd, 2009

Buat para Facebook blogger dan kawan-kawan yang suka menggunakan layanan social media Facebook harap berhati-hati dalam menggunakan Facebook kamu. Teman yang ada dalam Facebook kamu bisa saja menjadi musuh dalam selimut di Facebook melalu Private Facebook Info. Jangan sembarang menerima teman jika ada yang request untuk menjadi teman di Facebook.

Kenapa saya harus menulis teman bisa menjadi musuh dalam selimut bagi kamu? Begini ceritanya.. (gak serem kok tapi akan bisa menjadi menyeramkan :mrgreen: ) :

Pada saat membuat akun di Facebook, kamu diminta untuk memasukkan alamat email, password dan berbagai data informasi pribadimu dan setelah akun Facebookmu jadi, semua data atau informasi yang kamu sampaikan akan ter-set secara default dalam private Facebook info dan hanya teman kamu yang bisa melihatnya. Apa saja yang telihat di kotak private Facebook info kamu?

Pada Basic Information, tercatat mulai dari jenis kelamin, tanggal kelahiran, tempat tinggal, dan lain-lain. Pada Personal Information, tercatat jenis aktivitas kamu, ketertarikan atas hobi, musik, film, buku dan lain-lain. Nah ini yang paling penting, pada Contact Information, akan tercatat alamat email, mobile phone dan alamat rumah kamu.

Private Facebook Info  Musuh dalam Selimut“Nah.. gak apa-apa donk Om Jev jika saya memberitahu semua informasi pribadi saya pada teman?”, yah.. boleh-boleh saja sih, tapi…ada tapinya loh, gini loh nak.. jika kita sudah punya akun di Facebook dan jika ada seseorang yang kita nggak tau itu teman kita atau bukan dan dia minta request ingin menjadi teman kita, sebagian besar kamu pasti menerimanya.. apa lagi terkhusus cowok atau cewek yang tampangnya cakep minta request jadi teman, tanpa basa-basi langsung aja deh kamu terima untuk melihat profilnya yang lebih lengkap… iya nggak! :)

“Ya..iya seh… terus apa hubungannya dengan musuh dalam selimut dong Om?” Hmmm… mulai nanya lagi neh… bagaimana jika teman yang kamu terima itu cuma pasang foto fiktif di Facebook dan berniat nggak baik ke kamu? yang mana dia juga secara otomatis bisa melihat semua informasi mengenai kamu dalam kotak info Facebook dan mencoba “mencuri” akun Facebook kamu dari informasi yang sudah ter-setup dan tampil secara default.

Sebagaimana kamu tahu, jika kita login pasti memakai alamat email dan itu terlihat di kotak informasi pribadi, sekarang tinggal mencari password atau kata kunci yang kamu rahasiakan dengan menelusuri satu persatu informasi yang ada dalam kotak info Facebook kamu. Biasanya banyak dari kamu menggunakan password dengan tanggal kelahiran atau sesuatu yang menarik bagi kamu sehingga teman kamu yang baru saja kamu terima request-nya menjadi teman akan menggunakannya sebagai password untuk masuk di akunFacebook kamu. Bagaimana? ceritanya mulai seram bukan ?

“Ya agak seram juga sih Om Jev… apalagi saya sudah punya ribuan teman… terus gimana dong cara menanggulanginya?” OK gini aja… tips nya kamu gunakan password yang tidak ada hubungannya dengan isi yang ada dalam kotak info atau kamu bisa menyembunyikan beberapa informasi melalui tombol setting di akun Facebookmu. Ubah beberapa data yang tidak seorangpun bisa melihatnya termasuk teman kamu.  Kamu juga bisa menggunakan Facebook Username tanpa harus memberikan alamat email  ke teman sebagai salah satu bentuk proteksi akun Facebook kamu.

Percakapan di atas hanyalah percakapan singkat untuk melindungi akun Facebook kamu. Dari pihak Facebook juga sudah menyadari akan kemungkinan terjadinya hal-hal seperti itu atau yang lainnya:

We have identified this bug and closed the loophole. We don’t have any evidence to suggest that it was ever exploited for malicious purposes.

Kamu juga bisa baca-baca di situs FBHive (dot) com untuk mengetahui berita, informasi, rumor dan spekulasi mengenai Facebook. Keep your private Facebook info unaccessable by any one.

MENGATASI LUKA: Solusinya Madu & Racun… Eh, Lada!

Tuesday, April 17th, 2007
Jika anda pernah mendapat luka, katakanlah ketika sedang main bunuh-bunuhan dengan si Dia, kan seru tuh! (lho…?) maka cari lah madu yang lain (lho…?lagi). Maksudnya madu yang manis itu tuh, bukan madu yang lain, piktor aja neh… Yah..olesi luka anda dengan madu sebelum menutupnya dengan perban. Bintik-bintik akibat cacar juga bisa anda oleskan dengan madu tersebut dan ini dilakukan sesering mungkin, tentunya pada saat cacarnya sedang berlangsung, sehingga tidak meninggalkan bekas cacar sama sekali saat penyembuhannya. Kudu sabar emang.. Alasannya?Madu mengandung bahan antibakteri yang sangat kuat. Sebuah penelitian mengatakan, madu mampu menyembuhkan hampir semua luka akibat infeksi bakteri atau virus. Tapi jika tidak ada madu, bongkarlah dapur anda dan carilah lada. Setelah ketemu, lakukan ini: Bersihkan luka dengan air dingin, atau sabuni saja jika anda terluka saat memegang daging atau apalah. Lalu taburkan lada dan tekanlah luka itu. Dalam sekejap, darah akan berhenti. Lada memiliki sifat analgesic (penahan rasa sakit), antibakteri, dan antiseptic (pencegah infeksi). Lada juga tidak menimbulkan rasa pedih. Lada ini tidak untuk luka akibat cacar lho. Saya sudah pernah coba dua-duanya. Ampuh juga ternyata. Pasti anda tidak percaya bukan? Coba saja sendiri…. (Tips P3K berikutnya menyusul)

AWAS, JANGAN TERTULAR CACAR !

Saturday, April 14th, 2007

Menolong Tanpa Tertular
Tidak mungkin anda tega membiarkan keluarga dekat anda tergeletak tak berdaya saat terserang sakit cacar. Walaupun konsekuensinya besar, tapi hati kecil anda telah mengalahkan rasa takut anda. Penyakit cacar memang mudah menular, bahkan penyakit ini dapat mudah menular sejak satu hingga dua hari sebelum muncul bintik-bintik pada tubuh penderita.
(more…)

You are currently browsing the archives for the Tips category.