Open Graph Blogspot – cara mengatasi masalah share gambar di Facebook

Masalah share konten web ke jejaring sosial (social media) artinya kita membicarakan yang namanya OGP (Open Graph protocol). Bagi webmaster, masalah yang biasa terjadi pada saat sharing postingan seperti:

  • Gambar tidak muncul.
  • Bukan gambar yang diinginkan.
  • Judul atau title konten tidak ada.
  • Deskripsi konten tidak ada.

Masalah ini sering terjadi di Facebook, karena mereka punya protokol tersendiri untuk open graph, namanya Social Graph, yang diperkenalkan oleh founder Facebook sendiri, Mark Zuckerberg.

Open Graph Blogspot

Khusus untuk Blogspot, jika Anda mengalami masalah seperti yang disebutkan di atas saat share gambar di Facebook, maka cara mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memasang kode OGP berikut, tempatkan sebelum kode </head> dalam template editor blog Anda.

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description' property='og:description'/>
<meta expr:content='data:blog.pageTitle' name='keywords'/>
<meta content='FB_APP_ID' property='fb:app_id'/>
<meta content='FB_ADMIN_ID' property='fb:admins'/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<meta content='article' property='og:type'/>
<meta content='http://NAMABLOG.BLOGSPOT.COM/p/about.html' property='article:author'/>
<meta expr:content='data:blog.canonicalUrl' property='og:url'/>
<meta expr:content='data:blog.pageName' property='og:title'/>
<b:if cond='data:blog.postImageThumbnailUrl'>
<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' property='og:image'/>
<b:else/>
<meta content='URL_GAMBAR_DEFAULT_JIKA TIDAK_ADA_GAMBAR_DALAM_POSTINGAN_DENGAN_UKURAN_DIMENSI_MINIMAL_200x200.jpg' property='og:image'/>
</b:if>
<b:else/>
<meta expr:content='data:blog.title' property='og:title'/>
<meta expr:content='data:blog.canonicalHomepageUrl' property='og:url'/>
<meta content='blog' property='og:type'/>
<meta content='URL_GAMBAR_DEFAULT_HALAMAN_DEPAN_DENGAN_UKURAN_DIMENSI_MINIMAL_200x200.jpg' property='og:image'/>
</b:if>
<meta expr:content='&quot;en_US&quot;' property='og:locale'/>

Sumber script bloggerhow.com.

Untuk mendapatkan ID aplikasi Facebook (FB_APP_ID) baca di sini. Sedangkan ID admin Facebook (FB_ADMIN_ID) baca di sini.

Di Blogger, OGP judul atau title konten diambil dari title postingan, deskripsinya diambil dari meta description, gambarnya dari link rel image_src atau jika dengan menggunakan kode di atas diambil dari ukuran thumbnail gambar postingan. Khusus untuk masalah sharing gambar di Facebook, Social Graph mempersyaratkan ukuran dimensi gambar jangan terlalu kecil, minimal 200X200 pixel, masing-masing untuk lebar (width) dan tinggi (height). Gunakan tool Debug Open Graph Facebook di sini untuk memeriksa apakah ada kesalahan di setiap protokol. Tool ini sekaligus membersihkan cache dari konten yang telah di-share sebelumnya.

Tips Posting Gambar

Share gambar di FB profile & page berbeda dari segi tampilan. Jadi untuk pengguna Blogger/Blogspot (sebenarnya untuk semua platform situs sih), usahakan saat memposting gambar memperhatikan ukuran dimensi gambar minimal 200×200 px. Jika ukuran gambar dalam postingan yang kita inginkan tidak memungkinkan, usahakan gambar tersebut diberikan tautan ke gambar dengan dimensi yang lebih besar. Selain Facebook, Twitter dan Google plus sudah mengimplementasikan bahasa protokol open graph ini. Semoga tutorial ini bermanfaat.


 Share

Cara pantau artikel di copas dengan email pemberitahu

Perusahaan web periklanan 33Across menyatakan bahwa 82% dari semua konten yang disebarkan di internet adalah content hasil dari copy paste (CoPas). Tentunya angka itu merupakan persentase yang cukup besar perbedaannya dibandingkan dengan konten asli atau original. Anda sebagai pemilik artikel asli jika ingin memantau apakah artikel milik Anda di copas cukup mudah, salah satunya dengan cara menggunakan email pemberitahu. Jadi, pada saat artikel baru saja dipulikasikan di internet, lalu pantau lewat email Anda, nanti ada pemberitahuan tentang artikel Anda telah disebar, di-share atau dicopas.

Cara memonitor lewat email artikel yang di copas

Salah satu layanan milik Google dapat digunakan untuk memantau atau memonitor artikel asli Anda apakah ada yang copas atau tidak nantinya. Layanan ini adalah Google Alerts, tool yang sudah cukup lama, yang mana fungsi sebenarnya adalah sebagai pemberitahu lewat email apakah ada berita terbaru atau terhangat dari layanan milik Google seperti layanan Google Web-nya, Google Berita (Google News), dan lainnya, yang relevan dengan kata kunci atau kalimat yang Anda tentukan sendiri. Dan dengan layanan ini pula Anda dapat memanfaatkannya untuk memonitor artikel asli Anda apakah nantinya ada yang copas atau tidak.

Cara menyiapkan email pemberitahuan dari Google Alerts, yang pertama adalah Anda harus mempunyai Google Account atau minimal email Gmail. Kemudian masuk di halaman Google Alerts, dan pastikan bahasa yang digunakan sesuai dengan bahasa artikel yang akan dimonitor. Misalnya, jika artikel bahasa Indonesia, pastikan settingan bahasa Google account adalah dalam bahasa Indonesia. Pada halaman Google Alerts, masukkan kata-kata atau satu kalimat dari artikel Anda di kotak Kueri penelusuran (Search query) dan mengapit kalimatnya dengan tanda petik dua (). Anda juga dapat untuk tidak memakai tanda petik sama sekali untuk mendapatkan hasil yang mirip dengan artikel Anda, atau mungkin Anda punya metode lain yang lebih baik?. Kemudian atur Jenis hasil, Seberapa sering, Berapa banyak dan dimana email akan dikirimkan. Lihat contoh lansiran Google Alerts berikut:

Contoh Google Alerts
Contoh Google Alerts

Layanan ini juga dilengkapi dengan pratinjau (preview) untuk lansiran Anda. Setelah Anda mengatur lansiran, tekan tombol Buat Lansiran, selesai. Tips Google Alerts, saya sarankan untuk membuat lansiran minimal 3 lansiran untuk 1 artikel, baik itu kalimat bagian awal, tengah atau akhir artikel. Email pemberitahu pun harus dibuat khusus untuk memantau artikel Anda saja. Anda mungkin tidak ingin terganggu dengan email lainnya bukan. Kemudian Anda tinggal menunggu dan pantau apakah Google Alerts akan mengirimkan email pemberitahu jika memang artikel Anda ada orang yang copas.

Lansiran yang dibuat bisa lebih dari satu, itu semua tergantung dengan seberapa banyak Anda ingin memantau artikel original Anda. Layanan ini sangat berguna untuk artikel yang baru saja dipublikasikan. Untuk artikel lama Anda, silahkan membaca postingan saya yang lalu tentang bagaimana cara mencari artikel yang di copas.

Lapor DMCA artikel copas

Artikel copas memang semakin banyak, ketika menerbitkan artikel karya cipta Anda sendiri melalui situs, tentu nantinya Anda mengharapkan ada orang yang baca atau mengapresiasi artikel Anda dengan berbagai cara. Ada pula cara apresiasinya dengan melakukan copy paste artikel Anda dan mempublikasikan di situsnya atau situs online lainnya, bahkan ada yang mengatasnamakan artikel itu adalah karyanya.

Dengan cara pantau artikel yang di copas lewat email pemberitahu Google Alerts ini, Anda dapat memonitor apakah artikel itu ada yang copas atau tidak. Bagi Anda yang tidak terima artikel asli Anda di copas, dapat lapor ke Google dengan melayangkan surat atas dugaan pelanggaran hak cipta (DMCA). Dengan begitu Google akan meninjau laporan Anda, jika diterima maka artikel palsu atau hasil copas akan dihapus dari mesin pencari. Kerugian bagi situs yang meng-copas, dapat saja Google akan menindaklanjuti dengan tidak memasukkan sama sekali di hasil pencariannya atau deindex untuk situs yang terlalu banyak melakukan pelanggaran.


 Share

Cara mudah memaksimalkan halaman pencarian WordPress

Hasil halaman pencarian di blog WordPress yang dibiarkan masuk (index,follow) oleh user agent (spider/robots) suatu mesin pencari/search engine, dapat menambah jumlah halaman yang terindex dan menambah pengunjung yang masuk suatu situs. Banyak cara yang digunakan untuk memaksimalkan search result dari halaman pencarian ini, salah satunya adalah metode auto generate content yang sudah dibahas pada postingan yang lalu.

Jika Anda mempunyai konten yang banyak atau Anda konsisten meng-update blog Anda, ada cara yang lebih mudah dalam memaksimalkan halaman pencariannya. Langkah awal yang Anda harus lakukan adalah instal plugin STT2, Relevanssi, dan plugin bad words search noindex. Dengan ketiga plugin tersebut sudah cukup untuk memaksimalkan trafik blog Anda. Kemudian setting masing-masing plugin tersebut sesuai dengan keinginan Anda. Kemudian tempatkan widget STT2 yang telah terinstal di samping halaman blog (sidebar), setting widget tersebut menuju ke halaman pencarian (defaultnya search).

Pastikan ke tiga plugin tersebut telah diatur dengan benar sebelum Anda melakukan update teratur, hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk hasil halaman pencarian dari blog WordPress Anda dan indexing yang dihasilkan oleh search engine lebih bagus juga. Cara setting yang optimal untuk ketiga plugin tersebut akan saya bahas pada tutorial berikutnya.


 Google

Membuat meta description tag WordPress yang dinamis

Bagaimana cara mebuat meta description untuk halaman “Tag” WordPress yang dinamis? meskipun pada kebanyakan blog wordpress halaman tag ini sering diacuhkan, akan tetapi tag sangat membantu dalam mengelompokkan beberapa artikel berdasarkan kata kunci suatu artikel. Tentunya “tag” berbeda dengan pengelompokan artikel berdasarkan “kategori” yang lebih luas maknanya.

Jika halaman tag blog Anda dideteksi oleh spider/robots mesin pencari, tentunya hal ini akan banyak menimbulkan duplikat konten di beberapa tool webmaster seperti Google Webmaster Tool, oleh karena itu dengan penambahan meta description untuk halaman tag akan sangat membantu dalam mengatasi deskripsi yang ganda untuk halaman-halaman blog Anda.

Berikut kode meta description yang dinamis untuk halaman tag blog WordPress.

<?php
if(is_tag()){
$posttags = get_the_tags();
if ($posttags) {
  foreach($posttags as $tag) {
    echo '<meta name="description"';
      if(is_paged()){
            echo 'content="Artikel dalam tag '.$tag->name.' - page '.$paged.'. Baca artikel dengan topik '.$tag->name.' - page '.$paged.'.';
                     }else{
            echo 'content="Artikel dalam tag '.$tag->name.'. Baca artikel dengan topik '.$tag->name.'.';
      }
    echo '">'; 
    }
  }
}
?>

Ganti beberapa contoh kata yang ada dalam kode tersebut dan tempatkan di dalam file header.php theme WP Anda.


 Google

Cara sederhana ganti url search plugin stt2 versi terbaru

Masih pakai plugin STT2?. Sampai detik ini, plugin ini masih support digunakan sampai WordPress versi terbaru dan telah dipakai di berbagai blog. Plugin ini banyak digunakan oleh para webmaster SEO untuk meningkatkan SERPs halaman situsnya di berbagai mesin pencari. Beberapa blogger ada yang menanyakan bagaimana cara merubah permalink search wordpress yang ditampilkan oleh plugin ini?. Search base permalink plugin SEO STT2 mengikuti search base WordPress default. Cara sederhana mengganti url search plugin STT2 versi terbaru untuk struktur permalink di halaman pencarian adalah sebagai berikut:

Cari kode berikut di file plugin STT2 (searchterms-tagging2.php dan widget.php) versi terbaru:

$permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/search/'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value));

Kode Search Base Permalink Plugin SEO STT2
Kode ini akan membuat struktur url search wp secara default, contohnya http://www.domain.com/search/blog-wordpress dan jika Anda ingin mengganti search base permalink dengan bentuk yang lain misalnya http://www.domain.com/artikel/blog-wordpress.html, cukup mengganti kata search dan menambahkan .html dalam kode tersebut, jadinya seperti ini:

$permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel/'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';

Tentunya perubahan tersebut harus diikuti dengan merubah search base permalink blog Anda secara keseluruhan.

Contoh rubah kode url plugin STT2 untuk permalink search

Jika Anda melakukan modifikasi url search secara global di blog WordPress Anda dan mengkombinasikannya dengan plugin ini, Anda cukup merubah sedikit kode di atas pada bagian yang diberi warna merah. Contoh perubahan kode plugin STT2 untuk struktur url search lainnya seperti ini:

  • http://www.domain.com/artikel-blog-wordpress

    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel-'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value));
  • http://www.domain.com/artikel-blog-wordpress.html
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel-'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';
  • http://www.domain.com/artikel+blog-wordpress.html
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel+'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';
  • http://www.domain.com/blog-wordpress.html
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';

Cara merubah search base permalink WordPress dengan mudah

Jika Anda pengguna WordPress versi lama 3.4.1 ke bawah, cara merubah search base permalink WordPress default dapat dengan mudah dilakukan, tanpa harus melakukan oprek atau edit kode search di core WordPress-nya. Cara merubah permalink search WordPress dengan gampang diterapkan langsung di file functions.php theme WP Anda dengan menyisipkan kode di bawah ini.
Kode Search Base URL WordPress

Contoh url search wp

  • www.domain.com/artikel/blog-wordpress

    function change_url_search_base_wp() {
    global $wp_rewrite;
    $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/artikel/%search%';
    return $wp_rewrite;
    }
    add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
    
  • www.domain.com/arsip/blog-wordpress
    function change_url_search_base_wp() {
    global $wp_rewrite;
    $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/arsip/%search%';
    return $wp_rewrite;
    }
    add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
    
  • www.domain.com/topic/blog-wordpress
    function change_url_search_base_wp() {
    global $wp_rewrite;
    $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/topic/%search%';
    return $wp_rewrite;
    }
    add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
    

Kemudian masuk di menu SettingPermalinks di dashbord wp Anda, tekan tombol Save Changes. Pastikan juga bahwa perubahan search base permalink blog Anda tidak sama dengan struktur permalink dalam settingan tersebut agar tidak terjadi konflik nantinya.

Untuk mengubah search base permalink WordPress versi terbaru (3.4.2 atau 3.5.x), sampai saat ini Anda dapat melakukannya dengan mengikuti tutorial sebelumnya.


 Google

Modifikasi URL search WordPress

Cara modifikasi URL search WordPress sangat bervariasi, salah satu contohnya sudah ditutorialkan dalam postingan sebelumnya yaitu bagaimana membuat keyword menjadi direktori di struktur url search yang menggantikan direktori default (/search/) permalink di halaman pencarian wp.
URL Search WP Blog

Tutorial Jevuska ini sekaligus juga sebagai tips tambahan dalam melakukan modifikasi di halaman pencarian WordPress. Cara sederhana membuat modifikasi URL search WordPress lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Tetap masih menggunakan WordPress versi 3.4.1 (Download di http://wordpress.org/download/release-archive/) atau mungkin versi dibawahnya lagi.
  2. Menambahkan kode rewrite global struktur permalink di dalam file functions.php theme WP Anda. Untuk membuat url search WP seperti:
    • a. http://www.yourdomain.com/search-blog-wp

      function change_url_search_base_wp() {
      global $wp_rewrite;
      $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/search-%search%';
      return $wp_rewrite;
      }
      add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
      
    • b. http://www.yourdomain.com/artikel-blog-wp/
      function change_url_search_base_wp() {
      global $wp_rewrite;
      $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/artikel-%search%/';
      return $wp_rewrite;
      }
      add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
      
    • c. http://www.yourdomain.com/topic-blog-wp.html
      function change_url_search_base_wp() {
      global $wp_rewrite;
      $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/topic-%search%.html';
      return $wp_rewrite;
      }
      add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
      
    • d. http://www.yourdomain.com/search+blog+wp.html
      function change_url_search_base_wp() {
      global $wp_rewrite;
      $wp_rewrite->search_structure = $wp_rewrite->front.'/topic+%search%.html';
      return $wp_rewrite;
      }
      add_action('init', 'change_url_search_base_wp');
      

    Contoh-contoh kode di atas pada dasarnya mengganti tanda garis miring (/) serta kata “search” pada direktori url search menjadi tanda plus (+) atau minus (-) dari bentuk default struktur url search WP (http://domain.com/search/blog-wp).

  3. Menyelipkan kode (untuk membuat title search lebih friendly) di baris 2178 file wp-includes/query.php di bawah kode if ( !empty($q['s']) ) {.
    //added by JEVUSKA
    $tambahan = array('+','-');
    $tambahan2 = array('.html');
    $q['s'] = str_replace ( $tambahan,' ',$q['s']);
    $q['s'] = str_replace ( $tambahan2,'',$q['s']);
    
  4. Point terakhir (jangan sampai lupa langkah ini), lakukan Save Changes pada Setting/Permalinks di dalam dashboard WP Anda. Selesai.

Yang perlu diingat lagi adalah, jangan sampai ada permalink yang sama dengan struktur url search blog WordPress Anda, baik itu permalink postingan, tag, archive, dan lainnya. Jadi buatlah struktur url searh ini menjadi seunik mungkin dalam blog Anda.


 Google