AVK : Missin U…at All - Puisi Untuk Mantan Pacar

AVK hanya inisial, mantan pacar. Puisi ini untuk Dia.. melo… halah :P
Judul puisi ini AVK : Missin U…at All, puisi ini juga buat yang masih mengingat mantan pacar. Cinta yang sulit untuk dilupakan.

AVK : Missin U…at All

It’s hard to believe and uneasy to forgive
Why didn’t you look at us for help?
We were always so close
Sharin’ secrets at midnight
We’ve been through it before too

And I miss, I miss you
And we need, we need you

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us
Unanswered

It’s so strange to hear an uneasy silence
We’re confused when we don’t have the truth
And a confrontation is what we want but can’t have

And I miss, I miss you
And we need, we need you

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us…

As I walk around the corridors
I can’t, I can’t help but feel guilty
For not reaching out when you needed it the most
And I’m sorry for not trying

And I miss, I miss you
And we need, we need you

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us…

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us
Unanswered

It’s hard to believe and uneasy to forgive
Why didn’t you look at us for help?It’s hard to believe and uneasy to forgive
Why didn’t you look at us for help?
We were always so close
Sharin’ secrets at midnight
We’ve been through it before too

And I miss, I miss you
And we need, we need you

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us
Unanswered

It’s so strange to hear an uneasy silence
We’re confused when we don’t have the truth
And a confrontation is what we want but can’t have

And I miss, I miss you
And we need, we need you

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us…

As I walk around the corridors at church
I can’t, I can’t help but feel guilty
For not reaching out when you needed it the most
And I’m sorry for not trying

And I miss, I miss you
And we need, we need you

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us…

We’ve been missin’ you for far too long
Why’d you do the impossible?
Why didn’t you trust us enough?
And you left so many questions for us
Unanswered

It’s hard to believe and uneasy to forgive
Why didn’t you look at us for help?

Inspired by icified
PS:Not Only Her… you 2

Epidural Hematoma - Referat Perdarahan Epidural

PENGERTIAN EPIDURAL HEMATOMA
Epidural hematoma adalah perdarahan intrakranial yang terakumulasi di antara tulang tengkorak dan dura mater. Dura mater adalah suatu membran tebal yang menutupi otak.

INSIDEN EPIDURAL HEMATOMA
Angka kejadian epidural hematom sekitar setengah dari hematoma subdural dan biasanya terjadi pada orang dewasa muda. Empat kali lebih sering pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan dan jarang sebelum usia 2 atau setelah usia 60. Sebuah perdarahan epidural sering disebabkan oleh patah tulang tengkorak pada masa kanak-kanak atau remaja. Jenis perdarahan lebih sering terjadi pada orang muda karena selaput yang melindungi otak tidak begitu kuat melekat pada tengkorak sebagaimana pada orang yang lebih tua.

ETIOLOGI EPIDURAL HEMATOMA
Pada perdarahan epidural yang terjadi ketika pecahnya pembuluh darah, biasanya arteri, yang kemudian mengalir ke dalam ruang antara “dura mater” dan tengkorak. Bagian yang terkena sering robek oleh patah tulang tengkorak. Hal ini paling sering hasil dari cedera kepala yang parah, seperti yang disebabkan oleh kecelakaan sepeda motor atau mobil. Perdarahan epidural dapat disebabkan oleh perdarahan vena pada anak-anak.

Perdarahan yang cepat dapat menyebabkan hematom sehingga menekan otak, kemudian menyebabkan peningkatan cepat dari tekanan di dalam kepala (tekanan intrakranial). Tekanan ini dapat mengakibatkan cedera otak tambahan.

Pada perdarahan epidural yang darurat dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dan kematian jika tidak ditangani. Mungkin ada yang cepat memburuk dalam beberapa menit sampai jam, dari mengantuk sampai koma dan kematian.

PATOFISIOLOGI EPIDURAL HEMATOMA
Epidural hematoma biasanya dihasilkan dari sebuah gaya kontak singkat linier dengan calvaria yang menyebabkan pemisahan dura periosteal dari tulang dan gangguan pembuluh sela karena tegangan pergeseran. Patah tulang tengkorak terjadi pada 85-95% kasus orang dewasa, tetapi jarang terjadi pada anak-anak karena plastisitas calvaria dewasa. Struktur arteri atau vena kemungkinan terganggu, menyebabkan ekspansi yang cepat dari hematoma, namun, manifestasi kronis atau penundaan mungkin terjadi ketika sumber vena yang terlibat. Perluasan hematoma biasanya dibatasi oleh sutura karena perlengketan yang ketat dari dura di lokasi tersebut. Analisis terbaru telah mengungkapkan bahwa epidural hematoma sebenarnya dapat melintasi sutura pada sebagian kecil kasus.

Daerah temporoparietal dan arteri meningeal tengah paling sering terkena (66%), meskipun arteri etmoidalis anterior mungkin dapat terlibat pada cedera frontal, sinus transversal atau sigmoid di kecelakaan daerah oksipital, dan sinus sagital superior pada trauma vertex. Epidural hematoma bilateral terjadi sekitar 2-10% dari semua kasus hematoma epidural akut pada orang dewasa, tetapi sangat langka pada anak-anak. Fossa posterior epidural hematoma mewakili 5% dari semua kasus hematoma epidural.

Epidural hematoma spinal mungkin terkadi secara spontan atau mungkin karena trauma ringan, seperti tindakan pungsi lumbal atau anestesi epidural. Hematom epidural spontan pada spinal mungkin berhubungan dengan antikoagulan, trombolisis, diskrasia darah, koagulopati, trombositopenia, neoplasma, atau malformasi vaskular. Pleksus vena peridural biasanya terlibat, begitu pula sumber perdarahan arteri dapat terjadi. Bagian dorsal daerah toraks atau lumbal paling sering terkena, dan terbatas pada beberapa tingkat vertebra.

GEJALA & TANDA EPIDURAL HEMATOMA
Gejala klasik epidural hematoma melibatkan hilangnya kesadaran singkat diikuti dengan periode kesadaran yang dapat berlangsung beberapa jam sebelum fungsi otak memburuk, kadang-kadang pasien dapat dalam keadaan koma. Jika tidak diobati, kondisi dapat menyebabkan tekanan darah meningkat, kesulitan bernapas, kerusakan fungsi otak dan kematian. Gejala lain diantaranya:

  • Kebingungan
  • Pusing
  • Mengantuk atau perubahan tingkat kewaspadaan
  • Pembesaran pupil pada satu mata
  • Sakit kepala berat
  • Mual atau muntah
  • Kelemahan dari bagian tubuh, biasanya pada sisi berlawanan dari pupil yang membesar.

PENANGANAN & PENGOBATAN EPIDURAL HEMATOMA
Upaya resusitasi awal harus mencakup penilaian dan stabilisasi jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi. Sebuah evaluasi menyeluruh trauma adalah wajib, termasuk pemeriksaan untuk patah tulang tengkorak. Mobilisasi tulang belakang harus dilakukan oleh tingkat pusat pelayanan trauma dengan konsultasi bedah saraf.

Triage dan manajemen awal pasien dengan hematoma epidural dapat disesuaikan dengan derajat kerusakan neurologis. Pasien waspada dapat dievaluasi dengan CT scan setelah pemeriksaan neurologis singkat. Seorang pasien dengan hematoma epidural yang kecil dapat diobati secara konservatif, meskipun observasi disarankan, kerusakan neurologis yang tiba-tiba mungkin saja terjadi.

Pasien trauma mungkin memerlukan diagnostik lavage peritoneal dan radiograf dada, panggul, dan tulang belakang leher. Sementara konsultasi ke bagian bedah saraf diminta, berikan cairan infus untuk menjaga euvolemia dan memberikan tekanan perfusi serebral yang memadai. Pasien dengan tekanan intrakranial tinggi dapat diobati dengan diuretik osmotik dan hiperventilasi, dengan elevasi kepala tempat tidur pada sudut 30 derajat. Pasien yang diintubasi dapat dilakukan hiperventilasi dengan ventilasi intermiten pada tingkat 16-20 pernapasa per menit dan tidal volume 10-12 mL/kg. Tekanan karbon dioksida parsial sekitar 28-32 mm Hg sangat ideal, dab hipokapnia berat (<25 mm Hg) dapat menyebabkan vasokonstriksi serebral dan iskemia.

Koagulopati atau perdarahan persisten mungkin memerlukan vitamin K, sulfat protamine, fresh frozen plasma, transfusi trombosit, atau konsentrat faktor pembekuan.

Diuretik osmotik, seperti manitol atau cairan hipertonik, dapat digunakan untuk mengurangi tekanan intrakranial. Jika terjadi hipertermia dapat memperburuk cedera neurologis, pemberian acetaminophen untuk mengurangi demam. Antikonvulsan digunakan secara rutin untuk menghindari kejang yang mungkin disebabkan oleh kerusakan kortikal. Pasien dengan hematoma epidural spinal mungkin memerlukan dosis tinggi metilprednisolon ketika terdapat kompresi sumsum tulang belakang. Mobilisasi pasien mungkin memerlukan heparin untuk mencegah trombosis vena, sedangkan vitamin K dan protamine dapat diberikan untuk mengembalikan parameter koagulasi normal. Antasida digunakan untuk mencegah ulkus lambung yang berhubungan dengan trauma otak dan kerusakan sumsum tulang belakang.

KOMPLIKASI EPIDURAL HEMATOMA
Risiko cedera otak dapat permanen apakah gangguan tersebut dirawat atau diobati. Gejala (seperti kejang) dapat bertahan selama beberapa bulan, bahkan setelah pengobatan, tetapi seiring perjalanan waktu biasanya menjadi kurang sering atau hilang sepenuhnya. Kejang mungkin banyak muncul pada 2 tahun setelah cedera. Pada orang dewasa, pemulihan terjadi dalam 6 bulan pertama, dengan beberapa perbaikan selama sekitar 2 tahun. Anak-anak biasanya sembuh lebih cepat dan sempurna dibandingkan orang dewasa.

Pemulihan yang tidak sempurna jika ada kerusakan otak. Komplikasi lainnya termasuk gejala permanen seperti kelumpuhan atau hilangnya sensasi (yang dimulai pada saat cedera), bernasib otak dan koma permanen. Tekanan normal hidrosefalus yang dapat menyebabkan kelemahan, sakit kepala, inkontinensia, dan kesulitan berjalan.

PROGNOSIS EPIDURAL HEMATOMA
Epidural hematoma memiliki risiko kematian tinggi jika tanpa intervensi bedah. Bahkan dengan perhatian medis yang segera, risiko yang signifikan dari kematian dan cacat menetap.

Referensi Referat epidural hematoma

  • Extradural hemorrhage, PubMed Health, Web, 2012
  • Epidural Hematomas, UCLA Neurosurgery, Web
  • Epidural Hematoma, Medscape, Web, 2012

Male Discrimination Entering Medical School

Male Discrimination Entering Medical School…? Just my opinion after look what’s going on for a couple years before at acceptance new student medical school system. The opposition to the man entering the medical school apparently is the hot topics right now. We as the man indeed could not ignore the situation like that.

The fact that most of these doctors are female is to do with their circumstances, not their sex. Like my medical school, their intake is approaching 70% ( in population 3-4:1 for F ) females!!! Do you have another fact that you could tell me? Time to against male being a doctor hah..? If So, Why ? Accept that guys.

Pengalaman Cari Duit Dari Ngeblog

Pengalaman pertama kali ngeblog sekitar bulan Januari tahun kemarin. Dengan “One Of Big Wrong Step That I’ve been Done of My Life”, saya masuk ke dunia blogesphere akibat dijerumuskan oleh Bung Asta. Financial dan Study menjadi pilihan yang harus dikorbankan. So Financial is the right choice!. Dia ngasih tau kalo ada cara bikin lu gak bakal kesulitan dalam urusan ekonomi, namanya “BLOG”. Dalam pikiran saya awalnya, blog itu sejenis mailing list atau grup-grup dalam dunia maya gitu. Sebelumnya emang pernah dengar yang namanya BLOG, tapi cuma dianggap angin lalu. Setelah Bung Asta menjelaskan, barulah ane mengerti. “Bukan sekedar ngeblog, dollar lu bisa dapet dari itu”, kata Sang Guru alias Bung Asta.

Kebetulan hobby dalam bidang desain mendesain baik itu gambar dan juga sedikit belajar web dari Frontpage sejak awal (web dari Geocities) yang saya bikin masih tahun 1998 tapi dah dirombak), langsung aja ane tancap gas jalanin pekerjaan ngeblog ini. Adanya advertising di blog semakin menambah gairah saya ngeblog. Duit beberapa perak, jam molor, waktu sekolah (ngekoas) menjadi sasaran empuk yang harus dikorbankan. Blog pertama kali yang dibuat yang http://oncejevuska.blogspot.com neh… (this blog was miss) dengan subdomain yang sedikit aneh :) serta judulnya “Freedom Of Life”, pemberian dari bung Asta yang sampai sekarang masih dipake sebagai tanda penghormatan untuk Sang Guru.

Kemudian dilanjutkan mengikuti afiliasi-afiliasi advertising yang katanya bisa mendapatkan keuntungan dari situ. Jenis advertising (PPC) yang pertama kali diikuti adalah Google AdSense dan AdBrite. Semuanya adalah afiliasi Pay Per Click (ente dibayar kalo ada yang mengklik iklan yang terpasang diblog/web yang didaftarkan). Awalnya emang sedikit menghasilkan sih… karena kebanyakan dari hasil per kliknya hanya 0.01-0.05 dollar amerika serikat. Pada saat itu, dengan visitor blog yang minim dan dollar yang tidak beranjak naik jumlahnya, saya nyoba bikin banyak blog dan belajar sedikit demi sedikit mengenai HTML. Hasilnya… ada sedikit peningkatan dalam akun adsense ama adbrite dan dari belajar HTML jadilah blog “Jevuska-Blog.blogspot.com (missed too)” tempat design template blogspot, foto-foto dan Banner.

Sekitar lima bulan berselang, sepertinya gak ada peningkatan dalam afiliasi yang saya ikuti, usut punya usut ada yang namanya SEO (Search Engine Optimize). Wah apa lagi tuh? wah ternyata salah satu cara bagaimana meningkatkan jumlah visitor ke blog kita lewat search engine seperti google, yahoo, msn, etc…Logikanya semakin banyak jumlah visitor yang datang maka kemungkinan jumlah klik (aturan mainnya lihat aja di “TAC: Term and Conditions” afiliasi tersebut) yang terpasang di blog juga akan berbanding lurus. Sampai sekarang sih masih belajar mengenai SEO.

Then, dari hasil belajar (akun yang di banned sampai blog saya yang dianggap spam) dan nanya-nanya ama senior-senior blog yang saya gak pernah kenal satupun, dibangunlah kerajaan-kerajaan blog dimana-mana dengan berbagai macam tema Hasilnya…? Yah cukup buat beli kacang ama kerupuk makanan kesukaan :) , b’canda dink!. Setidaknya jajan untuk ngenet ama lanjutin sekolah yang terbengkalai bisa diatasi dari jerih payah selama berbulan-bulan.

Sampai sekarang banyak sekali afiliasi-afiliasi yang bisa diikuti. Mulai dari program PPC-nya, PPS (Pay per sign up, atau Shooping (Bantuin Jual Barang Orang secara Online). Dan tentunya sebelum mengikuti program tersebut basa dulu TAC, FAQ-nya (Frequently Ask Question), dan tentunya yang terpenting bagi saya jenis pembayarannya, apakah cek atau kartu kredit/debet?. Lewat cek agak lama nyampenya di Indonesia dibandingkan lewat kartu kredit/debet.

Finally, end of the last 2007, semuanya sepertinya sudah cukup, tinggal di maintenance-kan aja. Awal Tahun 2008… dengan hanya cola, roti, rokok kesayangan dan tentunya bersama Bung Asta. Keep Blogging, Keep Posting!


Selamat Tahun Baru 2008