2. Tahap Auto-Generate Content di halaman search WordPress
Pengumpulan Keyword (Install plugin SEO SearchTerms 2)
Awalnya saya menggunakan plugin Search Term Tagging dari James Asher yang masih beta yang sudah di oprek. Plugin ini menampilkan kata kunci hasil refer dari mesin pencari. Karena hasilnya hanya menampilkan keyword tanpa link, saya modifikasi lagi agar keywordnya diberikan tautan ke halaman search wp. Hanya bermodalkan plugin ini sebenarnya kamu bisa membuat halaman blog kamu banyak di-index, tinggal modifikasi halaman hasil pencarian wpnya aja. Nah.. sejalan dengan itu, muncullah plugin SEO SearchTerms 2 yang kini sudah bisa menampilkan keyword dengan tautan langsung ke halaman pencarian wp blog kamu. Silahkan download di sini dan pada menu setting plugin SEO SearchTerms 2, option Convert search terms into links, pilih Yes, link to search page.
Pemasangan Search API
Penggunaan plugin Plugin SEO SearchTerms 2 belum cukup untuk membuat halaman hasil pencarian menjadi optimal. Karena terkadang ada kata kunci yang menampilkan halaman hasil pencarian tanpa isi/post (no post found). Bagaimana kita mengantisipasi halaman no post found tersebut.?
Mungkin kamu bisa saja pake plugin random post untuk mengantisipasi halaman blank, tapi hal itu masih kurang optimal karena hasil pencarian terkadang (lagi) tidak sesuai dengan kata kunci. Tapi lumayanlah. Bagaimana supaya sinkron antara kata kunci dengan hasilnya jika terjadi blank post?
Nah.. saya nggak pake plugin simple-pie, wp-o-matic atau plugin auto-content semacamnya yang meng-generate RSS dari suatu search engine misalnya Google, Bing atau Yahoo berdasarkan kata kunci yang kita generate. Tapi saya pake search API (Application Programming Interface) yang memang sudah disediakan oleh berbagai search engine besar yang diperuntukkan bagi developer untuk membuat search engine/aplikasi dengan memanfaatkan SE mereka dan tentunya ada kebijakan yang harus dipatuhi jika menggunakan API mereka.
Google API Ajax Search, Bing Developer Center dan Yahoo! Search BOSS adalah sumber referensi jika kamu ingin membuat search engine atau aplikasi. Mereka sudah sediakan kok guide dan tutorialnya. Nah… search API itulah yang saya manfaatkan untuk membuat search engine dalam skala kecil dan diterapkan di blog WordPress. Menerapkan search engine kecil itulah yang akhirnya menjadi Auto-Generate content yang lebih optimal karena halaman hasil pencarian yang semula tanpa isi menjadi berisi konten dari berbagai macam situs/blog, ditambah saya membiarkan halaman hasil pencarian di-index oleh SE tanpa ada penggunaan robots.txt. Jika ada yang bilang penggunaan API ini mencuri isi konten/blog mereka, wah itu salah besar, berarti Google sudah mencuri isi konten ente juga dong?! dan penggunaan API ini legal. Kalo tidak mau membiarkan search engine ngambil isi konten kamu, pake robots.txt untuk memblokir beberapa atau semua user-agent search engine.
AGC nya mantap sangat gan. . . . . . .
Jend, udah lama nggk nanya nih meski ampir tiap hari kesini baca2 tutorial dan berita kesehatan, smbil baca2 komentar. selama masih bisa saya cb terus melakukannya sendiri, namun seprtinya kali ini aku harus bertanya deh sambil berharap pertanyaan ini di respon meski lama.
meski rumor panda beredar aku ttp pantang mundur.
Pertanyanku:
1. gimana bisa bikin halaman search mulai A smpe z seperti pada beberapa blog yg aku temukan: contoh :
hxxp://domainku.com/a/key-key-key
hxxp://domainku.com/b/key-key-key
dan setrusnya. bahkan setiap halaman tsb memiliki canonical url sesuai struktunya masing2.
2. Sebulan aku intip2 halamn Arsip jevuska.com dan utak atik isinya dengan maksud kepengen juga seperti itu, bingung gmna bikinnya, sempat mencoba dengan membuat file template nosidebar pada theme yg aku pakai lalu menamainya arsip.php, tapi bingung juga gimana cara ngisinya.
Kalo sudih dan berkesempatan aku diijinkan untuk request lewat email atau lwat mana saja, ku dah banyak senang & terima kasih. kalopun harus ada upetinya aku siap hehe.
Thank you Jendral Daeng Jevuska !