Komponen ini didapat dari pemisahan Fresh Frozen plasma yang dicairkan pada suhu 4oC melalui metode pemutaran dengan waktu dan kecepatan pemutaran tertentu kemudian diperoleh supernatan yang volumenya hanya 30-40 ml. Setiap unit kriopresipitat mengandung faktor VIII kira-kira 100-150 UI, fibrinogen 80 mg, plasma protein, dan faktor XIII. Jika disimpan pada suhu –30oC dapat bertahan selama 12 bulan. Bila akan dipakai , dicairkan pada suhu 4oC dan segera diberikan sebelum 6 jam.(7,8)
Continue reading
Tag Archives: Darah
PLASMA
Dari 250 ml darah utuh diperoleh 125 ml plasma. Plasma banyak digunakan untuk mengatasi gangguan koagulasi yang tidak disebabkan oleh trombositopenia, mengganti plasma yang hilang, defisiensi imunoglobulin dan overdosis obat antikoagulans (warfarin,dsb).(6,12)
Continue reading
KONSENTRAT TROMBOSIT
Komponen ini didapat dari darah segar dengan metode pemutaran dengan waktu tertentu, sehingga akhirnya didapat konsentrat platelet yang volumenya 25-40 ml/unit yang berisi minimal 5,5×1010 platelet dan beberapa sel darah merah yang tercampur di dalamnya bersama plasma untuk mempertahankan pH di atas 6 selama waktu penyimpanan.(6,9)
Dengan satu unit konsentrat platelet biasanya akan menaikkan jumlah platelet sebesar 9.000-11.000 /m3 luas badan. Sehingga untuk keadaan trombositopenia yang berat dibutuhkan sampai 8-10 unit.(3,5)
Belakangan ini ASA merekomendasikan bahwa : (2)
1. Transfusi trombosit profilaksis tidak efektif dan jarang diindikasikan jika trombositopenia disebabkan oleh destruksi trombosit (misalnya idiopathic trombositopenia purpura)
2. Transfusi trombosit profilaksis jarang diindikasikan pada pasien-pasien operasi dengan trombositopenia karena dapat, karena dapat menurunkan produksi trombosit bila jumlah trombositnya lebih besar dari 100.000/mm3 dan biasanya diindikasikan jika trombosit di bawah 50.000/mm3. Penentuan apakah pasien dengan jumlah trombosit intermediat (50.000-100.000/mm3 ini membutuhkan terapi sebaiknya didasarkan pada resiko perdarahan.
3. Pasien bedah dan pasien obstetrik dengan perdarahan mikrovaskuler biasanya membutuhkan transfusi trombosit jika trombositnya kurang dari 50.000/mm3 . Trombosit intermediat (50.000-100.000/mm3) penentuan ini seharusnya didasarkan pada pasien-pasien dengan resiko perdarahan yang besar.
4.Persalinan pervaginam atau prosedur operasi yang ringan kehilangan darah mungkin tidak bermakna pada pasien dengan trombosit <50.000/mm3
5.Transfusi trmbosit mungkin diindikasikan bila terbukti jumlah trombosit adekuat tapi terdapat disfungsi trombosit dan perdarahan mikrovaskuler.
Trombosit diberikan pada pasien perdarahan dengan trombositopenia akibat transfusi masif, dengue hemoragik fever, trombositopati (Defek fungsi), leukemia atau anemia aplastik dengan perdarahan.(7,12)
Konsentrat trombosit harus ditransfusikan secepat mungkin dalam waktu 2 jam sepanjang kondisi resipien memungkinkan. Trombosit diberikan sampai perdarahan berhenti atau masa perdarahan (bleeding time) pada 2 kali nilai kontrol normal. Kemungkinan komplikasi yang terjadi adalah menggigil, demam, dan alergi. Transfusi trombosit dapat menyebabkan allo-imunisasi yang menyebabkan pasien menjadi refrakter terhadap transfusi trombosit berikutnya.(8,12)
PACKED RED CELL
PRC berasal dari darah lengkap yang disedimentasikan selama penyimpanan, atau dengan sentrifugasi putaran tinggi. Sebagian besar (2/3) dari plasma dibuang.(1) Satu unit PRC dari 500 ml darah lengkap volumenya 200-250 ml dengan kadar hematokrit 70-80%, volume plasma 15-25 ml, dan volume antikoagulan 10-15 ml. Mempunyai daya pembawa oksigen dua kali lebih besar dari satu unit darah lengkap. Waktu penyimpanan sama dengan darah lengkap.(3,5)
Secara umum pemakaian PRC ini dipakai pada pasien anemia yang tidak disertai penurunan volume darah, misalnya pasien dengan anemia hemolitik, anemia hipoplastik kronik, leukemia akut, leukemia kronik, penyakit keganasan, talasemia, gagal ginjal kronis, dan perdarahan-perdarahan kronis yang ada tanda “oksigen need” (rasa sesak, mata berkunang, palpitasi, pusing, dan gelisah). PRC diberikan sampai tanda oksigen need hilang. Biasanya pada Hb 8-10 gr/dl.(6,8,12)
Untuk menaikkan kadar Hb sebanyak 1 gr/dl diperlukan PRC 4 ml/kgBB atau 1 unit dapat menaikkan kadar hematokrit 3-5 %. (7,8)
Keuntungan transfusi PRC dibanding darah lengkap : (1,5,7):
1. Kemungkinan overload sirkulasi menjadi minimal
2. Reaksi transfusi akibat komponen plasma menjadi minimal.
3. Reaksi transfusi akibat antibodi donor menjadi minimal.
4. Akibat samping akibat volume antikoagulan yang berlebihan menjadi minimal.
5. Meningkatnya daya guna pemakaian darah karena sisa plasma dapat dibuat menjadi komponen-komponen yang lain.
Kerugian PRC adalah masih cukup banyak plasma, lekosit, dan trombosit yang tertinggal sehingga masih bisa terjadi sensitisasi yang dapat memicu timbulnya pembentukan antibodi terhadap darah donor. Sehingga pada pasien yang memerlukan transfusi berulang, misalnya pasien talasemia, paroksismal nocturnal hemoglobinuria, anemia hemolitik karena proses imunologik, dsb serta pasien yang pernah mengalami reaksi febrile sebelumnya (reaksi terhadap lekosit donor) Untuk mengurangi efek samping komponen non eritrosit maka dibuat PRC yang dicuci (washed PRC). Dibuat dari darah utuh yang dicuci dengan normal saline sebanyak tiga kali untuk menghilangkan antibodi. Washed PRC hanya dapat disimpan selama 4 jam pada suhu 4oC, karena itu harus segera diberikan. (8,9)
TEHNIK TRANSFUSI
Sebelum ditransfusikan, periksa sekali lagi sifat dan jenis darah serta kecocokan antara darah donor dan penderita. Penderita dipersiapkan dengan pemasangan infus dengan jarum besar #16-18. Jarum yang terlalu kecil (# 23-25) dapat menyebabkan hemolisis.(9,10)
Continue reading