Obat mencegah kanker prostat

Dutasteride sudah tersedia di pasaran, obat ini diketahui dapat menghambat terjadinya risiko kanker prostat sekitar 25%.

Metastasis Kanker Prostat

Pria usia lanjut yang beresiko terkena kanker prostat, setelah temuan adanya vaksin untuk kanker prostat, kini tersedia obat yang dapat mencegah perkembangan kanker prostat dan menurunkan resiko kanker. Pada penelitian yang dilaporkan hari rabu dalam New England Journal of Medicine, obat Dutasteride, kini digunakan untuk menghambat pembesaran kelenjar prostat. Obat ini terjual dengan merk dagang Avodart.

Faktor Risiko Kanker Prostat

Penelitian sebelumnya pada jenis obat yang sama, Finasteride, dapat juga menurunkan resiko terjadinya tumor prostat, tetapi dalam penelitian terbaru, dutasteride ternyata lebih efektif effective. Dutasteride dan finasteride yang dijual oleh Merck & Co. Inc., obat untuk prostat bernama Proscar, yang sudah diizinkan untuk mengobati benign prostatic hyperplasia, atau BPH, suatu pembesaran kelenjar prostat yang menyebabkan masalah pada sistem traktus urinarius. Tumor prostat dan BPH dipacu oleh hormon dihydrotestosterone pada laki-laki, yang mana diproduksi dari testosterone dengan suatu enzim yang disebut 5-alpha reductase. Cara kerja obat Proscar dan Avodart adalah dengan menghambat enzim tersebut.

Kanker prostat adalah kanker paling sering terjadi pada pria setelah kanker kulit dengan 192.000 orang yang terkena kanker prostat dan membunuh sekitar 27.000 per tahun.

Referensi
Effect of Dutasteride on the Risk of Prostate Cancer - The New England Journal of Medicine - Volume 362:1192-1202, April 1, 2010, Number 13

Baca juga mengenai Ca Mammae dan Mesothelioma dalam artikel ilmu kedokteran di blog ini.

Vaksin Kanker Prostat (prostate cancer)

Vaksin kanker prostat dari hasil penelitian dapat digunakan untuk membantu pasien dengan symptomatic castration-resistant metastatic prostate cancer (mCRPC), dikutip dari renalandurologynews.com dari hasil uji klinis fase-2.

Hasil uji coba menunjukkan Prostvac-VF immunotherapy, yang dibuat oleh BN ImmunoTherapeutics, Inc, Mountain View, California, menunjukkan pengurangan tingkat kematian sebesar 44 persen selama tiga tahun.

Bagaimana lemak bisa meningkatkan resiko kanker prostat ?

Prostvac dibuat dari 2 poxvirus yang dilemahkan dan direkayasa secara genetis untuk menghasilkan Prostate-Specific Antigen (PSA) versi irregular dan senyawa lain untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dan menyerang sel-sel kanker prostat.

Selama tiga tahun masa follow-up, 30 persen pasien yang diberi vaksin masih hidup dengan survival rate 24,5 bulan.

Philip Kantoff, MD, Professor of Medicine di Harvard Medical School dan direktur the Lank Center for Genitourinary Oncology di Dana-Farber Cancer Institute, besama rekan-rekanya melakukan percobaan vaksin untuk kanker prostat. Hasilnya dijadwalkan akan diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology.

Kanker prostat didiagnosis sekitar 190.000 orang setiap tahun di Amerika Serikat dan Kanker prostat dengan komplikasi telah membunuh sekitar 30.000 orang setiap tahun di negara tersebut.

Lemak Tingkatkan Resiko Kanker Prostat

Penelitian yang dilakukan oleh E Liu di University of Nottingham Medical School Amerika Serikat menunjukkan bahwa tingginya intake makanan yang mengandung lemak secara signifikan dapat beresiko kanker prostat (prostate cancer) - British Journal of Nutrition Edisi Januari 2010.
.
Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data diet (pola makan) dari 512 pasien dengan kanker prostat dan 838 orang tanpa kanker sama sekali dengan menggunakan metode kuesioner.

Hasilnya penelitian menunjukkan lemak total, saturated fatty acids, monounsaturated fatty acids dan polyunsaturated adalah 2.53, 2.49, 2.69 dan 2.34 kali lebih tinggi beresiko terkena kanker prostat. Tentu saja faktok tingginya intake lemak dalam Artikel Kedokteran ini bukan satu-satunya faktor yang beresiko menyebabkan kanker prostat. Faktor lainnya yang bisa mencetuskan terjadinya kanker prostat seperti paparan bahan pestisida, paparan sinar matahari, defisiensi vitamin D, obesitas, tingginya konsumsi akan daging, penyakit akibat retrovirus.

Berbeda halnya dengan flaxseed (rami), omega-3 fatty acids, diet rendah lemak, high serum vitamin D, teh hijau, dan latihan fisik (olah raga) dapat menurunkan resiko terjadinya kanker prostat.

Metastasis Kanker Prostat ke Omentum dan Asites Masif

Metastasis kanker prostat (prostate cancer) ke omentum dan asites masif merupakan manifestasi yang langka dari suatu penyakit.

Sebuah abstrak dari jurnal Onkologi, Department of Clinical Therapeutics, Athens University, School of Medicine, Athena, Yunani, menyatakan bahwa daerah yang paling umum dari metastasis kanker prostat adalah tulang dan kelenjar getah bening regional, kemudian paru-paru, hati, dan otak. Metastasis peritoneal tanpa melibatkan tulang sangat jarang terjadi.

Para peneliti melakukan pemberian hormon pada pasien dengan kanker prostat dengan metastasis peritoneal yang disertai dengan asites tapi tanpa metastase tulang. Awalnya pasien memberikan respon yang sangat baik untuk docetaxel-based chemotherapy.

Credit: National Cancer Institute

Kanker prostat menunjukkan daerah metastasis yang jauh dan tak terduga. Kurangnya keterlibatan tulang tidak mengecualikan kemungkinan terjadinya metastase jauh. Timbulnya asites kemungkinan mengindikasikan terjadinya penyakit peritoneal yang dapat ditangani dengan kemoterapi standar saat ini.

Referensi:
ONKOLOGIE: International Journal for Cancer Research and Treatment Vol. 32, No. 12, 2009