Penatalaksanaan Terapi Nyeri

Sudah seminggu lebih mengikuti kontes Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 tetapi blog Pemilu saya belum beranjak juga naik ke posisi yang lebih baik di search engine. Posting mengenai kesehatan atau kedokteran sepertinya hampir terlupakan. Dan kali ini saya menyempatkan diri untuk memposting mengenai Penatalaksanaan Terapi Nyeri. Silahkan menyimak artikel ini untuk lebih jelasnya:
Pertimbangan Umum Penatalaksanaan Terapi Nyeri

  • Adanya persetujuan tindakan
  • Paham, baik manfaat terapi dan informasi diagnostik yang diinginkan
  • Memiliki kemampuan
  • Paham akan resiko dan komplikasi

gambaran terjadinya nyeri

Indikasi Umum Untuk Prosedur Intervensi

  • Dapat Bersifat diagnostik dan / atau terapeutik
  • Pasien dengan Nyeri Akut, Kronik, non kanker dan nyeri kanker

Teknik Umum Prosedur Intervensi

  1. Teknik Steril
  2. Sedasi
  3. Panduan Fluoroskopik ( masih terdapat kontroversi pendapat )
  4. Pengawasan

Pengobatan

  • Pengobatan yang umum digunakan
  • Anestesi Lokal dan Kortikosteroid
  • Larutan Salin Hipertonis
  • Pengelolaan Antikoagulan
  • Sebaiknya dihentikan dulu pemberian antikoagulan 3-5 hari sebelum rencana intervensi

Resiko Dan Komplikasi

  • Harus di jelaskan kepada pasien
  • Karena tidak ada satu prosedur pun yang menjanjikan

EMERGENSI

  • Harus siap dengan obat-obat resusitasi, oksigen, peralatan penanganan jalan napas dan suction.
  • Harus punya perencanaan bila terjadi emergensi, baik secara personil maupun peralatan

Penanganan Resiko Medikolegal

  • Indikasi
    • Kasus-kasus hukum selalu melibatkan penilaian indikasi untuk tiap prosedur yang dituduhkan penggugat mengakibatkan malpraktek
  • Persetujuan Tindakan
    • prosedur tanpa persetujuan = pelanggaran
    • melalui lisan boleh tapi tidak kuat hukum sebaiknya tertulis
  • Pencapaian Prosedur
    • prosedur harus dilaksanakan secara konsisten
    • Semakin baik informasi yang di dokumentasikan, akan semakin baik dari segi hukum karena peristiwa yang tidak biasa dapat terjadi selama suatu intervensi
  • Komplikasi
    • seorang dokter akan lebih baik untuk memberitahukan kenyataan yang terjadi pada pasien
    • Pasien biasanya ingin mengetahui penyebabnya komplikasinya, dan dokter harus menjelaskan bahwa hal tersebut sedang ditelusuri
    • Jangan memberikan informasi yang tergesa-gesa kepada pasien
    • Tetap mempertahankan dialog dengan pasien atau keluarganya, dengan bersikap sangat hati-hati


Sumber: (Rauck RL, Nelson C. General Principles of Interventional Pain Therapies. In: Wallace MS, Staats PS. Pain Medicine and Management Just the Facts. Section 8, Chapter 46. New York: McGraw-Hill; 2005, 255-9).

Leave a Reply

*

*