Langkah-langkah Penelitian Kohort Ilmu Kesehatan Gigi

Berikut langkah-langkah studi penelitian metode Kohort ilmu kesehatan gigi:

1. Mengidentifikasi faktor risiko.
Variabel terikat/bergantung: protrusi gigi.
Variabel bebas: mengisap ibu jari.
Variasi yang dikendalikan atau variabel kontrol: umur, jenis kelamin, ras, dst.

2. Menetapkan subyek penelitian dengan menetapkan populasi sampel.
di sini dimisalkan, semua atau sebagian anak yang berumur enam sampai dua betas tahun (kira-kira usia sekolah dasar) baik laki-laki maupun perempuan, baik yang mempunyai kebiasaan mengisap ibu jari maupun yang tidak mempunyai kebiasaan mengisap ibu jari.

3. Memilih subyek dengan faktor risiko positif dari subyek efek negatif.
Langkah mengidentifikasi subyek yang mengisap ibu jari (faktor risiko positif) maupun subyek yang tidak mengisap ibu jari (faktor risiko negatif) dengan jumlah kurang lebih sama.

4. Memilih subyek yang akan dijadikan kelompok kontrol.

5. Mengobservasi perkembangan subyek sampai batas waktu tertentu atau ditentukan, diikuti dengan mengidentifikasi timbul atau tidak timbulnya efek pada kedua kelompok. Contohnya, langkah mengobservasi perkembangan efek pada kelompok subyek yang mengisap ibu jari dan kelompok subyek yang tidak mengisap ibu jari dalam jangka waktu 2 tahun misalnya, untuk melihat ada atau tidaknya protrusi gigi.

6. Menganalisis data dengan membandingkan proporsi subyek yang memperoleh efek positif dengan subyek yang memperoleh efek negatif baik pada kelompok risiko positif maupun kelompok kontrol.

Referensi
Metodologi Penelitian Kesehatan dengan Contoh Bid Ilmu Kes GIGI Oleh Prof. Dr. Budiharto, drg. SKM

Leave a Reply

*

*