Penelitian Vaksin MMR sebabkan Autisme dicabut

Lancet Medical Journal mencabut penelitian tahun 1998 yang mengkaitkan vaksin measles, mumps dan rubella (MMR) dengan autisme. Pada minggu lalu, telah ditemukan bahwa penulis utama dari penelitian tersebut, Dr Andrew Wakefield telah bertindak tidak etis dalam melakukan penelitian.Dr Andrew Wakefield

Telah ditemukan terjadi pembiasan dalam seleksi pasien. Dalam melakukan penelitannya, Dr. Andrew Wakefield mengambil subjek anak-anak dalam penelitannya dan melakukan prosedur medis invasif seperti kolonoskopi dan scan MRI. Dia juga membayar anak-anak di acara pesta ulang tahun putranya untuk diambil sampel darahnya tanpa menghiraukan ketakutan dan rasa nyeri yang dialami anak-anak tersebut.

Atas dasar semua temuan dari konsil kedokteran di Britania tersebut, maka The medical Journal The Lancet mencabut penelitian hubungan antara vaksin MMR dan Autisme yang dilakukan oleh Dr. Andrew Wakefield tersebut.

Sejak penelitian kontroversi Wakefield dipublikasikan, telah menuai banyak kritik bahwa penelitian itu begitu cacat dan seharusnya tidak dianggap sebagai karya ilmiah.

Bagaimana Wakefield mengkaitkan Vaksin MMR dengan Autisme ?
Wakefield berteori bahwa vaksin campak (measles) menyebabkan masalah pada sistem pencernaan-gastro intestinal (GI), dan masalah GI inilah yang menyebabkan autisme. Dalam pandangannya, virus yang digunakan dalam vaksin tumbuh di saluran pencernaan, kemudian usus menjadi rentan karena inflamasi. Kemudian sel-sel usus yang keropos karena inflamasi tersebut akan merembes dari usus ke dalam darah dan mempengaruhi sistem saraf hingga menyebabkan autisme.

Sebuah penelitian juga pada September 2008 dengan kata kunci yang sama dengan tulisan asli Wakefield, memapaparkan tidak adanya kejadian bahwa vaksin berkaitan dengan autisme atau gangguan intestinal. Penelitian yang dilakukan di Columbia University, Massachusetts General Hospital dan the Centers for Disease Control and Prevention tersebut juga memaparkan tidak adanya hubungan antara waktu vaksin dengan anak-anak yang terkena GI atau autisme.

Dr Wakefield terancam penalti larangan praktek, keputusan pastinya akan dikeluarkan pada bulan April.

Setelah mendengar klaim seperti itu, Dr Wakefield mengatakan “hal tersebut tidak berdasar dan tidak adil”. Dia diapit oleh pendukungnya, termasuk orang tua dengan anak-anak autis.

Leave a Reply

*

*