Artificial Pancreas untuk penderita Diabetes Tipe 1

Penelitian terbaru penggunaan artificial pancreas system (sistem pankreas buatan) dilaporkan dapat mengatasi diabetes tipe 1 pada anak-anak atau yang biasa disebut Juvenile Diabetes. Penelitian ini telah dipublikasikan oleh The Lancet yang melaporkan bahwa penggunaan artificial pancreas system sepanjang malam secara signifikan dapat menurunkan resiko terjadi hipoglikemia, ketika gula darah turun dalam tingkat yang berbahaya pada saat tidur.

Penelitian sistem artificial pancreas yang dilakukan oleh para peneliti universitas Cambridge ini menggunakan kombinasi antara continuous glucose monitor (monitor glukosa yang berkesinambungan) dan insulin pump (pompa insulin).

Alat Insulin Pump (pompa insulin) yang mengeluarkan InsulinPenelitian ini dilakukan pada 17 orang anak dan remaja diabetes tipe 1 dengan variasi umur 5 sampai 18 tahun. Penelitian dilakukan selama 54 malam di Addenbrooke’s Hospital, Cambridge.

Tahap pertama dari penelitian Cambridge membandingkan efektivitas sistem pankreas buatan sederhana yang digunakan sepajang malam dengan standar tes darah dan menggunakan pompa insulin untuk mengeluarkan insulin. Hal ini menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan pasien untuk kadar glukosa darah (antara 70 mg / dL dan 140 mg / dL) meningkat dari 39% menjadi 52%. Tahap kedua studi mengevaluasi efek yang sama dengan menggunakan sistem pankreas buatan sepanjang malam dengan variabel tambahan peserta makan makanan yang sangat besar, yang dapat berdampak pada kadar glukosa darah dalam waktu semalam. Hasilnya dibandingkan dengan fase pertama dari penelitian. Tahap ketiga dari studi mengevaluasi efek dengan cukup intensif, yang juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah. Penggunaan pengaturan sistem otomatis menunjukkan peningkatan terbesar dalam pengendalian gula darah, dengan jumlah waktu yang dihabiskan dalam kisaran target meningkat dari 48% menjadi 78%.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam sistem otomatis ini tidak hanya dapat membantu orang mengelola diabetes dengan mempertahankan kontrol gula darah yang baik, mereka juga dapat meningkatkan kualitas hidupn orang dengan diabetes tipe 1 dan keluarga mereka dengan menurunkan resiko hipoglikemia,” kata Roma Hovorka, Ph D., dari the Institute of Metabolic Science di the University of Cambridge, kepala peneliti penemuan ini dan penulis utama dari jurnal yang diterbitkan the Lancet.

“Tanpa diragukan lagi, kekhawatiran terbesar bagi orangtua dari anak-anak dengan diabetes tipe 1 adalah bahwa anak mereka sangat rentan terhadap rendahnya kadar gula darah yang terjadi pada malam hari, dan itu sangat sulit untuk mengetahuinya” kata Aaron Kowalski, Ph.D., Assistant Vice President of Metabolic Control di JDRF dan Director dari JDRF Artificial Pancreas Project. “Studi ini adalah bukti bahwa diabetes pada anak-anak bisa aman dikelola sepanjang malam dengan pankreas buatan. Kita sudah melipatgandakan usaha kita untuk memindahkan pankreas buatan dari sebuah konsep klinik menjadi konsep rumahan pada anak-anak dan orang dewasa dengan diabetes tipe 1.”, lanjutnya.(sumber:JDRF Artificial Pancreas Project – artificialpancreasproject.com)

“Ini merupakan langkah yang penting dalam mengontrol diabetes karena sistem ini menunjukkan orang dapat tidur dengan aman dengan meminimalkan terjadi resiko hipoglikemia”, tutur Dr. Eric Renard, seorang profesor diabetology di Montpellier University Hospital, Montpellier, Prancis. (sumber: surat kabar New York Times)

Tentunya dengan adanya penelitian seperti ini, teknolongi kedokteran yang menitikberatkan pada aspek kepraktisan dan tanpa biaya yang terlalu mahal memang sangat dibutuhkan bagi pasien.

Foto: The New York Times

One Reply to “Artificial Pancreas untuk penderita Diabetes Tipe 1”

  1. thanks postingannya pak ada info ttg brp biaya utk cangkok…

    thanks postingannya pak

    ada info ttg brp biaya utk cangkok pankreas ini pak?
    apakah sdh ada di indonesia? Dan seberapa efektif kah
    dibandingkan dg konsumsi insulin nya pak?

    thanks

Leave a Reply

*

*