Diagnosis Mesothelioma anak 12 tahun

peritoneal mesotheliomaTaylor Boerem, seorang anak laki-laki 12 tahun didiagnosis dengan mesothelioma peritoneal. Taylor di-diagnosis dengan stadium 4 mesothelioma peritoneal pada tanggal 24 Maret 2010. Mesothelioma adalah bentuk kanker yang hampir langka disebabkan oleh paparan asbes. Kebanyakan kasus terdiri dari jenis mesothelioma pleura dan berkembang di paru-paru, tetapi mesothelioma peritoneal berkembang di lapisan perut.

Hal ini sangat jarang untuk orang usia Taylor yang di-diagnosis dengan kanker ganas mesothelioma. Dari waktu seseorang terkena asbes, gejala sering terjadi antara 20 dan 50 tahun untuk muncul. Namun, anak-anak muda yang terkena asbes lebih rentan untuk berkembangnya penyakit ini dibandingkan dengan orang dewasa.

Orangtua Taylor, Trevor dan Mary Boerem, melihat putra mereka mengalami penurunan berat badan, kelelahan, sakit kepala, mual dan berkeringat di malam hari, yang semuanya gejala malignant mesothelioma. Keluarga awalnya mencoba perawatan chiropractic sebelum menjalani pembedahan eksplorasi pada tanggal 19 Maret 2010.

Setelah mengevaluasi hasil dan tes tambahan, kanker telah banyak ditemukan di sekitar perutnya. Mrs Boerem mengatakan bahwa penelitian menunjukkan Taylor adalah anak keenam untuk di-diagnosis dengan mesothelioma peritoneal dan ia adalah orang termuda saat ini yang terkena kanker.

Taylor telah menjalani operasi dan perawatan lainnya di National Institutes of Health di Bethesda, Maryland. Mengacu pada kondisi Taylor, Mrs Boerem berkata, “Dia telah mendengar dari orang lain mengenai prognosis mesothelioma ini.”

Referensi
Asbestos.com News 18 Juni 2010

Baca juga artikel mesothelioma lainnya seperti Vaksin untuk Mesothelioma dan Pengobatan Mesothelioma dengan Photodynamic Therapy di blog Jevuska.

Leave a Reply

*

*