Penatalaksanaan Pernapasan Buatan Mulut ke Mulut

Pernapasan Buatan: Tujuan dan Penatalaksanaan

Tujuan pernapasan buatan adalah membawa oksigen ke dalam paru dengan tekanan positif sebagai pengganti fase inspirasi aktif → CO2 keluar pada fase ekshalasi secara pasif pada saat tekanan positif dihentikan.

Resusitasi Kardiopulmonal

Alat Napas Buatan

  • Mulut penolong ke mulut / hidung / stoma korban.
  • Mulut penolong ke masker pada korban.
  • Ambu-bag / self inflating bag.
  • Jackson-Reese, Water’s dan alat anestesi dengan reservoir O2.
  • Ventilator

Penatalaksanaan Pernapasan Buatan Mulut ke Mulut

Tata Laksana Pernapasan Buatan

  • Meniupkan udara 400 – 600 ml udara ke paru-paru pasien.
  • Lebih sedikit, perlahan waktu jeda antara 2 napas.
  • Mata memperhatikan dada sampai terangkat.

Mulut Penolong ke mulut / hidung / stoma korban

  • Posisi jalan napas bebas.
  • Mulut penolong menempel pada mulut / hidung / stoma korban.
  • Memakai pelapis kasa / tissue.

Mulut penolong ke masker (sungkup)

  • Mencegah kontak langsung antara bibir (penolong) dan pasien.
  • Meniupkan udara ke masker.
  • Face barrier dengan plastik.

Penatalaksanaan Pernapasan Buatan dengan Masker

Ambu-bag / Self inflating bag

  • Kantong karet elastis, jika dipompa menghasilkan sejumlah udara, jika dilepas otomatis mengembang lagi.
  • Menggunakan katup satu arah.
  • Dapat ditambahkan oksigen 100 % dari luar.
  • Kadar oksigen inspirasi 60 – 80 % saja.

Jackson-Reese: alat anestesi dengan reservoir O2

  • Kantong karet elastis yang dikembangkan dengan aliran oksigen 10 – 12 liter/menit.
  • Alat ini mutlak tergantung oksigen.
  • Tidak menggunakan katup.
  • Udara harus dengan oksigen 100 %.

Ventilator

  1. Alat mekanik penggeraknya dengan listrik dan gas tekanan tinggi.
  2. Dapat diset :
    • Tidal volume (8-10 ml/kgBB).
    • Frekuensi 12 – 20 kali/menit.
    • Tekanan maksimum 40 cmH2O.
    • Kadar oksigen 100 %.

Waspada

  1. Napas buatan dengan tekanan udara → menimbulkan barotrauma.
  2. Napas buatan tanpa intubasi trakea → udara masuk ke lambung.
  3. Napas buatan 3 – 4 jam → dilembabkan.

Artikel Kiriman: Anonim

Leave a Reply

*

*