Soda & Orange Juice bisa tingkatkan risiko Gout

Soda dan Jus JerukTerlalu banyak minum soda, jus jeruk (orange juice), atau minuman manis lainnya tampaknya meningkatkan risiko pengembangan gout, suatu bentuk penyakit radang sendi, menurut sebuah penelitian terbaru dalam Journal of American Medical Association.

Wanita yang mengkonsumsi dua kaleng soda non-diet atau lebih per hari, dua kali lebih mungkin untuk terkena encok dibandingkan dengan wanita yang jarang minum soda, dari hasil temuan studi ini. Minum 12 ons atau lebih dari jus jeruk per hari peningkatan risiko oleh sekitar jumlah yang sama.

Wanita yang sering minum satu soda atau 6-ons gelas jus jeruk per hari, masing-masing sebesar 74% dan 41% risiko terkena gout lebih besar, dibandingkan dengan wanita yang jarang minum soda atau orange jus.

Madu dan Lada untuk atasi Luka

Fruktosa tampaknya menjadi biang keladi, kata penulis utama studi tersebut, Hyon Choi, MD, seorang profesor kedokteran di Boston University School of Medicine, gula yang ditemukan dalam buah jeruk serta sirup jagung tinggi akan kadar fruktosa digunakan untuk membuat banyak soda non diet, fruktosa meningkatkan kadar kimia asam urat, yang menyebabkan asam urat. Bila kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi, mengeras menjadi kristal asam dan kemudian disimpan di sendi.

Pengurangan mengkonsumsi minuman manis akan membantu Anda, terutama untuk penderita asam urat atau jika Anda memiliki tingkat asam urat yang tinggi,” kata Dr Choi, yang mempresentasikan temuannya ini pada pertemuan tahunan American College of Rheumatology, di Atlanta. (Temuan ini menguatkan sebuah penelitian di tahun 2008 yang sama pada pria, juga dipimpin oleh Dr Choi.)

Resiko keseluruhan berkembangnya penyakit gout sangat rendah, namun. Selama periode 22 tahun, hanya 1% dari hampir 79.000 perempuan termasuk dalam studi yang berkembang menjadi gout, dan meningkatnya risiko yang terkait dengan konsumsi soda dan jus dibatasi hampir secara eksklusif untuk wanita yang telah mengalami menopause.

Estrogen muncul untuk melindungi terhadap asam urat, Dr Choi mengatakan. Sebanyak 98% kasus encok pada wanita terjadi setelah menopause, ketika tigkat estrogen menurun, ia menambahkan.

Peserta penelitian, yang merupakan bagian dari percobaan kebanyakan berkulit putih antara usia 30 sampai 55. Tingkat Gout cenderung lebih tinggi di antara pria dan kulit hitam dari kalangan perempuan kulit putih, sehingga peningkatan risiko gout berkaitan dengan minuman manis mungkin sedikit lebih tinggi dalam populasi pada umumnya dibandingkan dalam penelitian, para penulis mencatat.

Ginkgo Biloba atasi penyakit Alzheimer

Namun, fruktosa mungkin memainkan peran yang relatif kecil dalam perkembangan gout. Walaupun peneliti mengontrol indeks massa tubuh dan sejumlah faktor diet dikaitkan dengan gout (seperti alkohol, daging, makanan laut, dan asupan susu), konsumsi fruktosa sulit untuk dilepaskan dari faktor-faktor lain yang dapat berkontribusi pada penyakit, kata Karen Congro, RN, direktur Wellness for Life Program di Brooklyn Hospital Center, New York City.

“Kita tidak bisa membuktikan 100% bahwa [fruktosa] adalah unsur yang menyebabkan asam urat ketika ada masalah lain yang begitu banyak,” kata Congro. “Apakah minum minuman dengan sirup jagung tinggi fruktosa, atau apakah seluruh diet?”

Gout merupakan masalah yang berkembang di AS dengan persentase orang dewasa dipengaruhi oleh kondisi meningkat dari 2,7% di tahun 80-an dan awal 90-an dan hampir 4% pada tahun 2008, menurut penelitian lain yang disampaikan pada pertemuan tersebut.

Leave a Reply

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]

*

*