Skrining payudara untuk cegah kanker payudara

Skrining payudara bertujuan untuk menemukan kanker payudara sedini mungkin, sebelum orang menyadari gejala dan ketika kesempatan untuk sembuh lebih tinggi.

Mammogram - Skrining Kanker Payudara

Apa yang dimaksud dengan skrining payudara?. Skrining payudara bertujuan untuk menemukan kanker payudara sedini mungkin, sebelum orang menyadari gejala dan ketika kesempatan untuk sembuh lebih tinggi. Program Skrining di luar negeri seperti di Inggris mengajak semua perempuan yang berumur antara 50 dan 70 untuk dilakukan mammografi setiap tiga tahun. Alat skrining payudara dinamakan mammogram. Ada beberapa resiko terbesar kanker payudara, wanita yang beresiko tinggi dengan riwayat keluarga kanker payudara, ditawarkan skrining pada usia lebih muda.

Apa yang bisa skrining payudara tunjukkan?
Mammogram dapat menunjukkan perubahan yang berbeda pada jaringan payudara normal. Kanker dapat muncul sebagai benjolan atau bentuk yang tidak teratur. Kanker dini lebih sulit untuk dilihat. Tidak semua kanker muncul pada mammogram dan beberapa perubahan ditunjukkan belum tentu juga disebabkan oleh kanker. Jika ada perubahan yang terlihat pada mammogram Anda, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk biopsi (pengambilan sampel jaringan kecil) untuk mencari tahu persis apa perubahan tersebut.

Skrining payudara tidak menyelamatkan nyawa. Program skrining payudara berarti bahwa 1.300 kematian akibat kanker payudara dapat dicegah setiap tahun. Setiap kematian akibat kanker payudara dapat dicegah dengan skrining sehingga tidak akan berakibat fatal dalam hidup mereka. Skrining payudara tidak wajib dan terserah kepada individu untuk menimbang-nimbang antara manfaat dan risiko. Skrining dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara.

Apa saja gejala kanker payudara?
Beberapa orang melihat benjolan di payudara mereka. Sebagian besar benjolan ternyata tidak menjadi kanker. Benjolan tersebut mungkin saja jinak, kista non-kanker, misalnya. Tapi dengan tes lebih lanjut beberapa benjolan dapat dikonfirmasi sebagai kanker. Perempuan harus menyadari apa yang normal bagi mereka sehingga mereka dapat melihat setiap perubahan.

Perubahan yang ditampilkan berupa benjolan atau penebalan payudara, lesung pada kulit, perubahan ukuran atau garis pada payudara, perubahan penampilan puting, ada perdarahan dari puting dan benjolan di daerah ketiak. Perubahan ini tidak selalu berarti Anda memiliki kanker tetapi penting untuk mengkonsultasikannya dengan dokter jika Anda mengalami salah satu gejala tersebut.

Bagaimana memprediksi perkembangan kanker payudara?
Terdapat penelitian bagaimana cara memprediksi perkembangan kanker payudara. Dengan begitu dapat diketahui apakah kanker ini akan menyebar dikemudian hari. Penelitian ini melibatkan 1.162 wanita selama lebih delapan tahun dan mereka menemukan tiga biomarker yang menjadi patokan berkembangnya kanker payudara invasif.

Bagaimana pengobatannya?
Pengobatan untuk kanker payudara tergantung pada banyak faktor, termasuk tingkatan kanker, jenis kanker payudara dan ukuran kanker. Dokter Anda mungkin ingin melakukan lebih banyak tes untuk kepentingan pengobatan. Ada beberapa pilihan yang berbeda-beda untuk menangani kanker payudara, termasuk:

Bedah: Kebanyakan orang dengan kanker payudara menjalani operasi. Kanker dini dapat diangkat keluar dengan cara lumpektomi, dan meninggalkan sisa payudara utuh. Jika kanker lebih luas seluruh payudara mungkin perlu diangkat. Tindakan ini dikenal sebagai mastektomi.

Terapi hormon: Beberapa kanker payudara mungkin sensitif terhadap hormon, misalnya estrogen. Dalam kasus ini, pengobatan bertujuan untuk menghalangi aksi hormon tersebut.

Terapi Target : Terapi Target melihat apakah sel-sel kanker berespon terhadap obat-obat yang menghambat pertumbuhan dan penyebaran kanker dengan mengganggu biologi sel-sel kanker. Yang paling terkenal di antaranya adalah obat trastuzumab (Herceptin). Terdapat penelitian mengenai obat kombinasi kanker payudara, dimana terapi dengan kombinasi obat untuk kanker payudara ini menargetkan protein yang dioverproduksi dalam seperempat dari kanker payudara.

Radioterapi: Dapat diberikan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor atau setelah operasi untuk mencegah kanker muncul kembali.

Kemoterapi: Ini adalah penggunaan obat yang membunuh sel-sel kanker. Obat yang digunakan tergantung pada sifat dari tumor. Mereka dapat diberikan sebelum atau setelah operasi.

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]