Kode Command Delete File/Cache Melalui Cron Jobs Cpanel secara periodik

Cron Jobs adalah sejenis software yang berfungsi untuk menjalankan program-program secara terjadwal/periodik dengan menggunakan suatu perintah/command yang tersimpan dalam bentuk file yang disebut Crontab. Software ini ini berjalan dalam server berbasis Linux atau BSD. Contoh-contoh program yang biasa dilakukan melalui Cron jobs seperti backup file, download file atau email, menghapus file dalam suatu folder dan lain-lain.

Menggunakan Cron jobs untuk aktivitas yang cukup banyak diperlukan hosting yang cukup tangguh seperti VPS atau dedicated server. Walaupun begitu Anda juga bisa menggunakan Cron jobs untuk shared hosting untuk aktivitas seperlunya seperti menghapus jumlah file yang terlalu banyak dalam suatu folder pada waktu tertentu. Pada shared hosting seperti Hostgator atau Bluehost biasanya kapasitas disk storage dan jumlah file yang bisa disimpan sangat terbatas, maka diperlukan beberapa tindakan untuk menghapus jumlah file tersebut secara berkala/periodik. Di sinilah bagaimana fungsi software Cron jobs ini sangat berguna.

Salah satu contoh kasus adalah jika Anda menggunakan cache untuk blog/website Anda, yang mana jumlah file dalam folder cache yang terus bertambah, maka diperlukan crontab untuk melakukan tugas men-delete file-file yang bertambah tersebut secara periodik.

Contoh command delete file cache melalui Cron Jobs di Cpanel secara periodik

Misalnya kita ingin menghapus file-file cache sekali sehari untuk file-file cache yang dibuat 7 hari yang lalu, maka command di cron jobs seperti ini:

rm -f `find /home2/username/public_html/foldername/cache -mtime +7 -name *.txt`

Jika tidak berhasil, pakai cara ini (berdasarkan menit):

find /home/username/public_html/foldername/cache -mmin +1 -type f -name "*.gz" -exec rm -f {} \;
  • rm -f adalah syntax command yang berfungsi untuk menghapus file.
  • find adalah command untuk mencari dimana letak file yang akan dituju, dalam hal ini adalah direktori /home2/username/public_html/foldername/cache.
  • /home2/username/ biasanya adalah nama folder dari hasil username server Anda yang sudah ditentukan oleh pihak shared hosting.
  • foldername adalah nama folder yang telah Anda buat untuk website Anda.
  • cache adalah nama folder file-file cache tersimpan.
  • -mtime +7 adalah waktu last modified suatu file, dalam hal ini file-file yang dibuat pada 7 hari yang lalu. -mmin +1 artinya delete file yang dibuat lebih dari 1 menit yang lalu.
  • .txt adalah ekstensi/jenis file yang ingin Anda hapus/delete.

Cara membuat crontab di Cron jobs Cpanel

  • Masuk di Cpanel dan cari software Cron jobs.
  • Lakukan penjadwalan (Common Settings) sesuai dengan keinginan Anda.
  • Masukkan perintah/command seperti kode di atas untuk file crontab Anda nantinya. Untuk command di atas, ganti kode /home2/username/public_html/foldername/cache sesuai dengan direktori tempat file yang Anda ingin hapus, begitu juga dengan waktu file dan jenis filenya.
  • Lalu tekan tombol Add New Cron Job untuk membuat crontab Anda. Selesai!

Contoh Command Crontab lainnya

Delete semua jenis file termasuk sub foldernya
rm -R /home2/username/public_html/foldername/*

Backup file yang dibuat 7 hari yang lalu
find /home/username/public_html/top_folder/{folder,folder1,folder2,folder3,folder4,folder5} -type f -mtime +7 -exec mv -v {} /backup/oldfiles \;

Please Note
Harap berhati-hati menggunakan syntax command Cron jobs, pastikan lakukan backup sebelumnya untuk file-file website penting Anda.


 Bagikan

Apa itu Vaksin? - Bahan & Efek Samping Vaksin

Pengertian Vaksin

Vaksin adalah sistem kekebalan tubuh yang dirancang untuk membantu melindungi orang dari virus dan bakteri yang mungkin masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Ketika suatu bakteri atau virus memasuki tubuh, maka sistem kekebalan tubuh mulai memproduksi suatu protein yang disebut sebagai antibodi. Antibodi inilah yang dapat menyerang dan membantu menghancurkan bakteri atau virus tersebut.

Vaksin yang dibuat dengan cara menggunakan virus atau bakteri penyebab penyakit yang tidak aktif atau dilemahkan. Ketika virus atau bakteri ini diperkenalkan ke dalam tubuh dalam bentuk vaksin, maka sistem kekebalan tubuh akan mengenali mereka dan belajar bagaimana untuk membuat antibodi untuk melawan infeksi yang akan terjadi pada masa mendatang.

Virus atau bakteri yang digunakan dalam vaksin pada awalnya tumbuh dalam kumpulan sel-sel khusus dan kemudian dilakukan pemurnian sebelum digunakan. Meskipun vaksin telah menjalani proses pemurnian, vaksin ini mungkin mengandung sejumlah kecil bahan yang digunakan untuk menumbuhkan virus atau bakteri.

Gambar Vaksin DPT - Vaksin untuk penyakit difteri, pertusis, dan tetanus.

Bahan-bahan Vaksin

Sebagai tambahan bahan aktif, vaksin juga mengandung komponen lain yang disertakan untuk membantu meningkatkan efektivitas mereka. Beberapa bahan berikut terdapat dalam vaksin:

Aluminum

Garam aluminium digunakan dalam beberapa vaksin untuk membantu meningkatkan respon kekebalan pada orang yang menerima vaksinasi.

Merkuri/Thimerosal

Thimerosal adalah senyawa yang mengandung merkuri yang telah digunakan sejak tahun 1930-an untuk membantu mencegah bakteri mengkontaminasi vaksin. Thimerosal telah dihilangkan atau dikurangi untuk melacak jumlah di sebagian besar vaksin yang direkomendasikan untuk anak usia 6 tahun dan lebih muda.

Antibiotik

Antibiotik tertentu dapat digunakan selama pembuatan vaksin untuk mencegah kontaminasi dari bakteri. Kadar antibiotik sangat kecil mungkin terdapat dalam vaksin itu sendiri.

Formaldehida

Formaldehida telah digunakan selama bertahun-tahun untuk memproses virus tidak aktif dan bakteri selama proses pembuatan vaksin. Kadar formaldehida sangat kecil dapat ditemukan dalam beberapa vaksin.

Apakah Efek Samping Vaksin Berbahaya?

Seperti banyak obat-obatan dan prosedur medis, efek samping dapat saja terjadi setelah vaksinasi. Efek samping dapat bervariasi pada beberapa vaksin. Efek samping yang paling sering terjadi pada saat vaksin diberikan seperti nyeri, kemerahan atau bengkak. Efek samping lainnya adalah demam, sakit kepala, mual, nyeri otot dan kelelahan.

Ada juga beberapa efek samping yang jarang terjadi namun memberikan dampak yang lebih serius, seperti reaksi alergi terhadap vaksin, dan tentunya hal ini memerlukan perhatian medis segera. Jika Anda mengalami efek samping yang berkaitan dengan vaksin, silakan hubungi para ahli medis Anda.

Parsing RSS Menggunakan Curl dan SimpleXmlElement

Kali ini kita coba menggunakan Curl dan fungsi SimpleXmlElement untuk melakukan parsing file format RSS atau xml. Sebelumnya beberapa fungsi parsing seperti simplexml_load_file juga berfungsi untuk parsing RSS.

Berikut ini contoh kode PHP Curl dan SimpleXmlElement yang digabung untuk parsing RSS mesin pencari Bing.

<?php
// Fungsi Curl
function curl($url){
    $headers[]  = "User-Agent:Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.2.13) Gecko/20101203 Firefox/3.6.13";
    $headers[]  = "Accept:text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8";
    $headers[]  = "Accept-Language:en-us,en;q=0.5";
    $headers[]  = "Accept-Encoding:gzip,deflate";
    $headers[]  = "Accept-Charset:ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7";
    $headers[]  = "Keep-Alive:115";
    $headers[]  = "Connection:keep-alive";
    $headers[]  = "Cache-Control:max-age=0";
    $curl = curl_init();
    curl_setopt($curl, CURLOPT_URL, $url);
    curl_setopt($curl, CURLOPT_FOLLOWLOCATION, 1);
    curl_setopt($curl, CURLOPT_MAXREDIRS, 2);
    curl_setopt($curl, CURLOPT_HTTPHEADER, $headers);
    curl_setopt($curl, CURLOPT_ENCODING, "gzip");
    curl_setopt($curl, CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1);
    curl_setopt($curl, CURLOPT_CONNECTTIMEOUT, 10);
    curl_setopt($curl, CURLOPT_FOLLOWLOCATION, 1);
    $data = curl_exec($curl);
    curl_close($curl);
    return $data;
}
$rssnull = curl('http://www.bing.com/search?q=melissa+joan+hart&count=10&format=rss');
//Fungsi SimpleXmlElement
$doc = new SimpleXmlElement($rssnull, LIBXML_NOCDATA);
function parseRSS($doc)
{
    echo "<strong>".$doc->channel->title."</strong><br/>";
    $cnt = count($doc->channel->item);
    for($i=0; $i<$cnt; $i++)
    {
	$url 	= $doc->channel->item[$i]->link;
	$title 	= $doc->channel->item[$i]->title;
	$desc = $doc->channel->item[$i]->description;
 	echo '<a href="'.$url.'">'.$title.'</a><br/>'.$desc.'<br/>';
    }
}
parseRSS($doc);
?>

Keterangan:

  • $doc->channel->title: Menampilkan kata kunci
  • $url = $doc->channel->item[$i]->link;: Menampilkan tautan/link
  • $title = $doc->channel->item[$i]->title;: Menampilkan judul/title
  • $desc = $doc->channel->item[$i]->description;: Menampilkan deskripsi

Cara membuat pagination PHP

Di Internet, paging atau pagination digunakan untuk menampilkan hal-hal atau sejumlah hasil pada halaman hasil mesin pencari, atau menampilkan sejumlah postingan. Pagination digunakan dalam beberapa bentuk di hampir setiap aplikasi web untuk membagi data dan menampilkannya dengan beberapa halaman. Ada banyak bentuk dan kegunaan yang berbeda dalam pagination seperti apakah harus menampilkan link “Previous” dan “Next”, dalam bentuk angka atau apakah harus terdapat link ke paging pertama dan terakhir di setiap halaman.

Cara membuat pagination yang benar harus mampu menentukan jumlah data yang ditampilkan dalam satu halaman. Berikut ini adalah contoh script pagination yang dibuat dengan kode PHP untuk menampilkan data Anda apakah diambil dari database sql, html, xml,json atau dalam format web lainnya.

<?php
$TotalFiles= 1000; //tentukan jumlah total file
$FilePerPage = 100; //tentukan jumlah file per halaman
$PagesTotal = ceil($TotalFiles / $FilePerPage);
if (isset($_GET['page']) && is_numeric($_GET['page'])) {
   $currentpage = (int) $_GET['page'];
} else {
   $currentpage = 1;
}
if ($currentpage > $PagesTotal) {
   $currentpage = $PagesTotal;
}
if ($currentpage < 1) {
   $currentpage = 1;
}
$offset = ($currentpage - 1) * $FilePerPage;
$range = 10;
if ($currentpage > 1) {
   echo"<a title='First' href='http://localhost/index.php?page=1'><<</a> ";
   $prevpage = $currentpage - 1;
   echo "<a title='Previous' href='http://localhost/index.php?page=$prevpage'><</a>";
}
for ($i = ($currentpage - $range); $i < (($currentpage + $range) + 1); $i++) {
   if (($i > 0) && ($i <= $PagesTotal)) {
      if ($i == $currentpage) {
         echo " [<b>$i</b>] ";
      } else {
         echo " <a href='http://localhost/index.php?page=$i'>$i</a>";
      } 
   }
}
if ($currentpage != $PagesTotal) {
   $nextpage = $currentpage + 1;
   echo " <a title='Next' href='http://localhost/index.php?page=$nextpage'>></a>";
   echo "<a title='Last' href='http://localhost/index.php?page=$PagesTotal'>>></a>";
} 
?>

Ganti keterangan jumlah dan struktur url yang ditampilkan dalam kode pagination PHP di atas sesuai dengan data yang Anda miliki. Tampilan kode paging ini seperti gambar berikut:

Pagination PHP

Scrap situs dengan PHP Simple HTML DOM Parser

PHP HTML DOM parser berfungsi pada PHP 5+ yang digunakan untuk memanipulasi halaman HTML dengan sangat mudah. Cara kerjanya sangat sederhana karena fungsi ini hanya mencari tag dari suatu halaman HTML meskipun halaman HTML tersebut tidak valid. Setelah mendapatkan tag yang dicari maka konten situs akan di-ekstrak per-baris alias di-scrap.

Contoh Penggunaan PHP Simple HTML DOM Parser

Misalkan kita akan mengekstrak konten dari situs Yahoo Indonesia dan kita fokuskan pada tab konten “Berita Utama”.

Situs Yahoo Indonesia (Berita Utama)

Maka kode parsing PHP-nya seperti ini:

<?php
include 'simple_html_dom.php';
$url = "http://id.yahoo.com";
$html = file_get_html($url);
if (method_exists($html,"find")) {
echo "<ul>";
foreach($html->find('div[class=y-tabpanels] a[class=y-fp-pg-controls]') as $element ){
echo "<li>".$element ->plaintext."</li>";
}
echo "</ul>";
}else{}
?>

Deskripsi:

  • simple_html_dom.php adalah file Simple HTML DOM Parser yang Anda bisa donwload di simplehtmldom.sourceforge.net. Simpan file tersebut di direktori situs Anda.
  • $url adalah url situs yang akan di parsing halaman HTML-nya.
  • find(‘div[class=y-tabpanels] a[class=y-fp-pg-controls]‘) adalah tag elemen dari situs.
  • $element ->plaintext adalah bentuk elemen html yang akan dihasilkan.

Hasil parsing dari kode di atas seperti ini:

Hasil Parsing Simple HTML DOM

Kode referensi PHP simple HTML DOM bisa didapatkan di simplehtmldom.sourceforge.net dan untuk mengambil konten dari situs lain, mintalah ijin terlebih dahulu dari sang pemilik situs. :)

Gambar Area Penyuntikan Intra Muskular

Penyuntikan atau injeksi intramuskular (IM) adalah cara suntikan obat yang diberikan ke dalam otot. Obat tertentu harus diberikan ke dalam otot agar obat tersebut dapat bekerja dengan baik yang sesuai dengan fungsinya. Berikut ini gambar-gambar area penyuntikan intra muskular yang biasa dilakukan oleh para medis.

Otot Gluteus-Bokong
Otot Deltoid-Lengan samping atas
Otot Ventro Gluteal
Otot Vastus Lateralis-Paha samping

Bagian-bagian jarum suntik (Syringe)

Syringe atau biasa disebut jarum suntik/spoit adalah alat yang digunakan untuk menyuntikkan obat ke dalam otot. Ada 3 bagian jarum suntik yaitu jarum (needle), laras/barel, dan plunger. Jarum masuk ke otot Anda. Barel memegang obat dan memiliki tanda di atasnya seperti penggaris dan ujungnya terdapat needle hug. Tanda-tanda dalam mililiter (mL). Plunger ini digunakan untuk mendapatkan obat masuk dan keluar dari jarum suntik.


 Google

Gambar Bacillus Cereus

Bacillus cereus atau B. cereus adalah jenis bakteri yang menghasilkan racun. Racun ini dapat menyebabkan dua jenis penyakit yaitu yang ditandai dengan diare dan satunya adalah mual dan muntah. Jenis bakteri ini hadir dalam makanan dan dapat berkembang biak dengan cepat pada suhu kamar.

Bacillus cereus memproduksi satu toksin muntah (ETE) dan tiga enterotoksin berbeda: HBL, Nhe, dan EntK. Sumber adanya bakteri ini dari berbagai makanan, terutama beras dan sisa makanan, serta saus, sup, dan makanan olahan lainnya yang disimpan terlalu lama pada suhu kamar. Masa inkubasi terkena penyakit akibat bakteri ini adalah:

  • Diare: 6-15 jam
  • Mual muntah: 30 menit sampai 6 jam
Gambar agar Bacillus cereus
Gambar endospora Bacillus Cereus

Cara menanggulangi penyakit yang terjadi akibat bakteri adalah minum banyak air dan istirahat. Jika Anda tidak dapat minum cukup cairan untuk mencegah dehidrasi, maka Anda wajib mendatangi pelayanan kesehatan setempat atau hubungi dokter Anda.