Cara pantau artikel di copas dengan email pemberitahu

Cara pantau artikel asli yang di copas di Internet dengan memonitor konten atau berita terbaru melalui email pemberitahu dari layanan Google Alerts.

Perusahaan web periklanan 33Across menyatakan bahwa 82% dari semua konten yang disebarkan di internet adalah content hasil dari copy paste (CoPas). Tentunya angka itu merupakan persentase yang cukup besar perbedaannya dibandingkan dengan konten asli atau original. Anda sebagai pemilik artikel asli jika ingin memantau apakah artikel milik Anda di copas cukup mudah, salah satunya dengan cara menggunakan email pemberitahu. Jadi, pada saat artikel baru saja dipulikasikan di internet, lalu pantau lewat email Anda, nanti ada pemberitahuan tentang artikel Anda telah disebar, di-share atau dicopas.

Cara memonitor lewat email artikel yang di copas

Salah satu layanan milik Google dapat digunakan untuk memantau atau memonitor artikel asli Anda apakah ada yang copas atau tidak nantinya. Layanan ini adalah Google Alerts, tool yang sudah cukup lama, yang mana fungsi sebenarnya adalah sebagai pemberitahu lewat email apakah ada berita terbaru atau terhangat dari layanan milik Google seperti layanan Google Web-nya, Google Berita (Google News), dan lainnya, yang relevan dengan kata kunci atau kalimat yang Anda tentukan sendiri. Dan dengan layanan ini pula Anda dapat memanfaatkannya untuk memonitor artikel asli Anda apakah nantinya ada yang copas atau tidak.

Cara menyiapkan email pemberitahuan dari Google Alerts, yang pertama adalah Anda harus mempunyai Google Account atau minimal email Gmail. Kemudian masuk di halaman Google Alerts, dan pastikan bahasa yang digunakan sesuai dengan bahasa artikel yang akan dimonitor. Misalnya, jika artikel bahasa Indonesia, pastikan settingan bahasa Google account adalah dalam bahasa Indonesia. Pada halaman Google Alerts, masukkan kata-kata atau satu kalimat dari artikel Anda di kotak Kueri penelusuran (Search query) dan mengapit kalimatnya dengan tanda petik dua (). Anda juga dapat untuk tidak memakai tanda petik sama sekali untuk mendapatkan hasil yang mirip dengan artikel Anda, atau mungkin Anda punya metode lain yang lebih baik?. Kemudian atur Jenis hasil, Seberapa sering, Berapa banyak dan dimana email akan dikirimkan. Lihat contoh lansiran Google Alerts berikut:

Contoh Google Alerts
Contoh Google Alerts

Layanan ini juga dilengkapi dengan pratinjau (preview) untuk lansiran Anda. Setelah Anda mengatur lansiran, tekan tombol Buat Lansiran, selesai. Tips Google Alerts, saya sarankan untuk membuat lansiran minimal 3 lansiran untuk 1 artikel, baik itu kalimat bagian awal, tengah atau akhir artikel. Email pemberitahu pun harus dibuat khusus untuk memantau artikel Anda saja. Anda mungkin tidak ingin terganggu dengan email lainnya bukan. Kemudian Anda tinggal menunggu dan pantau apakah Google Alerts akan mengirimkan email pemberitahu jika memang artikel Anda ada orang yang copas.

Lansiran yang dibuat bisa lebih dari satu, itu semua tergantung dengan seberapa banyak Anda ingin memantau artikel original Anda. Layanan ini sangat berguna untuk artikel yang baru saja dipublikasikan. Untuk artikel lama Anda, silahkan membaca postingan saya yang lalu tentang bagaimana cara mencari artikel yang di copas.

Lapor DMCA artikel copas

Artikel copas memang semakin banyak, ketika menerbitkan artikel karya cipta Anda sendiri melalui situs, tentu nantinya Anda mengharapkan ada orang yang baca atau mengapresiasi artikel Anda dengan berbagai cara. Ada pula cara apresiasinya dengan melakukan copy paste artikel Anda dan mempublikasikan di situsnya atau situs online lainnya, bahkan ada yang mengatasnamakan artikel itu adalah karyanya.

Dengan cara pantau artikel yang di copas lewat email pemberitahu Google Alerts ini, Anda dapat memonitor apakah artikel itu ada yang copas atau tidak. Bagi Anda yang tidak terima artikel asli Anda di copas, dapat lapor ke Google dengan melayangkan surat atas dugaan pelanggaran hak cipta (DMCA). Dengan begitu Google akan meninjau laporan Anda, jika diterima maka artikel palsu atau hasil copas akan dihapus dari mesin pencari. Kerugian bagi situs yang meng-copas, dapat saja Google akan menindaklanjuti dengan tidak memasukkan sama sekali di hasil pencariannya atau deindex untuk situs yang terlalu banyak melakukan pelanggaran.


 Share

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]