99designs.com Pemenang the Best Web Service & Application

99designs.com menjadi pemenang Webby People’s Voice Awards kategori the Best Web Service & Application yang diambil secara voting. 99designs.com memang marketplace nomor 1 untuk urusan desain logo, design web, dan berbagai proyek desain lainnya. Kalo kamu punya skill dalam hal desain, kamu bisa jual kemampuan desain kamu di situ. Lumayan kalo kamu bisa memenangkan persaingan dalam hal desain. Mau lihat bagaimana para kru 99designs.com merayakan kemenangannya, just take a look dude, nice one fellows! Congrats!



Susahnya cari uang di internet (Bagian 2)

Melanjutkan cerita bagaimana susahnya cari uang lewat internet yang saya posting hampir 2 tahun lalu. Cara cari uang lewat internet pada postingan itu, sampai sekarang masih saja dipake. Program Pay per click (PPC) , Paid to Review, Jual-Beli link domain ber-PR, Jual Balance PayPal, Broker link, Program Afiliasi, Program CPM, Online shop, Online Weblog Service, SEO Consulant dan Paid to surf adalah beberapa program yang ditawarkan oleh dunia maya untuk mencari duit, entah itu dollar atau rupiah. Saya pribadi sudah mengikuti semua jenis program yang saya sebutkan tersebut, ada yang berhasil dan ada yang tidak.

Program Pay per click (PPC)
Google Ads-Banyak situs yang menawarkan program seperti ini, salah satu yang terbesar adalah Google AdSense. Google Ads dengan PPC sampai detik hari ini masih dipake sebagai sarana cari uang paling efektif. Apalagi metode pembayarannya sudah bisa langsung diterima setiap bulannya lewat Western Union, jika balance earning kamu sudah mencapai $100, tanpa potongan sedikit-pun. Lalu susahnya dimana? Situs berbahasa indonesia belum bisa dipasangi iklan Google Ads (hanya search box), dan hal ini jelas akan sedikit menyulitkan untuk menambah penghasilan tanpa iklan ad unit yang muncul. Kurs dollar WU tidak mengikuti kurs bank secara internasional, Western Union punya kurs tersendiri. Cara melihat konversi kurs dollar terhadap rupiah untuk Westren Union bisa dilihat dengan meng-konversi mata uang dengan tool WU yang beralamat di http://payments.westernunion.com/currency-converter/.

PPC Indonesia-Nah.. awalnya saya menanggapi positif terhadap situs-situs PPC yang menawarkan advertiser dan publisher Indonesia untuk bisa memasang iklan di situs berbahasa Indonesia, apalagi situs jasa PPC tersebut yang punya orang indonesia sendiri, hampir semua PPC lokal saya pernah ikuti (untuk melihat kinerja-nya), hasilnya ada yang scam dan ada yang tidak.

“Susahnya apa om Jev?” Saya kasih contoh 2 kasus saja yah:

Kasus 1
Saya punya situs dengan trafik 20.000 unique visitor perhari rata-rata yang saya daftarkan sebagai publisher di salah satu PPC indonesia. Awalnya balance earning pertama lancar, walaupun sepertinya ada earning yang tidak dihitung (hal ini biasa dalam program PPC), tapi kok masuk bulan ke dua dan seterusnya, walaupun trafik saya konstan, earning kok semakin turun. Impresi sampai 30.000 dalam pengukur statistik hostingan, yang klik cuma 2 dalam statistik akun publisher saya! Saya malah berpikir paranoid pada PPC lokal, “sama-sama nyari duit kok nipu yah”

Kasus 2
Saya punya situs yang di-integrasikan dengan skrip Auto Generated Content (AGC), postingan yang saya lakukan hampir tiap hari untuk mengimbangi kinerja skrip AGC, trafik? Wow!. Rata-rata aturan dalam situs PPC tidak menyertakan aturan mengenai content seperti ini, walaupun awalnya earning tetap dihitung dan dibayarkan, situs saya akhirnya harus ditendang alias di-nonaktifkan sebagai publisher. Penempatan iklan pun saya ubah agar, tidak pada halaman skrip AGC, tetapi tetap saja zone iklan tidak dapat diterima! Walaupun banyak jenis situs yang sama bertebaran tapi kok aman2x aja . Iklan yang mucul juga tidak relevan dengan koten/tidak kontekstual. Saya minta konfirmasi kepada sang pemilik situs PPC untuk meminta penjelasan via email, dibalas pake email melalui blackberry, katanya lagi dijalan… duh! Support kok via blackberry Saya minta penjelasan lagi via email, tidak dibalas!.

Akhirnya saya sama sekali tidak pake PPC lokal. Bagi saya, kepercayaaan dan support yang bagus adalah utama jika kita menjual sesuatu terutama di bisnis online seperti PPC, dan itu yang tidak dimiliki kebanyakan situs penyedia program PPC.

PPC dan blog Auto Generate Content
Main PPC erat kaitannya dengan trafik pengunjung, karena kita mengharapkan pengunjung meng-klik iklan yang tampil dalam situs kita. Semakin banyak pengunjung/trafik, semakin banyak yang klik, peluang mendapatkan receh akan semakin besar, semua berbanding lurus. Cara mencari trafik sebanyak-banyak ada berbagai macam, salah satunya adalah membuat situs dengan menggunakan skrip AGC. Susahnya apa? Nggak mudah membuat situs dengan penambahan modifikasi skrip auto konten, perlu waktu dan kesabaran juga untuk mendapatkan trafik, belum lagi orang yang berkoar-koar lewat postingan blog personal mereka, form komentar atau email, yang sok idealis dan cari muka dengan menyudutkan blog auto konten, apalagi menampakkan dan menjelek-jelekkan alamat blog sang empunya blog AGC tanpa tahu makna dari auto konten.

“Orang nyari rejeki kok dihambat? kita nggak ambil duit ente kok!”, kata tukang becak yang mulai belajar nyari duit lewat internet

Susah bukan cari uang di internet?!

Aturan yang harus ditaati jika pake Google AJAX Search API

Pada postingan sebelumnya, mengenai cara bikin search engine gambar dengan Google API, pada kode 1 dan 2 (sebelum di-update) bentuk script-nya seperti ini.

“Apanya yang diubah om Jev? kenapa?”

Yang saya ubah hanya tampilan title yang dihasilkannya dan memasang tautan. Pada kode tersebut, title dan gambar-nya tanpa tautan, ada kode untuk menghilangkan spesial karakter HTML pada serta penambahan kode untuk menghilangkan kata yang kita tidak inginkan pada title hasil pencarian.

Nah, jika kamu mau menggunakan Google AJAX Search API, ada beberapa aturan yang harus ditaati, beberapa diantaranya yang cukup menjadi perhatian bagi saya jika mau menggunakan Google API:

Kamu tidak boleh:
- mengubah atau mengganti teks, gambar, atau konten lainnya dari hasil pencarian Google
- mengubah urutan hasil pencarian Google yang muncul,
- mencampurkan hasil pencarian dari sumber-sumber lain selain Google
- mencampurkan konten lainnya yang muncul untuk menjadi bagian dari hasil pencarian Google
- memodifikasi, mengganti, mengaburkan, atau menghambat fungsi link ke Google atau pihak ketiga yang yang ada dalam hasil pencarian Google.

Selengkapnya, silahkan baca terms-nya di sini. Jadi jelas kenapa saya mengubahnya. Jika melanggar, just use at your own risk

Auto-Generated Content: konten tak berujung dan berputar

Auto generated content, scraped content, blog putar-putar atau apapun namanya sudah semakin merajalela di search engine. Opini baik dan buruk mengenai keberadaan blog dengan konten seperti ini pun, nggak bisa dihindari begitu aja. Google pun sudah bekerja keras agar search engine-nya tidak dipenuhi dengan konten-konten dari “auto-generated content”.

Trafik dan Auto-Generated Content (AGC)
Keinginan blogger, seperti saya misalnya, mendapatkan trafik tinggi secara “instant” lewat skrip auto-generated content, sama sekali tidak ada yang salah dan tidak bisa dihentikan begitu saja. Bagi saya pribadi, ancaman akan dibanned dari mesin pencari, dapat komentar yang kurang menyenangkan dari pengunjung, toh tidak juga membuat saya terlalu risau. Justru itu memberitahu kita untuk lebih kritis memperbaiki AGC buatan kita, tanpa AGC aja ente bisa dimaki pengunjung kok . Lagipula nggak mudah kok membuat blog dengan auto konten, apa lagi langsung mendapatkan trafik dalam hitungan jam dan hari. So keep go on Sob!

Sikap Google terhadap situs atau blog Auto-Generated Content
Google pun tidak melarang sekalipun akan keberadaan auto-generated content (baca lebih jelas di sini, bagaimana Google menyikapi Little or no original content). Mengenai bertebarnya blog seperti ini, bukan cuma di google.co.id saja yang kini sudah banyak dipenuhi dengan auto content, Google.com juga banyak kok, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Kita aja yang telat tau.
Jadi jelas, tidak ada larangan sekalipun membuat blog dengan generated content.

Struktus permalink/url Auto-Generated Content
Jika kamu menandai permalink yang seperti ini
www.yourdomain.com/search/key1+key2+key3 adalah permalink auto konten dan harus dihindari, hmm…ente salah besar sob. Itu adalah rewrite permalink default WordPress! dan isinya belum tentu juga hasil generate dari konten milik orang lain. Lagian permalink seperti itu bisa saja kita modifikasi menjadi bentuk lain, dan kamu tetap tidak bisa mengenali dengan hanya melihat struktur permalink, mana blog auto-generated content, mana yang bukan, sekalipun kamu melihat isinya. Modifikasi struktur permalink dan tampilan blog hasil AGC-lah, yang kini banyak diminati para fans AGC, dan hasilnya? situs besar sudah banyak yang pake auto-generated content dan tersebar di search engine, Google.com sekalipun!. Contohnya? googling donk! entar ane fitnah lagi kalo ngasih contoh

Lapor blog AGC ke Google
Silahkan saja melakukan pelaporan terhadap blog AGC ke Google, toh om G yang akan menjadi jurinya nanti kalo urusannya dengan mesin pencari. Catat!, Google tidak menilai mana blog AGC dan mana yang bukan blog AGC tapi mana blog AGC yang “bagus” dan mana yang tidak, bukan begitu sob!

Auto-Generated Content berputar dan tak berujung
Blog AGC menampilkan halaman yang isinya mengandung beberapa title dan abstrak dari konten orang lain, layaknya mesin pencari, tapi ini namanya mesin pencari dalam mesin pencari atau bisa disebut search result in search result. Mesin pencari biasanya menampilkan title, abstrak dan url dari suatu web/blog. Jika kita mengklik tautan title/judul dalam hasil pencarian maka kita akan menuju pada url yang tertera dari halaman pencarian tersebut.

Nah yang banyak dipakai oleh para pengguna AGC adalah memodifikasi url/permalink title dari konten yang di-generate menuju pada search result blog itu sendiri, sehingga jika kita mengklik tautan title-nya, kita akan dibawa ke konten yang tak berujung, berputar-putar, tidak ada habisnya! Biasanya mereka juga tetap menampilkan sumber situs-nya. Buat pengunjung nih, yang menemui konten seperti ini, silahkan menuju langsung pada sumber situs yang tertera, supaya kamu tidak di ajak berputar-putar.
Mereka juga menyertakan edukasi/disclaimer/pernyataan bahwa konten tersebut berasal dari mesin pencari, jadi jangan jengkel dulu sob!

Modifikasi permalink title di Auto-Generated Content
Bagaimana mereka melakukan modifikasi permalink auto content menuju ke permalink blog itu juga? Gini sob, permalinknya dibuat menuju url blog itu juga, ditambahkan dengan kata-kata yang diambil dari title yang berasal dari konten yang ter-generate. Misalnya, lihat gambar berikut;

Tutorial auto generated content yang saya buat sebelumnya tidak menyertakan permalink pada titlenya, bagaimana jika dibuat permalink seperti pada contoh gambar di atas?

Saya sudah kasih tahu sebelumnya lewat komentar, tapi nih saya kasih tau yang lebih sempurna lagi, sekaligus menanggapi beberapa pertanyaan dari beberapa fans AGC .
Ada beberapa tipe permalink title yang biasa dipake,

  1. www.namadomain.com/search/key+key+key
  2. www.namadomain.com/search/key+key+key.html
  3. www.namadomain.com/search/key-key-key
  4. www.namadomain.com/search/key-key-key.html

“Bagaimana cara bikin struktur permalink di title auto-generated content seperti itu om Jev?”