Extended Related Posts Plugin WordPress

Extended Related Posts adalah plugin untuk blog WordPress yang fungsinya menampilkan pos terkait yang relevan dan lebih baik.

Extended Related Posts (EXTRP) adalah plugin untuk blog WordPress yang fungsinya menampilkan pos terkait yang relevan dan lebih baik. Support dengan plugin Relevanssi untuk menampilkan related post sesuai algoritma plugin Relevanssi.

Fitur Plugin

  • Otomatis, tersedia pengaturan untuk tampilan di bawah postingan secara otomatis.
  • Excerpt, bentuk post excerpt/deskripsi tersedia dalam dua pilihan, default dan snippet.
  • Thumbnail, jika fitur ini diaktifkan, maka gambar diambil otomatis berdasarkan feature image, gambar dari pos, gambar pertama, dan jika tidak gambar dalam pos, maka akan tampil gambar default. Anda dapat menggunakan gambar default Anda sendiri, selain yang telah disediakan oleh plugin ini. Tersedia juga pilihan jika ingin mengambil gambar dengan url eksternal yang dalam pos, jika pos tersebut tidak memiliki gambar selain gambar eksternal. Ukuran thumbnail akan berubah secara otomatis sesuai dengan pengaturan ukuran thumbnail Anda dan Anda juga dapat menambahkan dengan ukuran yang baru.
  • Style, tersedia 7 jenis model tampilan related post.
  • Highlight keyword, memberikan sorotan pada kata kunci yang terdapat dalam deskripsi pos, tersedia 7 pilihan.
  • Widgets, tersedia pengaturan dalam widget untuk ditampilkan di sidebar situs Anda.
  • Shortcode Generator, Anda tidak perlu mengetikkan satu persatu parameter yang akan ditambahkan dalam shortcode related post. Dengan Shortcode Generator, Anda hanya memilih parameter dan nilainya untuk membuat shortcode sekaligus Kode PHP untuk dipasang di post area, widget atau di theme.
  • Kode PHP related post, jika theme Anda tidak memungkinkan untuk menampilkan related post secara otomatis, tersedia kode PHP yang dihasilkan dengan menggunakan Shortcode Generator.
  • Algoritma, plugin ini mencari pos yang berkaitan berdasarkan judul atau konten postingan, jika tidak ada, maka secara otomatis akan mencari berdasarkan kategori, tag, dan tiap kata dalam judul pos. Plugin Extended Related Posts dapat didukung oleh plugin Relevanssi untuk menampilkan pos terkait sesuai algoritma plugin Relevanssi.
  • Stopwords Filter, filter kata kunci yang tidak diinginkan untuk menampilkan pos terkait yang lebih relevan.
  • Caching, fitur ini untuk memberikan page load dan performa situs yang lebih baik dalam menampilkan pos terkait. Mekanisme cache sifatnya transient, dan tersimpan di database. Tersedia penjadwalan dan tombol untuk menghapus cache.
  • Multi-language, saat ini masih tersedia 2 bahasa, yaitu bahasa Inggris dan Indonesia.
  • Automatic update, update plugin dilakukan via GitHub. Sekarang tersedia di repositori plugin WordPress.

Screenshot plugin

General Settings
General Settings

Thumbnail Settings
Thumbnail Settings
Additional Settings
Additional Settings
Shortcode Generator
Shortcode Generator
Widget Settings
Widget Settings

Filter Hooks

Plugin EXTRP ( Extended Related Posts ) menyediakan beberapa fungsi filter hook untuk memodifikasi plugin ini.

extrp_capability_filter( $option )
extrp_limit_count_id( $limit )
extrp_wp_query( $args )
extrp_get_the_post_thumbnail( $get_attachment_link, $post_id, $size , $crop , $img_class )
extrp_default_settings( $args )

Update 24 Oktober 2015
Download Extended Related Posts
https://wordpress.org/plugins/extended-related-posts/
Please update your plugin via WordPress.

Injeksi Manual Keyword: Add-ons/extension plugin SEO SearchTerms Tagging 2

Nama pluginnya STT2 Extension Add Terms, silahkan download di repository github Jevuska, upload, install dan aktifkan.

Meskipun plugin SEO SearchTerms Tagging 2 ini sudah tidak pernah lagi di-update sejak tahun 2011, tetap saja masih banyak blogger yang masih menggunakannya, dengan tujuan untuk melipatgandakan trafik kunjungan ke situs, dan bagi yang hobi coding, tidak sedikit juga yang melakukan oprek kecil-kecilan terhadap plugin ini.

Berbicara tentang oprek, ini ada permintaan sobat blogger untuk ngoprek sedikit plugin ini agar ada fitur untuk injeksi manual keyword ke dalam database. Oprek ini tidak secara langsung saya terapkan ke dalam plugin STT2, akan tetapi melalui plugin tambahan (add-ons/extension) yang harus diinstall. Jadi, core plugin STT2 tidak terganggu sama sekali dan tidak ada yang perlu dioprek.

Nama pluginnya STT2 Extension Add Terms, silahkan download di repository github Jevuska https://github.com/Jevuska/stt2-extension-add-terms, lalu upload di WordPress Anda, install dan aktifkan.

STT2 Extension Add Terms plugin telah tersedia di WordPress.

Screenshot plugin

General Settings
General Settings
Manual Input Tool
Manual Input Tool
Widget STT2EXTAT
Widget STT2EXTAT

Script Feature

  • jQuery
  • jQuery UI
  • Ajax
  • Plugin Search Excerpt by Scott Yang
  • Google Suggest by haochi

STT2EXTAT v1.2

  • Setting admin plugin tersedia
  • Kata kunci bisa didapatkan melalui referrer
  • Kata kunci di tambahkan sebagai postmeta private _stt2extat dalam table database wp
  • Karakter kata kunci yang lebih baik
  • Pada wp_head, menyisipkan rel canonical jika ada pos di halaman pencarian dan meta no robots jika tidak ada
  • Tersedia shortcode
    [stt2extat]

    untuk menampilkan list terms.

  • Tersedia multiple widget untuk menampilkan list terms di sidebar.
  • Tersedia tool untuk migrasi search terms dari plugin STT2 terdahulu.
  • Disyaratkan menggunakan minimal WordPress 4.4 dan PHP 7.0.
  • Tersedia berbagai hook action atau filter untuk memodifikasi plugin ini, jadi core plugin tidak perlu diganggu.

Hook function

Hanya di halaman single post

add_filter( 'stt2extat_is_single', 'is_single' );

Menampilkan post count dengan menggantikan jumlah hits

add_filter( 'stt2extat_term_count', 'stt2extat_count_posts', 1, 2 );

Non aktifkan referer melalui wp_head

add_action( 'wp_head', 'stt2extat_add_meta_origin_referer' );

Khusus referer, terms yang tidak relevan dapat ditambahkan

remove_filter( 'stt2extat_ignore_relevant', '__return_false' );

Filter judul, khusus di halaman pencarian

add_filter( 'document_title_parts', 'stt2extat_search_page_title' );

Filter tanda pemisah antara judul halaman search dan judul situs ( separator)

add_filter( 'document_title_separator', 'stt2extat_search_page_title_separator' );

Filter untuk mengizinkan localhost sebagai referrer (for testing)

add_filter( 'stt2extat_allow_localhost', '__return_true' );

Fitur manual injeksi keyword ini akan tampil di area setting plugin STT2 langsung. Masih versi 1.0, mohon reportnya for any thing such as bugs, security, or vulnerability issue.

For Dev: Filters

stt2exat_excerpt_option( $args )
delete_terms_schedules( $schedules )
stt2extat_email_regexp( $regexp_email_pattern )
stt2extat_data( array $data )
stt2extat_sanitize( $array, $additional )
stt2extat_default_setting( array $data )
stt2extat_interval_hit_time ( $strtotime )
stt2extat_stopwords_filter_method( $func, $stopwords, $term )
stt2extat_sep_terms_list( $sep )
stt2extat_args_search_post_query( $args )
stt2extat_domain_regexp( $regexp_domain_pattern )
stt2extat_convert_case( $term_name )
stt2extat_post_type( array $post_type )
stt2extat_if_no_result( $query )
stt2extat_tag_cloud_args( $args )

Last but not least.. are*****7[at]g****.com thanks for your PP donate, I really appreciate it.

UPDATE: 23-04-2016

Download STT2EXTAT plugin v1.2 via WordPress
https://wordpress.org/plugins/stt2-extension-add-terms/

NOTE:
SEO SearchTerms Tagging 2 plugin not required any more and no longer supported by this plugin. Use the latest WP version (min 4.4), and upgrade your PHP server into PHP 7.0 ( twice as fast as PHP 5 ).

UNDEVELOPMENT VERSION:
STT2EXAT v1.1.5-undev – min PHP 5.4 – WP 4.4. Download via my GitHub
stt2-extension-add-terms.1.1.5-undev.zip

CCNINJA Banner

Cara mudah memaksimalkan halaman pencarian WordPress

Cara mudah memaksimalkan hasil untuk halaman pencarian WordPress dan mendapatkan trafik pengunjung dan indexing mesin pencari yang bagus.

Hasil halaman pencarian di blog WordPress yang dibiarkan masuk (index,follow) oleh user agent (spider/robots) suatu mesin pencari/search engine, dapat menambah jumlah halaman yang terindex dan menambah pengunjung yang masuk suatu situs. Banyak cara yang digunakan untuk memaksimalkan search result dari halaman pencarian ini, salah satunya adalah metode auto generate content yang sudah dibahas pada postingan yang lalu.

Jika Anda mempunyai konten yang banyak atau Anda konsisten meng-update blog Anda, ada cara yang lebih mudah dalam memaksimalkan halaman pencariannya. Langkah awal yang Anda harus lakukan adalah instal plugin STT2, Relevanssi, dan plugin bad words search noindex. Dengan ketiga plugin tersebut sudah cukup untuk memaksimalkan trafik blog Anda. Kemudian setting masing-masing plugin tersebut sesuai dengan keinginan Anda. Kemudian tempatkan widget STT2 yang telah terinstal di samping halaman blog (sidebar), setting widget tersebut menuju ke halaman pencarian (defaultnya search).

Pastikan ke tiga plugin tersebut telah diatur dengan benar sebelum Anda melakukan update teratur, hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk hasil halaman pencarian dari blog WordPress Anda dan indexing yang dihasilkan oleh search engine lebih bagus juga. Cara setting yang optimal untuk ketiga plugin tersebut akan saya bahas pada tutorial berikutnya.

Cara sederhana ganti url search plugin stt2 versi terbaru

Cara sederhana mengganti url search plugin STT2 versi terbaru untuk struktur permalink di halaman search blog WordPress.

Masih pakai plugin STT2?. Sampai detik ini, plugin ini masih support digunakan sampai WordPress versi terbaru dan telah dipakai di berbagai blog. Plugin ini banyak digunakan oleh para webmaster SEO untuk meningkatkan SERPs halaman situsnya di berbagai mesin pencari. Beberapa blogger ada yang menanyakan bagaimana cara merubah permalink search wordpress yang ditampilkan oleh plugin ini?. Search base permalink plugin SEO STT2 mengikuti search base WordPress default. Cara sederhana mengganti url search plugin STT2 versi terbaru untuk struktur permalink di halaman pencarian adalah sebagai berikut:

Cari kode berikut di file plugin STT2 (searchterms-tagging2.php dan widget.php) versi terbaru:

$permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/search/'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value));

Kode Search Base Permalink Plugin SEO STT2
Kode ini akan membuat struktur url search wp secara default, contohnya http://www.domain.com/search/blog-wordpress dan jika Anda ingin mengganti search base permalink dengan bentuk yang lain misalnya http://www.domain.com/artikel/blog-wordpress.html, cukup mengganti kata search dan menambahkan .html dalam kode tersebut, jadinya seperti ini:

$permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel/'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';

Tentunya perubahan tersebut harus diikuti dengan merubah search base permalink blog Anda secara keseluruhan.

Contoh rubah kode url plugin STT2 untuk permalink search

Jika Anda melakukan modifikasi url search secara global di blog WordPress Anda dan mengkombinasikannya dengan plugin ini, Anda cukup merubah sedikit kode di atas pada bagian yang diberi warna merah. Contoh perubahan kode plugin STT2 untuk struktur url search lainnya seperti ini:

  • http://www.domain.com/artikel-blog-wordpress
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel-'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value));
  • http://www.domain.com/artikel-blog-wordpress.html
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel-'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';
  • http://www.domain.com/artikel+blog-wordpress.html
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/artikel+'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';
  • http://www.domain.com/blog-wordpress.html
    $permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/'.user_trailingslashit(pk_stt2_function_sanitize_search_link($term->meta_value)).'.html';

Filter/block kata di search WordPress (Plugin Bad Words)

Ingin filter/block beberapa kata yang tidak diinginkan (bad words) dalam halaman search WordPress, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Jika Anda mempunyai blog WordPress dan ingin filter/block beberapa kata yang tidak diinginkan (bad words) dalam kotak pencarian WordPress (halaman search WordPress), ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Yang pertama adalah rewrite halaman search yang mengandung kata kunci bad words menjadi halaman 404 (error page) dan kedua adalah membuat halaman search dengan kata kunci bad words menjadi halaman yang mengandung meta robots noindex.

Cara membuat filter/blokir bad words

Membuat Regex Bad Words

Ada 2 tipe regex untuk melakukan filter/block terhadap bad words.

#(.*?)(bing|google|youtube|facebook)(.*?)#
Contoh: kalimat yang mengandung kata bing, kambing, bingung, atau bingkisan akan cocok dengan kata bing.

/\b(bing|google|youtube|facebook)\b/
Regex ini hanya mencocokkan kata-kata yang telah ditentukan. Contoh: jika Anda telah menentukan kata bing maka hanya kalimat yang mangandung kata bing semata-mata yang cocok.

Jadi, di antara kedua tipe regex di atas, Anda tinggal pilih tipe regex mana yang diinginkan. Kemudian buatlah sebuah file PHP misalnya block_bad_words.php dan isi dengan kode regex di atas seperti berikut:

<?php
$block_bad_words="/\b(bing|google|youtube|facebook)\b/";
?>

Kode diatas untuk tipe regex yang kedua. Simpan file block_bad_words.php di directory theme WP Anda, sama dengan file-file theme yang Anda pakai. Anda dapat menambahkan sebanyak mungkin kata-kata yang diselingi dengan tanda “|” (tidak pakai kutip) sesuai dengan kode di atas, jangan ada spasi atau special character dan semua kata harus dalam bentuk lowercase (huruf kecil).

Block Bad Words di halaman pencarian WordPress (Search WP) menjadi halaman 404 error

Metode ini akan me-rewrite halaman search yang mengandung kata yang Anda blokir menjadi halaman 404 theme WordPress. Tempatkan kode berikut di dalam file search.php theme WP Anda. Simpan pada bagian paling atas!.

<?php
include 'block_bad_words.php';
if (preg_match($block_bad_words,strtolower($s))) {
  global $wp_query;
  $wp_query->set_404();
  status_header( 404 );
  get_template_part( 404 ); exit();
  }
?>

Filter/blokir bad words di halaman search WordPress menjadi halaman noindex

Jika Anda menginginkan search engine tidak meng-index halaman dengan kata kunci bad words, tempatkan kode plugin function berikut di dalam file functions.php theme WP Anda.

<?php
function noindex_bad_words() {
  if (is_search()){
  include 'block_bad_words.php';
    if (preg_match($block_bad_words,strtolower(get_search_query()))) {
      echo '<meta name="robots" content="noindex,follow" />';
      }
      else
      {
      echo '<meta name="robots" content="index,follow" />';
      }
   }
}
add_action('wp_head', 'noindex_bad_words');
?>

Kode ini akan menempatkan meta robots noindex secara otomatis di head html halaman pencarian dengan kata kunci yang mengandung bad words. Sedangkan halaman search yang tidak mengandung kata kunci bad words akan tampil meta robots index. Jadi pastikan terlebih dahulu halaman search WordPres Anda tidak mengandung meta robots sebelumnya, supaya tidak duplikat meta atau saling tumpang tindih.

Tutorial ini sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman yang bermain dengan auto generated content yang memanfaatkan halaman search WordPress. Metode regex dan function preg match PHP di atas juga dapat Anda manfaatkan untuk melakukan filter terhadap konten yang di-generate.

Kode regex mana yang Anda mau pakai? metode blokir mana yang Anda inginkan? mau menggabungkan keduanya? Semua terserah Anda. Jika ingin menggabungkan keduanya Anda harus membuat dua file block_bad_words.php dengan nama yang berbeda dan memanggilnya masing-masing dengan kedua kode filter yang berbeda pula.

Plugin Bad Words Search Noindex

Khusus untuk bad keywords noindex, Anda bisa pakai plugin Bad Words Search Noindex berikut, tambahkan kata bad words-nya dan simpan dengan nama file bad-words-search-noindex.php. Letakkan file ini di directory plugin WordPress Anda dan aktifkan melalui dashboard Anda. Anda juga bisa mengubah bentuk regex dalam plugin ini sesuai dengan penjelasan sebelumnya.

<?php
/**
 * @package bad-words-search-noindex
 */
/*
Plugin Name: Bad Words Search Noindex
Plugin URI: https://www.jevuska.com/2013/05/29/filter-block-kata-di-search-wordpress-plugin-bad-words
Description: Create meta robots noindex follow for bad keywords in search result WordPress blog.
Version: 1.0.0
Author: Jevuska
Author URI: https://www.jevuska.com/
*/

function noindex_bad_words() {
  if (is_search()){
   //add more keywords in regex code
   $block_bad_words="/\b(bing|google|youtube|yahoo|facebook)\b/";
    if (preg_match($block_bad_words,strtolower(get_search_query()))) {
      echo '<meta name="robots" content="noindex,follow" />';
      }
      else
      {
      echo '<meta name="robots" content="index,follow" />';
      }
   }
}
add_action('wp_head', 'noindex_bad_words');
?>

Fungsi Regular Expression Plugin Redirection WordPress

Redirect permalink beberapa halaman sekaligus dan mengantinya dengan permalink yang baru, maka fungsi regular expression sangat membantu menyelesaikan pekerjaan Anda

Regular Expression adalah istilah dalam komputer yang digunakan sebagai cara untuk menjelaskan dan menentukan sebuah pola karakter dalam melakukan pencarian atau pemfilteran. Istilah regular expression biasa juga disebut regex atau regexp.

Karakter dasar yang digunakan dalam regular expression

  • Tanda . artinya cocok dengan satu karakter apapun
  • Tanda * artinya cocok dengan lebih dari satu karakter apapun
  • Tanda ^ artinya cocok dengan awal baris
  • Tanda $ artinya cocok dengan akhir kata
  • Tanda \w artinya cocok dengan karakter kata apapun (alphanumeric & underscore)
  • Tanda \W artinya cocok dengan karakter apapun yang bukan karakter kata (alphanumeric & underscore)
  • Tanda $ artinya cocok dengan akhir baris
  • Tanda \d artinya cocok dengan semua karakter angka (0-9)
  • Tanda \D artinya cocok dengan semua karakter selain karakter angka (0-9)
  • Tanda \b artinya cocok dengan posisi batas kata seperti spasi atau awal atau akhir string.
  • Tanda [ ] artinya cocok dengan salah satu karakter yang terdapat dalam tanda kurung siku
  • Tanda [^ ] artinya cocok dengan salah satu karakter yang tidak terdapat dalam tanda kurung siku
  • Tanda \ artinya karakter selanjutnya akan dianggap literal

Penggunaan fungsi regular expression plugin Redirection WordPress
Dalam penggunaan plugin redirection di blog WordPress, jika Anda ingin melakukan redirect permalink beberapa halaman sekaligus dan mengantinya dengan permalink yang baru, maka fungsi regular expression sangat membantu menyelesaikan pekerjaan Anda.

Berikut contoh penggunaan regex dalam melakukan redirect permalink WordPress:
http://www.domainname.tld/2012/07/10/plugin-redirection-wordpress.html
menjadi »
http://www.domainname.tld/2012/plugin-redirection-wordpress.htm
Regex pada plugin Redirection WordPress

  • Source URL: /(\d*)/(\d*)/(\d*)/([a-zA-Z0-9-]*).html$
  • Target URL: /$1/$4.htm
  • Match: Anda harus menambahkan/membuat 2 kali regex ini untuk URL and referrer dan URL and user agent
  • Action: Redirection to Url
  • Centang opsi Regular expression

Penjelasan Regexp

  • Pada Source URL: /(\d*) untuk regex 1/(\d*) untuk regex 2/(\d*) untuk regex 3/([a-zA-Z0-9-]*) untuk regex 4 \.html$ artinya hanya untuk pemalink dengan ekstensi html
  • Pada Target URL: /$1 artinya menuju ke regex 1 /$4 menuju ke regex 4 .htm artinya ekstensi yang di pakai
  • Regex $2 dan Regex $3 tidak dipakai.

Example Regular Expression URL/Permalink WordPress Lainnya

  • http://www.domainname.tld/blog/fungsi-regular-expression-plugin-redirection-wordpress.html » http://www.domainname.tld/fungsi-regular-expression-plugin-redirection-wordpress.html
    Source URL: /blog/*
    Target URL: /
  • http://www.domainname.tld/search/fungsi-regular-expression-plugin-redirection-wordpress.html » http://www.domainname.tld/topic/fungsi-regular-expression-plugin-redirection-wordpress.html
    Source URL: /search/([a-zA-Z0-9-]*).html$
    Target URL: /topic/$1.html
  • http://www.domainname.tld/category/cms/wordpress/plugin » http://www.domainname.tld/category/tutorial/wordpress/plugin
    Source URL: /category/cms/([a-zA-Z0-9-]*)/([a-zA-Z0-9-]*)
    Target URL: /category/tutorial/$1/$2
  • http://www.domainname.tld/2012/07/plugin-redirection-wordpress.htm » http://www.domainname.tld/2012/07/10/plugin-redirection-wordpress.html
    Source URL: /([0-9]{4})/([0-9]{2})/([^/]+).htm$
    Target URL: /$3
  • http://www.domainname.tld/2012/07/plugin-redirection-wordpress.html » http://www.domainname.tld/2012/07/plugin-direct-wordpress.html
    Source URL: \bre(\w*)ion\b
    Target URL: $1

Fungsi regular expression ini dapat diterapkan juga dalam melakukan redirect permalink langsung melalui file .htaccess blog Anda.

Setting User Agent Plugin W3 Total Cache Untuk Mobile Web

Untuk membuat mobile web seperti plugin WPTouch atau WordPress Mobile Pack, Anda bisa memanfaat settingan user agent dari plugin W3 Total Cache.

Jika blog WordPress Anda tidak menggunakan plugin untuk membuat mobile web seperti plugin WPTouch atau WordPress Mobile Pack, Anda bisa memanfaat settingan user agent dari plugin W3 Total Cache.

User agent di sini maksudnya adalah software agen yang digunakan di setiap browser ponsel/mobile phone. User agent high untuk gadget smartphone yang sudah bisa menampilkan tampilan web yang cukup dinamis. Sedangkan untuk User agent low untuk ponsel yang hanya bisa menampilkan tampilan web yang sangat sederhana.

Untuk mengaktifkan settingan ini, sebelumnya Anda harus mempunyai setidaknya 2 theme WordPress yang cocok untuk tampilan di mobile/ponsel.
User Agent Groups W3 Total Cache
Cara Setting User Agent Plugin W3 Total Cache

  1. Tempatkan theme mobile Anda di folder yang sama dengan theme WP tampilan desktop yang Anda gunakan sekarang.
  2. Kemudiaan Anda masuk di setting tab User Agent Groups pada plugin W3 Total Cache.
  3. Tampilan default, terdapat 2 grup user agent yaitu high dan low. Berikan tanda centang pada opsi enable dan pilih theme mobile Anda pada masing-masing user agent grup.
  4. Opsi Redirect user to diisi jika Anda mempunyai domain tersendiri untuk tampilan Mobile Anda
  5. Anda bisa menambahkan user agent lainnya pada opsi user agents. Tombol create a group jika Anda memiliki kelompok user agents yang lain dengan theme WP yang berbeda pula
  6. Save All settings

Anda dapat melihat tampilan situs Anda sekarang melalui browser ponsel yang Anda gunakan atau Anda bisa menggunakan referensi berikut untuk melihat bagaimana tampilan situs Anda untuk berbagai user agent.

Tool User Agent Untuk Mobile Web

  • User Agent Switcher : Addon Firefox untuk melihat tampilan web/blog dari berbagai user agent
  • Ipad Peek : untuk melihat bagaimana tampilan situs Anda dari PC tablet iPadipadpeek.com
  • The mobiReady : tool untuk mengevaluasi tampilan mobile Anda yang disertai dengan berbagai user agent – www.ready.mobi
  • Browser Safari : Dengan mengaktifkan opsi Preferences > Advanced > Show Develop Menu in menu bar, tersedia berbagai user agent browser yang bisa Anda pilih.
  • Opera Mini Simulator : live demo dari Opera Mini 7 untuk mobile web Anda – in.opera.com/developer/tools/mini/
  • Google Chrome : Pada opsi Tools > Developer Tools (F12), pada sudut kanan bawah terdapat icon Settings, akan tampil opsi user agent yang dapat Anda pilih, serta opsi screen resolution yang sangat membantu melihat tampilan web Anda dari berbagai model ponsel atau desktop.