Bagaimana menemukan dokter spesialis Mesothelioma?

Mesothelioma DoctorSetelah didiagnosis dengan Mesothelioma, penting untuk menemukan dokter yang mengerti benar dengan penyakit mesothelioma dan berbagai bentuk pengobatan khusus yang tersedia. Tentunya hal ini juga berlaku terhadap bentuk penyakit kanker yang lain. Ada banyak dokter yang mengkhususkan diri pada jenis kanker dan karena itu mampu menyediakan tingkat perawatan terbaik yang mungkin untuk pasien mereka.

Peran Gen Mesothelin dalam Pembentukan Kanker Mesothelioma

Karena Mesotelioma adalah suatu bentuk yang jarang dari kanker, kebanyakan dokter tidak yakin tentang kemajuan pengobatan diagnosis, dan gejala penyakit ini. Oleh karena itu, sangat penting bahwa pasien mencari spesialis yang memiliki pengetahuan tentang semua informasi terkini mengenai Mesothelioma. Nah, bagaimana menemuan dokter spesialis Mesothelioma?. Ada banyak cara untuk menanyakan tentang dokter spesialis Mesothelioma. Sebuah rujukan dari dokter atau bahkan dari Ikatan Dokter Indonesia yang paling membantu ketika menentukan dokter spesialis apa yang tepat untuk pasien dengan kanker mesothelioma.

Risiko Kanker Paru Pada Pekerja Terpapar Asbestos

Seorang dokter yang telah memutuskan untuk menjadi spesialis Mesothelioma mempunyai lisensi untuk praktek kedokteran dan juga telah lulus ujian khusus penyakit ini. Ada berbagai jenis spesialis yang berfokus pada aspek-aspek yang berbeda dari kanker ini. ahli onkologi bedah thorax, ahli onkologi medis dan onkologi radiasi dan semua akan bekerja bersama untuk menyusun rencana terbaik untuk melakukan tindakan pengobatan dan perawatan. Tidak hanya dokter spesialis terlibat, tetapi profesional kesehatan lainnya juga terlibat. Ahli Patologi, terapis pernafasan, pekerja sosial dan psikiater semua dapat membantu dalam menanggulangi bentuk kanker yang agresif ini.

Ketika memilih dokter Mesothelioma, penting untuk menanyakan banyak pertanyaan dan menanyakan latar belakang pendidikan sang dokter. Hubungan antara pasien dan dokter harus dibangun atas dasar kepercayaan dan rasa hormat. Menjaga alur komunikasi yang terbuka akan memastikan bahwa rencana perawatan terbaik bisa dilakukan.

Studi Mesothelioma: Peran Gen Mesothelin dalam Pembentukan Kanker

Peneliti Jepang baru-baru ini menyelidiki mekanisme dari gen mesothelin yang mengakibatkan mesothelioma ganas. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal kedokteran Human Pathology.

Mesothelioma adalah kanker yang jarang terjadi hampir secara keseluruhan disebabkan oleh paparan asbes. Karena tidak ada obat untuk penyakit ini, harapan hidup bagi sebagian besar pasien mesothelioma berkisar antara empat dan 18 bulan setelah diketahui diagnosis mesothelioma pastinya. Meskipun tidak ada obat sampai saat ini, beberapa pasien yang didiagnosis dini mesothelioma dapat diberikan kombinasi terapi agresif, seperti operasi, kemoterapi dan radiasi. Kombinasi terapi, yang dikenal sebagai terapi multimodality, saat ini memiliki peluang paling baik untuk memperpanjang umur pasien.

Penulis penelitian menjelaskan, “metilasi Gene menyebabkan perkembangan tumor ganas pada beberapa tumor [mesothelioma ganas] yang secara histologis dibagi menjadi 3 subtipe, yaitu, epithelioid, sarcomatoid, dan jenis bifase, dan itu menunjukkan bahwa ekspresi mesothelin dibatasi untuk jenis epithelioid dan komponen epithelioid bifase tipe MM (malignant mesothelioma). Namun, mekanisme peraturan ekspresi belum diklarifikasi. ”

Pekerja Pipa Asbestos beresiko tinggi mengidap Mesothelioma

Sebanyak 118 spesimen paru-paru diteliti, termasuk 39 MM, 41 karsinoma paru-paru, 26 nonneoplastic lesi paru, dan 12 sampel jaringan paru-paru normal. Spesimen diuji untuk ekspresi mesothelin melalui uji imunohistokimia, bersama dengan status metilasi dari 20 lokasi promotor gen mesothelin.

Hasilnya menunjukkan mesothelin diekspresikan pada subtipe epithelioid dan bagian epithelioid dari subtipe bifase. Namun, ekspresi mesothelin tidak ditemukan baik dalam subtipe sarcomatoid maupun bagian sarcomatous dari jenis bifase. Promotor gen mesothelin secara signifikan mengalami hypomethylasi pada spesimen mesotehelioma ganas tanpa subtipe ketika dibandingkan dengan lesi paru lain dan contoh jaringan paru-paru normal.

Risiko asbes bagi para pekerja industri

Para peneliti menyimpulkan, “Penemuan ini menyarankan bahwa hypomethylasi dari promotor gen mesothelin mungkin secara spesifik terkait dengan pembentukan MM, terlepas dari status ekspresi, dan bahwa ekspresi protein mesothelin hilang pada jenis sarcomatoid karena beberapa mekanisme pengaturan posttranscriptional yang tidak diketahui . ”

Informasi tambahan tentang mesothelioma dapat ditemukan dalam artikel mesothelioma.

Referensi
Asbestos[dot]com

Tukang pipa (Plumber) berisiko tinggi mengidap Mesothelioma

Tukang pipa (Plumber) adalah para pekerja industri paling berisiko untuk mengidap kanker mesothelioma yang mematikan. Itulah temuan dari studi industri asuransi baru-baru ini dilakukan di Inggris.

Dalam suatu laporan yang telah dipersiapkan oleh Claims National, menemukan bahwa tukang pipa atau mantan tukang pipa, serta listrik, pekerja konstruksi bangunan dan montir mobil, memiliki kemungkinan jauh lebih tinggi terkena kanker yang berkaitan dengan asbes dibandingkan orang yang bekerja di industri lain. Ini sebuah temuan yang didukung oleh para peneliti CDC di Amerika Serikat yang menemukan jumlah kematian karena mesothelioma antar tukang pipa dan memprediksi kejadian ini bisa terus meningkat selama 40 tahun.

Asbes merupakan bahan isolasi yang banyak digunakan dalam industri di seluruh dunia sampai tahun 1980-an. Hal ini terutama mengenai ketahan pipa terhadap temperatur ekstrim dan korosi. Meskipun tidak lagi digunakan dalam konstruksi baru - dan bahkan telah dilarang di lebih dari 40 negara (meskipun tidak di AS) - asbes masih ada di sekitar pipa air, dalam pipa fitting dan filamen pemanas air jutaan rumah tua dan bangunan komersial. Tukang pipa yang melakukan pemotongan pipa, perbaikan atau penggantian pipa, dapat melepaskan serat beracun yang merupakan cikal bakal timbulnya mesothelioma, kanker paru-paru, asbestosis dan penyakit lainnya.

Laporan asuransi Inggris memperingatkan tukang pipa dan ex-tukang pipa, mesothelioma adalah penyakit sangat berbahaya karena cenderung berkembang perlahan, dengan gejala yang dapat meniru kondisi lain, diagnosis mesothelioma awalnya sangat kecil kemungkinan ditemukan sampai penyakit ini secara bertahap berkembang dikemudian harinya. Menurut laporan tersebut “Gejala-gejala asbestosis sering hanya muncul 15 sampai 20 tahun setelah paparan awal untuk asbes. Gejala dimulai secara bertahap, dan mungkin menjadi lebih terlihat selama beberapa tahun. Gejala umum adalah sesak napas (awalnya setelah aktivitas fisik, tapi akhirnya sambil istirahat juga), batuk, mengi, dan sakit dada.”

Pada saat yang sama, ‘Daily Telegraph’ di Inggris melaporkan biaya yang dikeluarkan mantan tukang ledeng yang didiagnosa dengan mesotelioma di rumah sakit sekitar 175.000 poundsterling.

Macam-macam Pengobatan Kanker Ganas Mesothelioma

Pengobatan untuk malignant mesothelioma belum ditemukan, tetapi orang yang terkena penyakit ini masih memilih untuk menjalani pengobatan dengan metode campuran atau ikut dalam berbagai uji klinis. Macam-macam teknik pengobatan mesothelioma secara teratur dilakukan dengan prosedur bedah, terapi obat, dan terapi radiasi.

Gejala Kanker Ganas Mesothelioma

Meskipun pengobatan ini yang paling sering didapatkan, Anda dapat menemukan pilihan pengobatan lainnya yang kini meningkat popularitasnya. Beberapa pilihan pengobatan tersebut yaitu terapi gen, immunotherapy, dan terapi photodynamic.

Adapun prosedur bedah yang berbeda dilakukan pada penderita mesothelioma ganas ada 3 jenis yaitu prosedur bedah paliatif, prosedur pembedahan diagnostik, prosedur bedah kuratif. Bedah paliatif ditujukan untuk mengurangi gejala dan menghilangkan semua sel-sel kanker. Walaupun begitu, jenis operasi ini tidak terlalu dianjurkan.

Tujuan pembedahan kuratif adalah menghilangkan sebanyak mungkin kanker mesothelioma, dan berharap tipe terapi ini dapat sepenuhnya menyembuhkan orang. Operasi bedah kuratif biasanya diikuti kemoterapi atau dengan terapi radiasi.

Perbedaan pleural mesothelioma dan peritoneal mesothelioma

Bedah Diagnostik ditujukan untuk melakukan pendekatan dengan menemukan fakta adanya kanker atau tidak pada penderita. Prosedur ini merupakan tambahan yang dapat membantu mengidentifikasi dimana letak kanker, jika ditemukan, diagnosis mesothelioma biasanya masih dalam bentuk non-invasiv.

Obat kemoterapi diberikan secara intravena dengan tujuan menghancurkan jaringan kanker. Sel-sel kanker Mesothelioma berkembang sangat cepat dan pemberian kemoterapi akan lebih efektif jika diberikan secepatnya.

Terapi radiasi dilakukan dengan dengan membandingkan terapi obat, yang bertujuan menghancurkan jaringan kanker dan membatasi penyebaran sel kanker yang banyak sebisa mungkin. Cara ini juga disebut “radiasi pengion” dan biasanya digunakan setelah operasi dilakukan. Mekanisme kerjanya sama dengan perawatan paliatif yang juga tujukan untuk menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh penyakit.

Prognosis Mesothelioma

Terapi Photodynamic biasanya digunakan jika kanker ganas mesothelioma masih kecil dan kurang efektif untuk kanker metastasis.Terapi photodynamic memerlukan terapi obat secara intravena yang nantinya sel kanker akan dibunuh akibat rentan terhadap tertentu.

Pengobatan Gen ini masih eksperimental d?n memerlukan orang yang akan diinfeksi oleh suatu h?? virus yang nantinya melakukan perubahan secara genetik. Virus ini masuk ke sel kanker mesothelioma yang menyebabkan produksi protein. Beberapa waktu setelah virus menginfeksi penderita yang sudah berubah secara genetik, akan diberikan obat kemoterapi yang tidak merusak sel-sel normal, tetapi mampu mematikan sel kanker.

Imunoterapi diberikan unuk mencoba sistem kekebalan tubuh individu untuk menghancurkan sel-sel kanker. Dengan Imunoterapi aktif individu, sel ganas mesothelioma akan dihilangkan yang kemudian digunakan untuk memproduksi vaksin. Orang yang disuntikkan vaksin tersebut, akan mempunyai sistem imun yang mampu mengenali “sel vaksin mesothelioma ganas” sebagai zat berbahaya, sehingga adanya sel kanker itu sendiri dikenal sebagai zat berbahaya.

Referensi
Press Submission
Baca juga artikel kedokteran dan kesehatan lainnya seperti Tips pacu kekuatan memori otak dan Asuhan Kebidanan Keluarga di blog Jevuska.

Vaksin Mesothelioma terbukti Aman

Menurut sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan oleh sebuah laboratorium penelitian kanker di Belanda, vaksin terbaru baru untuk mesothelioma dapat mencegah dan mengobati mesothelioma, suatu bentuk kanker yang berasal dari paparan asbes. Para peneliti telah menguji vaksin pada 10 pasien yang telah didiagnosis dengan mesothelioma, dengan mereka semua menunjukkan peningkatan kadar antibodi terhadap penyakit dan tiga di antaranya menunjukkan bahwa tumor telah menurun dalam hal ukurannya.

Apa gejala penyakit kanker mesothelioma?

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, menjelaskan bagimana vaksin bekerja dengan menciptakan sel-sel dendritik antigen pada tumor ganas mesothelioma pada lapisan cairan di paru-paru pasien. Dr Joachim Aerts, sang penulis penelitian dan juga spesialis paru-paru di Erasmus Medical Center di Rotterdam, mengatakan bahwa pendekatan dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh pasien berguna untuk menyerang tumor dan menciptakan kekebalan pada penyakit, dibandingkan dengan menggunakan radiasi konvensional atau dengan perawatan kemoterapi.

Bagaimana gambaran histologis mesothelioma?

Dr Aerts mengatakan bahwa ini merupakan salah satu bentuk pengobatan yang relatif baru untuk kanker yang disebut immunotherapy. Vaksin mesothelioma dapat digunakan dan relatif lebih aman, dengan sedikit efek samping bila dibandingkan dengan metode pengobatan saat ini. Dia mengungkapkan harapan bahwa studi lebih lanjut dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien dengan penyakit mesotelioma. Saat ini, pasien yang didiagnosis dengan mesothelioma, prognosis hidupnya hanya tinggal kurang dari dua tahun.

Pasien yang telah terpapar asbes biasanya tidak menampilkan gejala mesothelioma selama beberapa tahun, atau bahkan puluhan tahun, setelah terpapar awal periode. Pada saat itu, metastase mesothelioma akan terus berjalan dalam paru-paru dan merembes ke organ-organ lain. Sisi lain dari studi ini adalah bahwa vaksin dapat menjadi pengobatan langsung bagi para pekerja yang terpapar asbes.

Walaupun efek samping yang ditunjukkan oleh pasien dalam penelitian ini tidak separah seperti yang dialami oleh pasien yang menjalani perawatan kemoterapi atau radiasi, salah satu efek potensial berasal dari perubahan dari sistem kekebalan tubuh pasien selama immunotherapy. Studi mencatat bahwa pasien pulih dengan cepat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit autoimun terkait.

Perbedaan antara pleural mesothelioma dan peritoneal mesothelioma

Dr Aerts mencatat adanya potensi masalah ada pada gangguan imunosupresif. Dia mengatakan bahwa masalah utama untuk perawatan mesothelioma adalah tumor menciptakan suatu lingkungan pada mesothelium pleura yang dapat mengurangi efek dari vaksin. Dia menyebutkan bahwa langkah berikutnya dalam pengembangan vaksin yaitu bagaimana memberikan imunosupresif di sekitar kanker untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.

Dr Aerts dan rekan-rekan peneliti telah melakukan sejumlah tes pada efek pada sel dendritik dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi tumor kanker pada tikus. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa vaksinasi menghasilkan antibodi yang diperlukan untuk menghancurkan sel-sel ganas dan tetap menjaga jaringan sehat di sekitarnya untuk menghasilkan kekebalan yang spesifik.

Silahkan baca juga tentang sayur paria sebagai obat alternatif kanker payudara dan kelainan dermatologis pada bayi di artikel kesehatan ini.