Macam-macam Pengobatan Kanker Ganas Mesothelioma

Pengobatan untuk malignant mesothelioma belum ditemukan, tetapi orang yang terkena penyakit ini masih memilih untuk menjalani pengobatan dengan metode campuran atau ikut dalam berbagai uji klinis. Macam-macam teknik pengobatan mesothelioma secara teratur dilakukan dengan prosedur bedah, terapi obat, dan terapi radiasi.

Gejala Kanker Ganas Mesothelioma

Meskipun pengobatan ini yang paling sering didapatkan, Anda dapat menemukan pilihan pengobatan lainnya yang kini meningkat popularitasnya. Beberapa pilihan pengobatan tersebut yaitu terapi gen, immunotherapy, dan terapi photodynamic.

Adapun prosedur bedah yang berbeda dilakukan pada penderita mesothelioma ganas ada 3 jenis yaitu prosedur bedah paliatif, prosedur pembedahan diagnostik, prosedur bedah kuratif. Bedah paliatif ditujukan untuk mengurangi gejala dan menghilangkan semua sel-sel kanker. Walaupun begitu, jenis operasi ini tidak terlalu dianjurkan.

Tujuan pembedahan kuratif adalah menghilangkan sebanyak mungkin kanker mesothelioma, dan berharap tipe terapi ini dapat sepenuhnya menyembuhkan orang. Operasi bedah kuratif biasanya diikuti kemoterapi atau dengan terapi radiasi.

Perbedaan pleural mesothelioma dan peritoneal mesothelioma

Bedah Diagnostik ditujukan untuk melakukan pendekatan dengan menemukan fakta adanya kanker atau tidak pada penderita. Prosedur ini merupakan tambahan yang dapat membantu mengidentifikasi dimana letak kanker, jika ditemukan, diagnosis mesothelioma biasanya masih dalam bentuk non-invasiv.

Obat kemoterapi diberikan secara intravena dengan tujuan menghancurkan jaringan kanker. Sel-sel kanker Mesothelioma berkembang sangat cepat dan pemberian kemoterapi akan lebih efektif jika diberikan secepatnya.

Terapi radiasi dilakukan dengan dengan membandingkan terapi obat, yang bertujuan menghancurkan jaringan kanker dan membatasi penyebaran sel kanker yang banyak sebisa mungkin. Cara ini juga disebut “radiasi pengion” dan biasanya digunakan setelah operasi dilakukan. Mekanisme kerjanya sama dengan perawatan paliatif yang juga tujukan untuk menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh penyakit.

Prognosis Mesothelioma

Terapi Photodynamic biasanya digunakan jika kanker ganas mesothelioma masih kecil dan kurang efektif untuk kanker metastasis.Terapi photodynamic memerlukan terapi obat secara intravena yang nantinya sel kanker akan dibunuh akibat rentan terhadap tertentu.

Pengobatan Gen ini masih eksperimental d?n memerlukan orang yang akan diinfeksi oleh suatu h?? virus yang nantinya melakukan perubahan secara genetik. Virus ini masuk ke sel kanker mesothelioma yang menyebabkan produksi protein. Beberapa waktu setelah virus menginfeksi penderita yang sudah berubah secara genetik, akan diberikan obat kemoterapi yang tidak merusak sel-sel normal, tetapi mampu mematikan sel kanker.

Imunoterapi diberikan unuk mencoba sistem kekebalan tubuh individu untuk menghancurkan sel-sel kanker. Dengan Imunoterapi aktif individu, sel ganas mesothelioma akan dihilangkan yang kemudian digunakan untuk memproduksi vaksin. Orang yang disuntikkan vaksin tersebut, akan mempunyai sistem imun yang mampu mengenali “sel vaksin mesothelioma ganas” sebagai zat berbahaya, sehingga adanya sel kanker itu sendiri dikenal sebagai zat berbahaya.

Referensi
Press Submission
Baca juga artikel kedokteran dan kesehatan lainnya seperti Tips pacu kekuatan memori otak dan Asuhan Kebidanan Keluarga di blog Jevuska.

Diagnosis Mesothelioma anak 12 tahun

Taylor Boerem, seorang anak laki-laki 12 tahun didiagnosis dengan mesothelioma peritoneal. Taylor di-diagnosis dengan stadium 4 mesothelioma peritoneal pada tanggal 24 Maret 2010. Mesothelioma adalah bentuk kanker yang hampir langka disebabkan oleh paparan asbes. Kebanyakan kasus terdiri dari jenis mesothelioma pleura dan berkembang di paru-paru, tetapi mesothelioma peritoneal berkembang di lapisan perut.

Hal ini sangat jarang untuk orang usia Taylor yang di-diagnosis dengan kanker ganas mesothelioma. Dari waktu seseorang terkena asbes, gejala sering terjadi antara 20 dan 50 tahun untuk muncul. Namun, anak-anak muda yang terkena asbes lebih rentan untuk berkembangnya penyakit ini dibandingkan dengan orang dewasa.

Orangtua Taylor, Trevor dan Mary Boerem, melihat putra mereka mengalami penurunan berat badan, kelelahan, sakit kepala, mual dan berkeringat di malam hari, yang semuanya gejala malignant mesothelioma. Keluarga awalnya mencoba perawatan chiropractic sebelum menjalani pembedahan eksplorasi pada tanggal 19 Maret 2010.

Setelah mengevaluasi hasil dan tes tambahan, kanker telah banyak ditemukan di sekitar perutnya. Mrs Boerem mengatakan bahwa penelitian menunjukkan Taylor adalah anak keenam untuk di-diagnosis dengan mesothelioma peritoneal dan ia adalah orang termuda saat ini yang terkena kanker.

Taylor telah menjalani operasi dan perawatan lainnya di National Institutes of Health di Bethesda, Maryland. Mengacu pada kondisi Taylor, Mrs Boerem berkata, “Dia telah mendengar dari orang lain mengenai prognosis mesothelioma ini.”

Referensi
Asbestos.com News 18 Juni 2010

Baca juga artikel mesothelioma lainnya seperti Vaksin untuk Mesothelioma dan Pengobatan Mesothelioma dengan Photodynamic Therapy di blog Jevuska.

Vaksin Mesothelioma terbukti Aman

Menurut sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan oleh sebuah laboratorium penelitian kanker di Belanda, vaksin terbaru baru untuk mesothelioma dapat mencegah dan mengobati mesothelioma, suatu bentuk kanker yang berasal dari paparan asbes. Para peneliti telah menguji vaksin pada 10 pasien yang telah didiagnosis dengan mesothelioma, dengan mereka semua menunjukkan peningkatan kadar antibodi terhadap penyakit dan tiga di antaranya menunjukkan bahwa tumor telah menurun dalam hal ukurannya.

Apa gejala penyakit kanker mesothelioma?

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, menjelaskan bagimana vaksin bekerja dengan menciptakan sel-sel dendritik antigen pada tumor ganas mesothelioma pada lapisan cairan di paru-paru pasien. Dr Joachim Aerts, sang penulis penelitian dan juga spesialis paru-paru di Erasmus Medical Center di Rotterdam, mengatakan bahwa pendekatan dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh pasien berguna untuk menyerang tumor dan menciptakan kekebalan pada penyakit, dibandingkan dengan menggunakan radiasi konvensional atau dengan perawatan kemoterapi.

Bagaimana gambaran histologis mesothelioma?

Dr Aerts mengatakan bahwa ini merupakan salah satu bentuk pengobatan yang relatif baru untuk kanker yang disebut immunotherapy. Vaksin mesothelioma dapat digunakan dan relatif lebih aman, dengan sedikit efek samping bila dibandingkan dengan metode pengobatan saat ini. Dia mengungkapkan harapan bahwa studi lebih lanjut dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien dengan penyakit mesotelioma. Saat ini, pasien yang didiagnosis dengan mesothelioma, prognosis hidupnya hanya tinggal kurang dari dua tahun.

Pasien yang telah terpapar asbes biasanya tidak menampilkan gejala mesothelioma selama beberapa tahun, atau bahkan puluhan tahun, setelah terpapar awal periode. Pada saat itu, metastase mesothelioma akan terus berjalan dalam paru-paru dan merembes ke organ-organ lain. Sisi lain dari studi ini adalah bahwa vaksin dapat menjadi pengobatan langsung bagi para pekerja yang terpapar asbes.

Walaupun efek samping yang ditunjukkan oleh pasien dalam penelitian ini tidak separah seperti yang dialami oleh pasien yang menjalani perawatan kemoterapi atau radiasi, salah satu efek potensial berasal dari perubahan dari sistem kekebalan tubuh pasien selama immunotherapy. Studi mencatat bahwa pasien pulih dengan cepat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit autoimun terkait.

Perbedaan antara pleural mesothelioma dan peritoneal mesothelioma

Dr Aerts mencatat adanya potensi masalah ada pada gangguan imunosupresif. Dia mengatakan bahwa masalah utama untuk perawatan mesothelioma adalah tumor menciptakan suatu lingkungan pada mesothelium pleura yang dapat mengurangi efek dari vaksin. Dia menyebutkan bahwa langkah berikutnya dalam pengembangan vaksin yaitu bagaimana memberikan imunosupresif di sekitar kanker untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.

Dr Aerts dan rekan-rekan peneliti telah melakukan sejumlah tes pada efek pada sel dendritik dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi tumor kanker pada tikus. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa vaksinasi menghasilkan antibodi yang diperlukan untuk menghancurkan sel-sel ganas dan tetap menjaga jaringan sehat di sekitarnya untuk menghasilkan kekebalan yang spesifik.

Silahkan baca juga tentang sayur paria sebagai obat alternatif kanker payudara dan kelainan dermatologis pada bayi di artikel kesehatan ini.

Mesothelioma Histology: Gambaran sel kanker mesothelioma

Gambaran histology kanker mesothelioma terdiri dari sel-sesl epitel atau sel-sel fibrosa dan bisa juga keduanya. Bentuk histology sel epitel mesothelioma kadang-kadang menyebabkan kebingungan dengan peripheral anaplastic lung carcinomas atau metastatic carcinomas. Usaha diagnosis mesothelioma dengan sitologi atau biopsi jarum pleura sering tidak berhasil. Hal ini membuat sedikit menyulitkan dalam membedakan mesotelioma dengan adenokarsinoma pada spesimen jaringan yang kecil.

Teknik Photodynamic Therapy membantu dalam pengobatan Mesothelioma

Tindakan thoracoscopy cukup berguna dalam mendapatkan spesimen untuk keperluan diagnostik. Pemeriksaan kanker mesothelioma pada operasi dan penggunaan stain atau mikroskop elektron sering dapat membantu. Stain khusus dilaporkan paling berguna untuk mengetahui gambaran histologi mesothelioma, stain khusus itu termasuk acid-Schiff diastase, hyaluronic acid, mucicarmine, CEA, dan Leu M1.

Gejala Kanker Mesothelioma

Gambaran histologis sel mesothelioma sangat mempengaruhi untuk progonosis mesothelioma, dan sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa pasien mesotelioma dengan sel-sel epitel memberikan prognosis yang lebih baik dibandingkan dengan gambaran histologi mesothelioma sarcomatous atau sel campuran.

Pengobatan Mesothelioma dengan Photodynamic Therapy

Beberapa terapi percobaan saat ini sedang dilakukan untuk pengobatan kanker mesothelioma, salah satu yang paling menjanjikan adalah teknik yang disebut Photodynamic Therapy (PDT).

Beda antara kanker pleural mesothelioma dan peritoneal mesothelioma

Mesothelioma atau yang biasa disebut kanker asbestos, merupakan kanker yang sangat agresif dan mematikan, penyakit ini mempengaruhi lapisan dada (mesothelioma pleura) dan rongga perut (mesothelioma peritoneal), umumnya kurang responsif terhadap pengobatan tradisional seperti kemoterapi dan radiasi. Sejumlah pengobatan lain, seperti terapi gen, immunoterapi dan pendekatan alternatif dapat memberi harapan untuk penderita kanker mesotelioma.

Photodynamic therapy atau terapi fotodinamis adalah salah satu jenis pengobatan mesothelioma yang sangat menjanjikan kedepannya. Metode ini menggabungkan tiga unsur yang terpisah yaitu nontoxic, photosensitizing compound, oksigen dan visible light. Terapi fotodinamis menargetkan sel-sel kanker mesothelioma. Biasanya diberikan selama atau setelah pembedahan untuk menghilangkan sisa bagian dari tumor.

Kemoterapi Cisplatin dan Carboplatin untuk kanker Mesothelioma

Berbeda halnya dengan kemoterapi dan radiasi, yang cenderung memiliki efek terbakar pada tubuh pasien, Photodynamic Therapy memberikan keuntungan yang jelas bahwa ia tidak membunuh sel-sel yang sehat-non-cancerous cells. Ini berarti bahwa efek samping dari perawatan kanker mesotelioma dapat dikurangi dan tentunya prognosis mesothelioma akan lebih baik.

Di Amerika, Photodynamic Therapy ini telah disetujui oleh Food and Drug Administration-suatu badan POM seperi di Indonesia-untuk beberapa jenis kanker, walaupun penggunaannya untuk mengobati mesothelioma masih dalam tahap percobaan.

Gejala Penyakit Kanker Mesothelioma

Terdapat sekitar 3.000 kasus baru kanker mesothelioma yang didiagnosis setiap tahun di Amerika Serikat, dan di seluruh dunia, dan telah ada 20.000 orang meninggal karena penyakit ini setiap tahun. Hampir semua diagnosis mesothelioma dikaitkan dengan adanya kontak dengan asbestos, bahan mineral yang pernah dimasukkan ke dalam berbagai macam produk komersial yang bisa membuat tahan api (fireproof). Meskipun penggunaan asbes memuncak pada tahun 1970-an, mesothelioma memiliki periode laten yang sangat panjang untuk didiagnosis dan karena itu tidak dapat didiagnosis hanya dalam setahun, atau bahkan puluhan tahun setelah terjadi kontak.


Video Pengobatan Mesothelioma dengan Photodynamic Therapy

Credit:
www.asbestos.net
Foto: www.burtonhospitals.nhs.uk