Robot terapi untuk penderita stroke
Terapi intensif menggunakan robot telah membantu pasien meningkatkan gerakan lengan penderita stroke tahunan, menurut sebuah penelitian di AS. Penelitian ini dilakukan di Brown University, Rhode Island. Pelatihan dengan menggunakan robot ini memakan waktu tiga bulan pelatihan. The New England Journal of Medicine edisi 16 April 2010 melaporkan bahwa banyak penderita stroke telah dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Gejala Stroke Non Hemoragik Walaupun robot terapi ini masih dalam tahap awal pengembangan, namun metode ini cukup mampu memberikan harapan baru penderita stroke. Stroke dapat membuat...