Inhaler Asma

AsthmaMD: Aplikasi iPhone untuk Penderita Asma

Setiap hari 11 orang meninggal karena asma di Amerika Serikat, blog artikel kedokteran ini belum mengetahui dengan pasti mengenai data penderita asma di indonesia, entah itu data pasien yang meningggal karena asma ataupun pasien asma yang masih hidup. Jika merujuk dari data penderita asma di Amerika Serikat, orang yang berpenyakit asma menduduki seperempat dari semua kunjungan ke unit gawat darurat. Sejak tahun 1980, tingkat kematian asma secara keseluruhan telah meningkat sebesar 50%.

AsthmaMD Aplikasi iPhone

Penyakit asma bronkial memang belum ada obat, hal yang memungkinkan untuk menurunkan resiko terjadinya kematian akibat asma adalah mengetahui faktor pencetus timbulnya asma. Begitu juga untuk menghindari bangkitnya serangan asma (status asmaticus), faktor-faktor pencetus timbulnya asma yang terpenting harus diketahui dengan pasti.

iPhone yang merupakan gadget pintar yang kini sudah beredar di Indonesia, sangat kaya akan aplikasi teknologi. Nah, AsthmaMD merupakan aplikasi iPhone yang diperuntukkan bagi dunia kesehatan khususnya bagi penderita asma. AsthmaMD diciptakan oleh Dr. Sam Pejham, seorang dokter dan peneliti di Amerika Serikat. Aplikasi iPhone AsthmaMD bertujuan untuk membantu para penderita asma. Dalam aplikasi tersebut tersedia berbagai macam fungsi seperti diary harian serangan yang membantu penderita mencatat tingkat keparahan serangan, mencatat faktor-faktor pencetus asma hingga obat-obat apa saja yang dibutuhkan jika terjadi serangan. Masih banyak fungsi dari aplikasi iPhone ini. Kamu bisa lihat sendiri melalui video YouTube di bawah ini.




Dari berbagi fungsi yang ditawarkan dalam aplikasi iPhone AsthmaMD, hal yang menarik adalah pengguna dapat memilih untuk berbagi data secara anonim lewat layanan online yang sudah tersedia. Data tersebut dikumpulkan dan akan digunakan bersama para peneliti. Pihak AsthmaMD mengatakan bahwa hal ini akan membantu dokter dan peneliti untuk lebih memahami penyakit asma, dan dapat membantu orang-orang tahu kapan dan bagaimana kemungkinan timbulnya serangan asthma. Well, semoga dengan adanya penemuan aplikasi kesehatan seperti ini, dapat juga mengurangi resiko bangkitnya status asmatikus dan juga mengurangi resiko kematian akibat asma. Hmm.. aplikasi bagus yang saya pikir tidak hanya diperuntukkan bagi pasien. Bagaimana dok?!

Leave a Reply

*

*