Tukang pipa (Plumber) berisiko tinggi mengidap Mesothelioma

Tukang pipa (Plumber) adalah para pekerja industri paling berisiko untuk mengidap kanker mesothelioma yang mematikan. Itulah temuan dari studi industri asuransi baru-baru ini dilakukan di Inggris.

Dalam suatu laporan yang telah dipersiapkan oleh Claims National, menemukan bahwa tukang pipa atau mantan tukang pipa, serta listrik, pekerja konstruksi bangunan dan montir mobil, memiliki kemungkinan jauh lebih tinggi terkena kanker yang berkaitan dengan asbes dibandingkan orang yang bekerja di industri lain. Ini sebuah temuan yang didukung oleh para peneliti CDC di Amerika Serikat yang menemukan jumlah kematian karena mesothelioma antar tukang pipa dan memprediksi kejadian ini bisa terus meningkat selama 40 tahun.

Asbes merupakan bahan isolasi yang banyak digunakan dalam industri di seluruh dunia sampai tahun 1980-an. Hal ini terutama mengenai ketahan pipa terhadap temperatur ekstrim dan korosi. Meskipun tidak lagi digunakan dalam konstruksi baru – dan bahkan telah dilarang di lebih dari 40 negara (meskipun tidak di AS) – asbes masih ada di sekitar pipa air, dalam pipa fitting dan filamen pemanas air jutaan rumah tua dan bangunan komersial. Tukang pipa yang melakukan pemotongan pipa, perbaikan atau penggantian pipa, dapat melepaskan serat beracun yang merupakan cikal bakal timbulnya mesothelioma, kanker paru-paru, asbestosis dan penyakit lainnya.

Laporan asuransi Inggris memperingatkan tukang pipa dan ex-tukang pipa, mesothelioma adalah penyakit sangat berbahaya karena cenderung berkembang perlahan, dengan gejala yang dapat meniru kondisi lain, diagnosis mesothelioma awalnya sangat kecil kemungkinan ditemukan sampai penyakit ini secara bertahap berkembang dikemudian harinya. Menurut laporan tersebut “Gejala-gejala asbestosis sering hanya muncul 15 sampai 20 tahun setelah paparan awal untuk asbes. Gejala dimulai secara bertahap, dan mungkin menjadi lebih terlihat selama beberapa tahun. Gejala umum adalah sesak napas (awalnya setelah aktivitas fisik, tapi akhirnya sambil istirahat juga), batuk, mengi, dan sakit dada.”

Pada saat yang sama, ‘Daily Telegraph’ di Inggris melaporkan biaya yang dikeluarkan mantan tukang ledeng yang didiagnosa dengan mesotelioma di rumah sakit sekitar 175.000 poundsterling.

2 Replies to “Tukang pipa (Plumber) berisiko tinggi mengidap Mesothelioma”

  1. mw tanya, kalau pemakaian asbes untuk atap rumah bagaimana ya?…

    mw tanya, kalau pemakaian asbes untuk atap rumah bagaimana ya? apakah jika sudah ditutup dengan triplek atau plafon akan meminimalisir atau menghilangkan efek tersebut?

    • Kalo untuk asbes untuk atap rumah, sebenarnya efek yang paling…

      Kalo untuk asbes untuk atap rumah, sebenarnya efek yang paling berpengaruh pada para pekerja atap tersebut. Kalo sudah ditutupi dengan triplek atau plafon, akan meminimalisir efek asbes untuk orang yang akan tinggal dibawah atap tersebut.

Leave a Reply

*

*