Definisi transgender, asal-usul dan perubahan gender

Bagaimana definisi transgender sebenarnya? tentunya Anda harus mengetahui lebih dulu asal usul transgender dan bagaimana perubahan gender itu terjadi.

Transgender

Bagaimana definisi transgender sebenarnya? tentunya Anda harus mengetahui lebih dulu asal usul transgender dan bagaimana perubahan gender itu terjadi.

Asal-usul gender
Seks biologis dan gender adalah dua hal yang berbeda. Gender tidak berdasarkan pada anatomi fisik, tetapi berdasar pada apakah seseorang mengidentifikasi dirinya menjadi laki-laki atau perempuan dan bagaimana mereka hidup atau ingin menjalani kehidupan mereka. Di sisi lain, seks biologis melibatkan kromosom, gonad, hormon seks, struktur reproduksi internal dan genital eksternal. Saat lahir, kita mengidentifikasi individu sebagai laki-laki atau perempuan didasarkan pada faktor-faktor ini.

Apakah anak-anak akan mengidentifikasikan dirinya sebagai laki-laki atau perempuan dapat menjadi cerita yang lain. Pada anak-anak, mereka akan menyadari dan mengidentifikasi gendernya pada usia 18 bulan dan 3 tahun. Tentu saja, kebanyakan orang mengembangkan identitas gender sesuai dengan seks biologis mereka. Namun terkadang, gender seseorang tidak sesuai dengan seks biologis mereka. Kondisi inilah yang sekarang diyakini sebagai asal-usul gender terjadi sebelum kelahiran.

Kini ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pada anak-anak transgender, bagian dari otak dapat berkembang dengan jalur yang berbeda dari perkembangan seks fisik. Ketika ini terjadi, seorang anak mungkin lahir dengan ketidaksesuaian antara identitas gender dan penampilan seks. Meskipun begitu mungkin ada juga sejumlah faktor yang dapat berkontribusi untuk mengubah perkembangan awal dalam penetapan gender. Genetika, obat, faktor lingkungan, stres atau trauma pada ibu selama kehamilan, semuanya mungkin saja menjadi pemicu perubahan gender.

Perubahan Definisi Gender
Selama bertahun-tahun, Asosiasi Psikiatrik Amerika, Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders atau DSM, telah menggunakan istilah Kelainan Identitas Gender (Gender Identity Disorder) untuk menggambarkan orang-orang yang transgender. Nah, tantangannya dengan menggunakan istilah ini adalah bahwa ini dapat mencirikan semua orang-orang yang transgender dimasukkan dalam sakit mental. Oleh sebab itu dalam definisi transgender terbaru oleh DSM menggantikan istilah ini dengan gender dysphoria, suatu kondisi medis di mana orang merasa tidak cocok antara jenis kelamin yang mereka miliki dengan yang dirasakan. Dengan ini, stigma negatif terhadap transgender dapat dihapus. Keadaan mental seseorang memang tidak selalu bisa diubah, tapi tubuh mereka bisa.

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]