Faktor Yang Mempengaruhi Pembiakan Nyamuk Aedes

Mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi pembiakan nyamuk Aedes, tentunya akan lebih mudah untuk mengatasi mewabahnya penyakit demam berdarah dengue.

Nyamuk Aedes aegypti sangat mudah berkembang biak, nyamuk jenis ini adalah perantara dari mewabahnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang diakibatkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk ini. Pada umumnya A. aegypti memiliki habitat di daerah perumahan, sebagaimana kita ketahui, lingkungan perumahan banyak terdapat genangan air bersih, baik itu di bak mandi atau tempat penampungan air lainnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembiakan nyamuk Aedes, diantaranya:
Tempat penampungan air-Nyamuk Aedes

  • Perubahan musim dari panas ke musim hujan atau sebaliknya, dimana banyak air bersih yang tergenang menjadi sumber nyamuk untuk berkembang biak.
  • Bak mandi rumah tangga yang jarang dikuras menjadi tempat telur dan larva nyamuk berkembang di dalam air.
  • Tempat-tempat penampungan air yang terbuka dapat menjadi akses dan sarang nyamuk Aedes untuk bertelur.
  • Sampah dan barang-barang yang dapat menampung air di kala hujan juga menjadi host bagi pembiakan nyamuk.
  • Saluran air atau selokan yang tergenang dan tidak mengalir di sekitar lingkungan rumah tangga akan memudahkan bagi nyamuk Aedes dalam melakukan pembiakan.
  • Kurangnya kesadaran dan perhatian masyarakat akan kebersihan lingkungan dan pemahaman akan penyebaran vektor nyamuk Aedes.
  • Telur Aedes aegypti sangat tahan terhadap kekeringan dan dapat bertahan sampai 1 bulan lamanya. Oleh karena itu, jika telur ini terendam air maka ia dapat menetas dan menjadi larva.
  • Nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue dapat mengakibatkan nyamuk tersebut kurang handal dalam mengisap darah, nyamuk ini akan berulang kali menusukkan proboscis-nya dan tidak berhasil mengisap darah sehingga nyamuk akan berpindah dari satu orang ke orang lain dan terjadilah penularan virus yang semakin melebar.
  • Adanya kemampuan nyamuk Aedes dalam melakukan perjalanan jarak jauh (sampai dengan 75 mil/121 km) dari tempat mereka berkembang biak, merupakan salah satu faktor juga bagi nyamuk untuk terus melakukan pembiakan di mana-mana. Mereka akan terus-menerus menggigit mamalia (khususnya manusia), terutama saat pagi dan sore hari.
  • Anak-anak sekolah banyak terinfeksi virus ini, karena mereka selalu berada dalam kelas dari pagi hingga sore, di mana tempat gelap seperti laci meja, bawah meja dan bangku menjadi tempat kesukaan nyamuk Aedes. Kurangnya kesadaran dari para siswa atau guru untuk membersihkan kelas atau tidak melakukan penyemprotan DBD dapat membuat penyebaran nyamuk Aedes yang terinfeksi semakin meluas.
  • Ketiadaan atau keterbatasan dana dan alat penyemprot nyamuk DBD yang dipunyai pemerintah setempat dalam melakukan fogging, dapat pula membuat pembiakan nyamuk Aedes semakin berkembang.

Setelah Anda mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi pembiakan nyamuk Aedes, tentunya akan lebih mudah untuk mengatasi wabah penyakit DBD. Bagaimanapun juga, penyakit ini merupakan jenis penyakit menular yang cukup serius jika tidak ditangani dengan segera dan dapat mengakibatkan kematian pada orang yang terjangkit virus dengue.

Referensi

  • How Mosquitoes Work, Howstuffworks, Web
  • Aedes aegypti, Wikipedia, Web

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]