Cara backup WordPress sebelum update

Backup WordPress sebelum update untuk versi terbaru dengan berbagai macam cara, baik itu manual ataupun otomatis untuk memulihkan blog jika terjadi masalah.

Cara backup WordPress sebelum update

WordPress 3.5 telah rilis, pastikan lakukan backup WordPress sebelum update blog Anda. Mungkin Anda sering tidak hiraukan pesan dari WordPress pada saat mengklik tombol “Update Now” melalui dashboard WordPress Updates.

Important: before updating, please back up your database and files. For help with updates, visit the Updating WordPress Codex page

Pihak WordPress bahkan memberi latar belakang warna kuning agar Anda berhati-hati dan memperhatikan pesan penting tersebut sebelum melakukan update blog WordPress Anda. Jika Anda adalah orang yang taat dalam berlalu lintas tentu paham akan warna-warni seperti itu. :)

Backup WordPress maksudnya adalah mengamankan semua file WordPress dan database terlebih dahulu dengan menyimpan hasil duplikatnya di dalam server biasa, server cloud atau langsung di komputer Anda. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar bisa memulihkan kembali/restore blog WordPress Anda jika terjadi masalah atau konflik antara file-file atau database lama dengan yang baru. Konflik yang biasanya terjadi adalah belum mendukungnya plugin wp versi sebelumnya dengan wp versi terbaru. Ada 2 cara backup database dan file WordPress, yaitu dengan cara otomatis dan manual.

Backup WordPress cara otomatis

WordPress telah menyediakan banyak plugin backup yang dapat Anda gunakan. Masing-masing plugin berbeda-beda dalam cara melakukan backup. Pastikan plugin yang digunakan nantinya mendukung dengan versi WP blog Anda sekarang. Baca deskripsi plugin backup tersebut untuk melihat kemampuannya dalam membackup file. Perhatikan juga apakah backup yang dilakukan untuk file WordPress saja, database atau keduanya. Masuk di sini untuk melihat daftar plugin backup WordPress.

Backup WordPress cara manual

Cara ini juga ada beberapa macam, diantaranya adalah:

  • FTP Backups dan Shell Script: backup dilakukan secara otomatis ke FTP server blog Anda dengan menggunakan skrip.
  • cPanel: Tersedia File Manager, phpMyAdmin, dan MySQL di server Anda untuk backup file dan database,
  • FTP Client: program ftp yang dapat dijalankan di komputer Anda, misalnya FileZilla atau Fire FTP add-ons browser Mozilla Firefox. Software ini khusus untuk backup file, tidak database.

File-file WordPres yang harus Anda backup adalah:

  • File instalasi WordPress
  • Plugin WordPress
  • Theme WordPress
  • Gambar dan dokumen
  • File javascripts, PHP, dan file kode lainnya
  • File-file tambahan dan halaman web statis

Anda tinggal memilih cara backup mana yang Anda pikir lebih baik, dan pastinya selalu lakukan backup terhadap file-file dan database blog WordPress Anda sebelum di-update ke WP versi terbaru.

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

1 thought on “Cara backup WordPress sebelum update”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]