Obesitas (Kegemukan): Pengertian & Permasalahannya

Pengertian Obesitas menurut WHO dan masalah obesitas pada anak dan orang dewasa serta cara pencegahannya.

Anak Obesitas

Pengertian Obesitas yang didefinisikan oleh WHO yaitu obesitas merupakan suatu bentuk akumulasi dari jumlah lemak yang abnormal atau berlebihan yang dapat memberikan risiko pada kesehatan seseorang. Untuk menilai seseorang obesitas atau tidak dapat menggunakan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT). Seseorang dengan IMT 30 atau lebih pada umumnya dianggap sebagai obesitas.

Sejumlah penyakit kronis berkaitan erat dengan faktor kegemukan atau obesitas, seperti diabetes, kanker dan penyakit jantung. Masalah obesitas merupakan masalah hanya di negara-negara berpenghasilan tinggi, namun kini kegemukan juga mulai meningkat drastis di negara-negara yang mempunyai penghasilan rendah dan menengah, terkhusus di daerah perkotaan.

Kegemukan pada anak

Tidak hanya orang dewasa saja yang mengalami masalah obesitas, anak-anak yang kegemukan pun kini semakin banyak jumlahnya. Sebagai fakta yang diungkap oleh WHO, lebih dari 40 juta anak-anak prasekolah di seluruh dunia yang mengalami kelebihan berat badan pada tahun 2008. Angka yang sangat fantastis mengingat data itu diketahui untuk 5 tahun yang lalu. Bagaimana dengan sekarang?. Hal ini merupakan tantangan bagi masyarakat dalam menanggapi masalah kesehatan dan perlu dianggap serius. Anak-anak dengan kelebihan berat badan maka dikemudian hari akan cenderung menjadi orang dewasa yang mempunyai postur badan gemuk. Dan dari fakta ini maka mereka tentunya akan lebih mungkin untuk terkena penyakit diabetes dan penyakit jantung pada usia yang lebih muda dibandingkan anak-anak non-obesitas. Sejalan dengan hal tersebut tentu pada gilirannya akan berkaitan dengan angka kematian prematur dan kecacatan yang lebih tinggi.

Bagi seseorang, obesitas terjadi biasanya dari hasil ketidakseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dikeluarkan oleh tubuh. Peningkatan konsumsi makanan yang tinggi akan kalori dan tanpa dibarengi dengan aktivitas fisik yang setara, maka akan menyebabkan peningkatan berat badan yang tentunya tidak sehat. Tingkat aktivitas fisik yang menurun juga dapat mengakibatkan ketidakseimbangan energi tubuh dan akhirnya berat badan mengalami peningkatan.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya obesitas. Menjaga berat badan yang sehat sangat penting. Jika Anda kekurangan berat badan, kelebihan berat badan, atau obesitas, Anda mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap masalah kesehatan tertentu.

Mencapai berat badan yang sehat dapat membantu Anda mengontrol kolesterol, tekanan darah dan gula darah. Hal ini juga dapat membantu Anda mencegah penyakit berhubungan dengan berat badan. Untuk menjaga berat badan Anda, kalori yang Anda makan harus sama dengan energi yang Anda bakar. Untuk menurunkan berat badan, Anda harus menggunakan lebih banyak kalori daripada apa yang Anda makan. Strategi pengendalian berat badan mungkin termasuk:

  • Memilih makanan rendah lemak, rendah kalori.
  • Makan porsi yang lebih kecil.
  • Minum air bukannya minuman manis.
  • Menjadi aktif secara fisik.

Faktor-faktor seperti pembangunan sosial ekonomi serta kebijakan pemerintah dalam bidang pertanian, transportasi, perencanaan kota, lingkungan, pendidikan, pengolahan makanan, distribusi, pemasaran kebiasaan diet dan preferensi anak-anak serta pola aktivitas fisik mereka akan mempromosikan berat badan yang tidak sehat dan mengarah prevalensi obesitas yang meningkat dengan angka yang fantastis.

Hentikan membuat anak Anda menjadi kegemukan, bukan saatnya anak gemuk itu lucu dan sehat, justru terkadang perlu dikasihani.

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]