Tips request reconsideration di Google Webmaster Tool (Website Deindex)

Apakah Anda mempunyai website atau blog yang deindex atau terkena penalti oleh mesin pencari Google?. Situs yang mengalami masalah dalam hasil penelusuran di Google search engine sering kali terjadi karena melanggar aturan main dari webmaster guidelines yang sudah ditentukan oleh Google. Salah satu contoh yang paling sering terjadi adalah situs auto generate content yang tidak memberikan value (nilai) kepada pengunjung situs itu sendiri dan berefek spam di hasil penelusuran Google. Akibatnya situs tersebut akan di-banned atau diberikan penalty sehingga hasil index halaman situs itu hilang dari hasil pencarian Google. Anda dapat memeriksa apakah situs Anda deindex atau terkena penalty melalui fitur Manual Actions di Google Wemaster Tool.

Manual Actions - Request Reconsideration

Jika sudah terjadi demikian, maka satu-satunya jalan bagi sang pemilik situs adalah mengirimkan surat permintaan pertimbangan ulang (request reconsideration) kepada tim Google untuk meninjau ulang situs yang bermasalah melalui Google Wemaster Tool. Tentunya sebelum mengirimkan request reconsideration, Anda diharuskan memperbaiki situs yang bermasalah tersebut.

Cara mengembalikan website deindex atau terkena penalti

Ada beberapa tips yang cukup ampuh untuk Anda lakukan sebelum dan saat menuliskan request reconsideration, berikut ini adalah cara yang dapat berguna bagi Anda:

  1. Menghapus semua script, file, dan konten yang menurut Anda bermasalah, misalnya script AGC yang tidak layak, konten hasil dari copy paste atau yang melanggar hak cipta (copyrigted), file yang berisi virus atau malware, atau software website yang kira-kira melanggar aturan main Google Webmaster.
  2. Mengganti theme atau template website dengan template yang mendukung untuk semua browser baik itu desktop atau mobile.
  3. Sebaiknya jangan mengisi konten terbaru sebelum mendapatkan lampu hijau dari tim Google.
  4. Pastikan situs Anda sudah terverifikasi di Google Webmaster Tool. Jika belum, Anda dapat melakukan submit domain website Anda terlebih dahulu kemudian memverifikasi kepemilikan situs.
  5. Pada saat mengisi form reconsideration tool, pastikan Anda menyadari dan mengakui dengan jujur tentang kesalahan apa saja yang telah Anda lakukan di situs Anda sehingga menyebabkan website deindex atau terkena penalti Google. Kemudian sampaikan juga kepada tim Google langkah-langkah apa saja yang telah Anda lakukan untuk memperbaiki masalah yang terjadi.
  6. Sebelum Anda dengan benar-benar mengirimkan request reconsideration, tinjau ulang situs Anda lagi, apakah telah sesuai dengan aturan standar web Google, lalu kirimkan surat permintaan Anda.
  7. Salah satu cara yang cukup ekstrim tetapi ampuh untuk mengembalikan situs yang terkena penalti atau deindex, jika platform situs Anda memakai CMS WordPress, lakukan mapping domain ke Blogger/Blogspot tanpa mengikutkan konten lama Anda, lalu request reconsideration di Webmaster Tool.

Anda kemungkinan akan menunggu sampai beberapa hari (sekitar 2 hari sampai 1 minggu) untuk mendapatkan respon atau balasan laporan dari request reconsideration Anda. Jangan sekali-kali melakukan apapun terhadap situs tersebut sampai Anda mendapatkan respon oleh tim Google. Anda perlu bersabar menunggu respon oleh tim review Google, karena pastinya bukan cuma Anda yang mengalami masalah yang sama. Semoga request reconsideration Anda berjalan dengan sukses dan berhasil mengembalikan situs atau domain yang deindex atau terkena penalti Google.

3 Replies to “Tips request reconsideration di Google Webmaster Tool (Website Deindex)”

  1. Maaf mas … kalau misal situs adalah sebuah search MP3…

    Maaf mas … kalau misal situs adalah sebuah search MP3 Engine atau grabber, apakah ada kemungkinan reindex mas … ? Terima kasih atas jawabannya sebelumnya …

    • Selama situsnya mengandung link yang legal untuk download, atau content…

      Selama situsnya mengandung link yang legal untuk download, atau content yang legal, pasti akan reindex. Minta request reconsideration ke Google dan jelaskan bawah situs Anda legal. Jadi grabingnya jangan asal. Pinter-pinter milih situs yang di grab, kalo memungkinkan minta izin dengan pemilik situs untuk di grab.

  2. Makasih Mas artikelnya sangat bermanfaat buat saya. Artikelnya saya copy…

    Makasih Mas artikelnya sangat bermanfaat buat saya. Artikelnya saya copy ke M.Word biar bisa saya baca ulang ya Mas, Terima Kasih

Leave a Reply

*

*