Cara Suntik Subkutan (Injeksi Subkutis)

Bagaimana cara suntik subkutan ? apa saja alat suntik yang harus disiapkan ? dimana area penyuntikan ? dan apa bisa dilakukan sendiri?.

Bagaimana cara suntik subkutan?

Beberapa obat injeksi subkutan seperti obat insulin, telah tersedia suatu kit atau perangkat (pump atau pen) untuk menyuntikkan obat. Namun ada beberapa pasien memilih untuk tidak menggunakan kit tetapi melakukan injeksi sendiri.

Jika obat injeksi Anda itu didinginkan dalam refrigerator (lemari pendingin/kulkas)), maka keluarkan telebih dahulu selama 30 menit sebelum dilakukan injeksi sehingga dapat mencapai suhu kamar. Lalu tempatkan di area yang bersih dan kering.

Suntik Subkutan
Gambar Penyuntikan Subkutan

Persiapan Alat Suntik

Alat-alat yang harus dipersiapkan dalam injeksi subkutan yaitu:

  • Obat injeksi.
  • Air steril.
  • Jarum (needle) steril sekali pakai dan spoit atau syringe (lihat bagian-bagian jarum suntik).
  • Bola kapas alkohol atau alcohol pads Alkohol.
  • Tempat pembuangan jarum suntik, pastikan tempat pembuangan ini untuk membuang sampah biologis yang anti bocor.
  • Plester atau bandaids.

Cuci tangan Anda dengan benar dan bersih sebelum menyiapkan obat injeksi Anda.

Persiapan Injeksi Subkutan

Dokter atau perawat di klinik akan memberikan instruksi pada Anda untuk mempersiapkan dosis untuk obat tertentu.

Cara Menyuntik (injeksi) Diri Sendiri

Pilihlah tempat suntikan Anda. Tempat ini harus menjadi area yang memiliki lapisan lemak antara kulit dan otot. Inilah yang disebut subkutan atau subkutis (hipodermis).

Area Penyuntikan Subkutan

Berikut ini adalah tempat-tempat di bagian tubuh Anda yang memiliki lapisan subkutan:

Area Suntik Subkutan
Gambar Area Suntik Subkutan

  • Permukaan luar lengan atas.
  • Perut, kecuali pusar atau pinggang.
  • Pantat atau bokong.
  • Paha atas.

Jika Anda terlalu kurus, jangan melakukan penyuntikan di daerah perut. Jangan juga menggunakan tempat yang sama untuk setiap kali suntikan. Lakukan rotasi tempat injeksi Anda, dalam pola yang teratur. Ini juga memungkinkan bagi Anda untuk lebih mudah mengingatnya. Untuk melakukan injeksi pada satu tempat suntikan, lakukan injeksi setidaknya 1 ½ inci dari tempat suntikan terakhir. Untuk lebih mudah mengingatnya, catat pada kalender Anda di mana Anda memberimu injeksi terakhir. Ini akan membantu mencegah memberikan suntikan di tempat yang sama terlalu cepat.

Setelah Anda menentukan tempat injeksi di bagian tubuh Anda, bersihkan area suntik (sekitar 2 inci) dengan kapas alkohol. Tunggu area suntik sampai mengering, hal ini dilakukan jangan sampai ada sisa alkohol yang dapat masuk ke pembuluh darah, karena hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah terbakar. Lepaskan tutup jarum, dan jepit lipatan kulit pada area suntik dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk.

Memegang spoit sama caranya dengan Anda memegang pensil. Tusukkan jarum pada sudut 45 sampai 90 derajat pada kulit yang dicubit ke atas. Jarum harus benar-benar masuk seluruhnya ke dalam kulit (area subkutan). Jika Anda melakukan ini dengan cepat, Anda akan merasa sedikit tidak nyaman.

Lakukan aspirasi (menarik kembali) plunger untuk memeriksa apakah ada darah. Jika Anda melihat darah dalam larutan yang di suntik, jangan melakukan suntikan. Tarik jarum dari tempat injeksi dan mulai lagi di lokasi yang baru.

Jika Anda tidak melihat darah, lalu perlahan-lahan dorong plunger untuk menyuntikkan obat. Lepaskan jarum dari kulit dengan lembut dan segera tutup dengan pad alkohol pada tempat suntikan, jangan menggosoknya. Bila terjadi perdarahan, pasang plester verban atau bandaids. Segera buang jarum suntik dan syringe ke dalam tempat pembuangan yang telah disediakan.

Jika Anda mengalami masalah kesehatan setelah melakukan penyuntikan subkutan seperti: terjadi gatal atau ruam, sesak napas, atau muka, bibir dan mulut membengkak, maka Anda harus segera menghubungi dokter atau pergi ke layanan kesehatan darurat.

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]