Waktu Matinya Sel Telur (Ovum) Perempuan

Jika suhu tubuh basal pada fase ke-2 siklus menstruasi di bawah 37 derajat Celcius lalu naik lagi, apakah itu tanda ovum itu mati?.

Mitos suhu basal tubuh

Berbicara mengenai sel telur (ovum) pada perempuan, paling banyak dikaitkan dengan siklus mentruasi dan yang paling penting adalah kehamilan. Memahami proses bagaimana kehamilan terjadi dari dalam memberikan pemahaman yang berharga tentang bagaimana Anda dapat memperbaiki situasi sehingga Anda mendapatkan lebih dekat dengan tujuan Anda yaitu cepat hamil. Ada kepercayaan luas di kalangan perempuan yang mencoba untuk hamil, bahwa jika suhu tubuh basal pada fase ke-2 dari siklus menstruasi di bawah 37 derajat Celcius dan kemudian naik lagi, ini adalah tanda ovum itu mati. Faktanya bahwa itu tidak benar sama sekali, dan mungkin bisa dikatakan itu hanya sekedar mitos.

Berapa lama sel telur dapat hidup?

Mungkin ada beberapa kesalahpahaman lain tentang kapan sel telur mati, ada yang mengatakan terjadi pada hari ke-5 sampai ke-7 setelah ovulasi. Pada dasarnya, informasi ini tidak didukung oleh bukti ilmiah. Sebenarnya, sel telur telah siap konsepsi selama 24 jam setelah ovulasi. Jika pembuahan tidak terjadi dalam periode ini, sel telur akan melewati saluran tuba dan mati di dalam rahim, dan ini adalah proses yang benar-benar normal, dan terjadi setiap siklus ketika tidak jadi hamil, jadi matinya sel telur berlangsung dengan waktu yang sangat cepat, dan mungkin saja hanya dalam hitungan jam.

Kenaikan suhu basal tubuh pasca-ovulasi biasa terjadi pada hari ke-12 dan ke-14. Namun, terkadang perempuan mengira suhu tersebut adalah waktu kematian sel telur. Pada kenyataannya itu mungkin saja menjadi tanda telah terjadi implantasi dan telur dibuahi, yang merupakan tanda kehamilan awal. Implantasi terjadi dimana telur yang telah dibuahi menempel ke dinding rahim, terjadi pada hari 5-7 setelah ovulasi. Proses ini menyebabkan kenaikan estrogen dan suhu basal tubuh menjadi naik, tapi bukan kematian sel telur.

Penetrasi Sperma ke Ovum
Proses sperma melakukan penetrasi ke ovum. (Wikimedia)

Kekurangan progesteron dapat menyebabkan suhu basal tubuh menjadi tidak dinamis dengan perbedaan suhu kurang dari 0,2 Celcius atau kenaikan suhu yang sangat lambat. Suhu yang turun hanya dalam 1-2 hari tidak bisa berarti juga adanya ketidakseimbangan hormon. Progesteron diproduksi oleh yellow body di ovarium dan sampai implantasi terjadi.

Kenapa implantasi bisa tidak terjadi?

Implantasi tidak terjadi artinya Anda tidak jadi hamil. Ada beberapa kasus ketika perempuan tidak memiliki gangguan hormonal dan masih tidak bisa hamil. Kadang-kadang implantasi tidak terjadi jika seorang perempuan memiliki masalah dengan endometrium, lapisan dinding rahim bagian dalam. Endometrium hanya dapat menerima telur yang telah dibuahi ketika sudah siap untuk memberikan kondisi yang optimal bagi perkembangan janin ke depan.

Oleh karena itu, seorang perempuan dapat saja memiliki grafik suhu tubuh basal sempurna tetapi memiliki masalah dengan konsepsi karena masalah endometrium, dan ini hanya dapat didiagnosis jika Anda mengkonsultasikannya dengan dokter kandungan Anda.

Para ginekolog percaya bahwa sekitar 30% dari seluruh kehamilan, berakhir selama tahap ini ketika perempuan bahkan tidak bisa menduga bahwa mereka hamil. Walaupun begitu ini bukanlah jumlah yang tepat, karena setiap diagnosa kehamilan yang dini yaitu 5-7 hari setelah pembuahan hampir tidak mungkin dilakukan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa adanya kenaikan suhu basal tubuh bisa saja menjadikan Anda telah hamil, bukan waktu matinya sel telur.


 Bagikan

Author: Jevuska

Rachmanuddin Chair Yahya a.k.a Jevuska is the founder of Jevuska.Com, a qualified web about offering medical articles, blogging, tips, and tutorial of WordPress. Having written for Jevuska since 2007.

3 thoughts on “Waktu Matinya Sel Telur (Ovum) Perempuan”

  1. Pa kabar mas Jevuska, lama nih saya ga mampir :) Tanya nih mas, kalo istilah kata orang hamil anggur itu gimana ya? Satu lagi, tampilan blognya berubah nih mas? :D

    1. Baik mas.. apa kabar juga nih… yup.. hamil anggur.. biasa juga dikatakan mola, dari istilah mola hidatidosa (hydatidiform mole) terjadi ketika hasil konsepsi tidak berkembang sebagaimana mestinya setelah terjadi fertilisasi, dimana vili chorialis yang akan membentuk plasenta berkembang secara tidak wajar. Tidak terlihat adanya janin, dan ruang rahim hanya terisi oleh jaringan-jaringan yang mirip seperti buah anggur. Lanjut disini untuk sedikit infonya https://jevuska.wordpress.com/2014/02/11/hydatidiform-mole/ :)
      And blog… iya mas… I just like this default WP theme… so awesome!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Use tag [php] to add code, e.g. [php]<?php echo $var; ?>[/php]