Konflik Antara Islam Dan Kristen

Konflik Yahudi Kristen dan IslamMeskipun buku Clash of Civilization Huntington sudah begitu banyak mendapat kritik namun sejurnlah pernyataannya tentang fenomena sosial politik kontemporer tetap menarik untuk disimak karena mendekati realitas yang terjadi, terutama dalam hubungan antara Islam dan Barat. Misalnya, Huntington mencatat, di akhir abad ke-20, sejumlah faktor telah meningkatkan konflik Barat-Islam. Salah satunya adalah upaya Barat untuk mengglobalkan nilai-nilai dan institusinya (seperti sekularisme), menjaga superioritas militer dan ekonominya, dan turut campur dalam berbagai konflik di dunia Islam.

Konflik Islam-Barat (Kristen) menurut Lewis dan Huntington, memang sudah berjalan ratusan tahun dan cenderung meningkat. Lewis membuka bukunya dengan ungkapan, “For more than 1.400 years, since the advent of Islam in Arabia and the incorporation into the Islamic empore and civilization of the formerly Christian eastern and southern shores of Meditterranean, Islam and Christendom have lived side by side— always as neighbors, often as rivals, sometimes as enemies. ‘Lebih dan 1400 tahun, sejak kebangkitan Islam di Arabia dan penaldukan bekas wilayah Kristen di pantai Timur dan Sela tan Mediterania di bawah kekuasaan dan peradaban Islam, Islam dan dunia Kristen telah hidup berdampingan—selalu sebagai tetangga, sering sebagai rival, dan kadangkala sebagai musuh.”
Buku : Tinjauan historis konflik yahudi kristen islam Oleh Adian Husaini – Gema Insani, 2004 – 192 halaman

Makalah Konflik Antara Islam Dan Kristen Di MalukuSebenarnya tanda-tanda konflik sudah mulai terlihat sejak medio November 1998, ketika penduduk Kristen dari desa Hatiwi Besar berkelahi dengan tetangganya, penduduk Muslim dari desa Wailete, di seberang kota Ambon. Pada tembok-tembok bangunan tertulis “usir BBM” (maksudnya: Bugis, Bugis, Makassar; yakni suku-suku pendatang beragama Islam yang bermukim sejak 1970-an dan menguasai pasar dan perdagangan di Ambon karena keuletan berwirausaha). Lalu 14 Januari 1999 sudah terjadi perkelahian di Dobo. kota kecil pulau Aru, menewaskan delapan orang. Kepulangan sejumlah preman dari Jakarta, terutama yang terlibat dalam peristiwa di Jalan Ketapang, yang Kristen niaupun yang Islam, ikut memanaskan suasana.

Konflik fisik di Ambon secara kasat mata dipicu oleh percekcokan di terminal Batumerah antara Usman, pemuda Bugis yang tinggal di kawasan Islam, Batumerah Bawah, dan Yopie Saiya, pemuda Ambon dari kawasan Kristen, Mardika, tanggal 19 Januari 1999, bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Tentang penyebab dan rincian peristiwa ini ada dua versi cerita yang beredar. Versi pertama dari pihak Kristen: Usman
Buku: Sejarah perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia – BPK Gunung Mulia, 2004 – 666 halaman – History of Christians and Muslims in Indonesia.

Leave a Reply

*

*