Konsep Dokumentasi Kebidanan

KONSEP DOKUMENTASI KEBIDANAN

A. Beberapa pengertian dokumentasi antara lain :
1. Dokumen dalam bahasa Inggris “document” berarti satu natau lebih lembar kertas resmi ( Official) dengan tulisan diatasnya
2. Menurut suryono trino ( 1987)
Dokumentasi berasal dari kata dokument yang berarti pustaka, baik ber bentu tulisan maupun bentuk rekaman lainnya seperti pita suara / cassette, vidio film, gambar atau foto
3. Menurut DepKes RI (1995)
Dokumentasi adalah suatu proses pencatatan, penyimpanan informasi atau fakta yang bermakna dalam pelaksanaan kegiatan

B. Tujuan Dokumentasi
1. Sebagai sarana komunikasi melalui tulisan yang bersifat permanen , komunikatif, teliti, dan lengkap yang berguana untuk :
a. Mengurangi kesalahan dan meningkatkan ketelitian dalam asuhan kebidanan
b. Keefektifan waktu sehingga tidak ada tumpang tindih tugas
2. Sebagai mekanis mempertanggung jawabkan kwalitas dan kebenaran asuhan
3. Sebagai metode pengumpulan data nyang dibuat secara kronologis pengkajian
4. Sebagai saran pelayanan kebidanan
5. Audit untuk memantau kwalitas pelayanan yang diterima klien ( sesuai saran evaluasi utuk klien terhadap asuhan yang dilaksanakan
6. Sebagai sarana untuk meningkatkan disiplin ilmu dalam Tim pelayanan kesehatan ( Metode Pengembangan IPTEK )

C. Manfaat Dokumentasi Kebidanan
1. Sebagai dokumen yang sah
2. Sebagai sarana komunikasi antara tenaga kesehatan
3. Sebagai dokumen yang berharga untuk mengikuti perkembangan dan evaluasi pasien
4. Sebagai sumber data yang penting untuk penelitian dan pendidikan
5. Sebagai sarana bagi bidan dalam peranannya sebagai pembela (advocate)

D. Syarat – syarat Keterampillan menulis dokumentasi :

1. Susunan kalimat yang mengandung subjek dan predikat
2. Mengikuti tata bahasa yang ditetapkan
3. Komposisi penggunaan kutipan bukan suatu kesimpulan bidan tetapi hasil percakapan dengan klien
4. Ada dan sesuai dengan kondisi klien
5. Menggunakan catatan tindakan menggunakan kalimat aktif bukan pasif, misalnya mengukur TFU
6. Menggunakan ejaan yang benar
7. Catatan ringkasan istilah simbol atau kode yang sifatnya umum dan dimengerti oleh tim kesehatan
8. Hindari pencatatan yang sifatnya umum

E. Pedoman Untuk Pencatatan Legal
1. Jangan menghapus menggunakan tipe-x atau mencoret tulisan yang salah ketika mencatat, karena gambaran akan nmerusak catatan. Yang benar adalah dengan membuat garis pada tulisan yang salah ,lalu diparaf kemudian tulis catatan yang benar
2. Jangan menulis komentar yang bersifat mengkritik klien atau tentang kesehatan yang lain karena pernyataan tersebut dapat digunakan sebagai bukti prilaku yang tidak profesional atau asuhan yang tidak bermutu . Tulisan hanya uraian objektif tentang prilaku klien dan tindakan yang dilakukan oleh gtenaga kesehatan lainnya
3. Koreksi semua kesalahan segera mungkin karena kesalahan menulis dapat diikuti dengan kesalahan tindakan. Jadi jangan tergesa-gesa melengkapi catatan, pas tikan informasi akurat
4. Catatan hanya fakta, catatan harus akurat dan dapat dipercaya pasti apa jyang ditulis adalah fakta jangan berspekulasi atau menulis perkiraan saja
5. Jangan biarkan bagian yang kosong pada catatan bidan, karena orang lain bisa menambahkan informasi yang tidak benar pada bagian yang kosong tersebut
6. Semua catatan harus dibaca, ditulis dengan tinta. Bila tulisan sulit dibaca akan timbul suatu kesalahan penafsiran dan dapat dituntut secara hukum . Bila ditulis dengan pinsil tulisan dapat dihapus atau diganti, maka sebaiknya menggunakan tinta
7. Jika ada instruksi atau pesan dokter / tim, sebelum dilakukan tindakan diklarifikasi dulu catat dengan hasilnya
8. Untuk diri sendiri bukan untuk orang lain
9. Hindari tulisan yang bersifat umum, tulisan harus lengkap, singkat dan padat
10. Membuat dokumentasi dimulai dengan waktu dan diakhiri dengan tanda tangan, nama jelas

Article by: Anonim

Tips menghindari air sickness di pesawat saat perjalanan jauh

Jika Anda sering bepergian atau melakukan perjalanan yang jauh dengan pesawat terbang, maka Anda mungkin suatu waktu mengalami penyakit yang namanya air sickness. Ini adalah suatu bentuk penyakit yang terjadi sebagai akibat dari tekanan udara dan gangguan telinga bagian dalam, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh. Adalah normal bahkan untuk orang sehat mengalami air sickness, tetapi tidak harus terjadi. Ada solusi sederhana dan alami yang dapat Anda terapkan untuk menjaga tubuh Anda tetap sehat.

Pada saat awal merasa air sickness, ambil setengah pala dan masukkan di bawah lidah Anda. Pala dapat menenangkan dan menstabilkan efek, dan ketika ditempatkan di bawah lidah akan memasuki aliran darah dengan cepat.

Jika Anda rentan terhadap air sickness, sempatkan beberapa menit bagi Anda menyeruput teh jahe. Jika maskapai tidak memiliki teh jahe (tentunya sebagian besar tidak), bawalah sendiri dan minta air panas. Jahe memiliki efek anti-mual alami.

Hindari gula atau makanan tinggi karbohidrat sebelum penerbangan. Gula dan karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan adrenalin, yang dapat memberikan air sickness atau serangan panik. Jika makan sebelum penerbangan, makanlah makanan tinggi protein dengan beberapa sayuran rendah karbohidrat.

Minyak peppermint adalah obat yang baik untuk air sickness dan mual. Sebelum penerbangan, simpan dalam wadah kecil. Jika tidak tersedia, bawalah beberapa permen peppermint.

Saat pemesanan ticket penerbangan Anda, cobalah untuk mendapatkan kursi dekat jendela jika hal itu membuat Anda lebih tenang dengan melihat pemandangan di luar pesawat nantinya. Tapi jika anda seorang yang claustrophobia, maka kursi dekat koridor bisa anda pesan sehingga Anda bisa bergerak bila diperlukan.

Setelah mengambil tempat duduk Anda, pastikan ventilasi udara atas menunjuk langsung ke wajah Anda. Oksigen ekstra akan membantu mengurangi mual.

Semoga beberapa tips kesehatan ini dapat membuat perjalanan Anda terasa lebih menyenangkan tanpa harus menjadi sakit.

Asuhan Kebidanan Antenatal Komprehensif

Berikut ini sekedar contoh Asuhan Kebidanan (ASKEB) tentang Antenatal Komprehensif (ANC Kompre).

Asuhan Kebidanan Antenatal Komprehensif
PADA NY “K” GESTASI 38 - 40 MINGGU
DI RS UMUM “A”
TANGGAL 17 MARET 2009

Nomor Register : 067420
Tanggal Kunjungan : 17 Maret 2010, jam 10.00 WITA
Tanggal Pengkajian : 17 Maret 2010, jam 10.10 WITA
Nama Mahasiswa : MINA

LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR
A. Identitas Istri / Suami
Nama : Ny. “K” / Tn. “A”
Umur : 21 thn / 32 thn
Suku : Makassar / Makassar
Agama : Islam / Islam
Pendidikan : SMP / SD
Pekerjaan : IRT / Buruh Harian
Alamat : Jln. Rajawali no.01
Nikah : ± 1 tahun

B. Riwayat Kehamilan Sekarang
1. GI P0 A0
2. HPHP tanggal 23 Juni 2010, HTP Tgl 30 Maret 2010
3. Ibu telah memperoleh imunisasi TT sebanyak 2 kali di RSU “A”
TT I tanggal 17 November 2009
TT II tanggal 15 Desember 2009
4. Ibu merasakan pergerakan janinnya sejak bulan Oktober 2009 (kehamilan 4 bulan)
5. Ibu mengatakan janinnya bergerak kuat terutama pada perut sebelah kiri
6. Ibu mengatakan umur kehamilannya memasuki usia 8 bulan
7. Ibu tidak pernah mengalami nyeri perut hebat selama hamil
8. Ibu mengatakan khawatir dengan kehamilannya

C. Riwayat Kesehatan / Penyakit yang Lalu
• Ibu mengatakan tidak ada riwayat penyakit jantung, hipertensi, DM, malaria, alergi obat dan makanan, serta penyakit kelamin HIV / AIDS
• Ibu mengatakan tidak pernah dioperasi
• Ibu tidak pernah merokok dan mengkonsumsi alkohol
• Tidak ada riwayat keturunan kembar baik dari pihak istri maupun suami

D. Riwayat Reproduksi
• Menarche : 13 tahun
• Siklus : 28-30 hari
• Lamanya : 5 - 7 hari

E. Riwayat Obstetri
Tahun Tempat Jenis Keadaan Penolong JK BB PB Keadaan
2008 PKM Bara - Baraya Aterm Normal Bidan ? 3200 gr 50 cm Baik

F. Riwayat Ginekologi
Ibu tidak pernah mengalami / menderita penyakit kelamin, tumor dan penyakit gangguan sistem reproduksi lainnya

G. Riwayat Keluarga Berencana
Ibu belum pernah menjadi akseptor KB

H. Riwayat Sosial Ekonomi
• Menikah 1x dengan suami yang sekarang ± 2 tahun
• Ibu tinggal bersama suami, anak dan orang tua suami
• Keputusan diambil dengan cara musyawarah oleh ibu dan suami
• Ibu melakukan pekerjaan rumah tangga dibantu oleh mertua
• Hubungan ibu denagn suami dan keluarga yang lain baik

I. Riwayat Pemenuhan Kebutuhan Dasar
1. Pola Nutrisi dan cairan
Ibu mengatakan makan 3x sehari, nafsu makan baik, minum 5-7 gelas perhari.

2. Pola Eliminasi
- BAB : 1x kali sehari, konsistensi padat, warna kuning kecoklatan
- BAK : 5-6x sehari ,warna kuning muda

3. Pola Istirahat
- Istirahat siang : ± 2 jam
- Tidur malam ± 8 jam

4. Pola Personal Hygiene
- Mandi 2x sehari
- Keramas 3x sehari
- Sikat gigi 3x sehari
- Ganti pakaian dalam setiap selesai mandi atau lembab

J. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum dan tanda-tanda vital
• Penampilan ibu tampak sehat, bersih, dan emosi dalam keadaan stabil
• TB : 157 cm
• BB sebelum hamil : 52 kg
• BB hamil : 60 kg
• Lila : 24 cm
• TTV
TD : 110/80 mmHg
N : 78 x/menit
S : 36,50 C
P : 20 x/menit

2. Inspeksi, Palpasi, Perkusi, Auskultasi
a. Kepala : Kulit kepala bersih, rambut tidak mudah rontok, tidak ada nyeri
tekan dan benjolan pada kepala
b. Wajah : Wajah simetris dan tidak ada oedema, ekspresi wajah ibu
tampak cemas
c. Mata : Simetris ki-ka, konjungtiva merah muda, tidak ada ikterus
d. Hidung : Simetris kiri dan kanan, bersih, tidak ada secret, tidak ada polip
dan nyeri tekan
e. Telinga : Simetris kiri dan kanan, bersih, tidak ada secret
f. Mulut dan gigi : Bibir lembab, bersih, tidak ada karies dan gigi yang tanggal
g. Payudara : Simetris kiri dan kanan, puting susu menonjol, nampak hiper
pigmentasi pada areolla mammae, tidak ada nyeri tekan dan
benjolan pada payudara
h. Abdomen : Tonus otot perut tampak kendor, nampak pembesaran perut
sesuai umur kehamilan , tampak striae albicans pada perut,
tidak ada luka bekas operasi, DJJ terdengar disebelah kanan
perut ibu setinggi pusat 138x/i
Palpasi Abdomen
Leopold I : 2jrapst
Leopold II : Pu-ka
Leopold III : Bokong
Leopold IV : BAP
i. Ektermitas : Simetris kiri dan kanan, tidak ada oedem, tidak ada varices,
reflex patella (+) kiri dan kanan

3. Ukuran Panggul
- Distansia Spinarum : 24 cm
- Distansia Cristarum : 28 cm
- Distansia Boudelaque : 18 cm
- Distansia Posterior : 9 cm

4. Pemeriksaan Laboratorium
HB : 10,8 g%
Alb : (-)
Red : (-)

LANGKAH II IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL
Diagnosa : GII PI A0, Gestasi 31 minggu 1 hari, Pu-ka, Persentase bokong, BAP, Intra
uterin, Tunggal, Hidup, Belum inpartu, Keadaan ibu dan janin baik
1. GII PI A0
DS : Ibu mengatakan ini kehamilannya yang kedua dan tidak pernah keguguran
DO :
- Tonus otot perut ibu tampak kendor, terdapat striae albicans
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
Analisa dan Interpretasi data
• Dengan terabanya bagian - bagian saat palpasi dan terdengarnya DJJ menandakan bahwa ibu tersebut dalam keadaan hamil (Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung, hal. 144)
• Tonus otot perut nampak kendor karena pernah mengalami peregangan sebelumnya

2. Gestasi 30 - 32 minggu
DS :
- Ibu mengatakan umur kehamilannya memasuki usia 8 bulan
- Ibu mengatakan HPHT tanggal 23 Maret 2009
DO : Tampak pembasaran perut sesuai umur kehamilan
Analisa dan interpretasi data
• Menurut rumus Naegle, dari HPHT tanggal 23 Maret 2009 sampai tanggal pengkajian 29 September 2009 , maka didapatkan masa gestasi 31 minggu 1 hari

3. Pu-ka
DS : Ibu mengatakan janinnya bergerak kuat sebelah kiri perut ibu
DO :
- Pada saat palpasi Leopold II teraba punggung sebelah kanan perut ibu
- DJJ terdengar jelas pada perut sebelah kanan ibu setinggi pusat
Analisa dan interpretasi data
• DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu dan teraba bagian / tahanan keras seperti papan menandakan janin dalam posisi punggung kanan

4. Persentase Bokong
DS : -
DO : Pada palpasi Leopold III teraba teraba tahanan keras berbentuk bulat dan tidak
melenting
Analisa dan interpretasi data
• Pada palapasi Leopold III teraba tahanan keras, bulat dan tidak melenting menandakan persentase bokong

5. BAP
DS : -
DO : Pada palpasi leopold IV, teraba bokong dan kedua tangan konvergen
Analisa dan interpretasi data
• Pada palpasi leopold IV, teraba bokong bagian bawah, kedua tangan konvergen, dan mudah digerakkan dari luar. Hal ini dipengaruhi bagian terendah janin belum masuk dalam rongga panggul (BAP)

6. Intra uterine
DS : Ibu mengatakan tidak ada nyeri perut hebat selama hamil
DO :
- Pada saat palpasi abdomen, ibu tidak merasa nyeri
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan

Analisa dan interpretasi data
• Pada saat palpasi Leopold abdomen ibu tidak merasa kesakitan, serta pembesaran perut sesuai umur kehamilan menandakan kehamilan intra uteri (Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung, hal. 196)

7. Tunggal
DS : Ibu mengatakan pergerakan janinnya kuat di sebelah kiri perut ibu
DO :
- Pada palpasi hanya teraba 2 bagian besar janin yaitu bokong pada bagian terendah dan kepala pada fundus
- DJJ terdengar jelas pada satu sisi yaitu kuadran kanan perut ibu setinggi pusat
Analisa dan interpertasi data
• Pergerakan janin pada perut sebelah kiri, DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu, serta teraba 1 kepala dan 1 bokong menandakan bahwa janin tunggal (Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung, hal. 196)

8. Hidup
DS : Ibu merasakan janinnya bergerak aktif di sebelah kiri perut ibu.
DO : DJJ terdengar jelas pada sisi kanan perut ibu 138 x/i, kuat, dan teratur.
Analisa dan interpertasi data
• Adanya pergerakan janin dan terdengar nya DJJ merupakan tanda bahwa janin hidup

9. Belum inpartu
DS : Ibu mengatakan tidak ada pelepasan lendir dan darah dari jalan lahir
DO : Tidak ada pelepasan lendir dan darah dari jalan lahir, serta belum ada tanda - tanda
inpartu lainnya

Analisa dan interpretasi data
• Belum ada pelepasan lendir dan darah dari jalan lahir menandakan ibu dalam keadaan belum inpartu
10. Keadaan Ibu dan Janin baik
DS : Ibu merasakan pergerakan janinnya kuat mulai sejak juli 2009 sampai sekarang
DO : DJJ terdengar jelas pada kuadran kanan perut ibu setinggi pusat dengan frekuensi
138x/i

Analisa dan interpretasi data
• Ibu dan janin dalam keadaan baik ditandai dengan penampilan ibu yang nampak sehat dan TTV dalam batas normal serta keadaan janin baik ditandai dengan adanya pergerakan janin dan DJJ dalam batas normal

Masalah Kecemasan
DS : Ibu mengatakan khawatir dengan kehamilannya
DO :
- Ibu selalu bertanya - tanya tentang kondisi janinnya
- Ekspresi wajah ibu tampak cemas
Analisa dan interpretasi data
• Adanya gangguan yang dirasakan oleh ibu dan keadaan janin yang patologi (letak bokong) membuat ibu cemas dan bertanya - tanya tentang kehamilannya

LANGKAH III ANTISIPASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL
Tidak ada data yang mendukung

LANGKAH IV EVALUASI PERLUNYA TINDAKAN SEGERA
Tidak ada indikasi

LANGKAH V RENCANA TINDAKAN
Diagnosa : GII PI A0, Gestasi 31 minggu 1 hari, Pu-ka, Persentase bokong, BAP, Intra
uterin, Tunggal, Hidup, Belum inpartu, Keadaan ibu dan janin baik

Tujuan:
• Kehamilan berlangsung normal
• KU ibu dan janin baik
• Ibu dan keluarga dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan nanti

Kriteria:
• Ibu tidak bertanya - tanya dan merasa cemas dengan kehamilannya
• TTV dalam batas normal
• Ekspresi wajah ibu tampak tenang dan ceria

Intervensi :
Tanggal 29 September 2009, jam 09.00 WITA
1) Beri penjelasan pada ibu tentang kehamilannya dengan persentase sungsang
Rasional : Agar ibu mengetahui perkembangan kehamilannya dan keadaannya saat sekarang
sehingga ibu dapat memahami dan melakukan apa yang dianjurkan demi kesehatan ibu dan janin.

2) Beri HE pada ibu tentang :
a) Gizi ibu hamil
Rasional :Gizi yang adekuat bagi ibu hamil sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan janin dan dirinya sendiri
b) Istirahat yang cukup
Rasional : Istirahat yang cukup dapat mengurangi beban kerja jantung dan menghemat pemakaian energi
c) Hygiene dalam kehamilan
Rasional : Kebersihan diri yang cukup memberikan rasa yang nyaman pada ibu dan mencegah terjadinya infeksi sehingga tidak memberikan kesempatan bagi mikroorganisme patogen untuk masuk kedalam tubuh dan berkembang biak.

3) Beritahu ibu 9 tanda bahaya kehamilan
Rasional : Tanda bahaya kehamilan perlu diketahui oleh ibu agar lebih waspada dan memotivasi untuk segera memeriksakan kehamilannya jika terdapat tanda bahaya dalam kehamilannya dan keselamatan ibu dan janin.

9 tanda bahaya kehamilan meliputi :
• Sakit kepala yang hebat dan menetap
• Perubahan penglihatan
• Nyeri perut hebat
• Bengkak pada wajah dan tangan
• Pergerakan janin berkurang
• Demam
• Kejang
• Ketuban pecah sebelum waktunya

4) Memberi support pada ibu
Rasional : Ibu lebih siap menghadapimpersalinannya dan menerima kehamilannya dengan senang hati

5) Evaluasi / Follow up
Rasional : Dengan member penjelasan pada ibu kapan ia harus kembali, sehinggan asuhan yang diberikan lebih efektif serta keadaan ibu dan janin dapat dipantau.

LANGKAH VI IMPLEMENTASI
Tanggal 29 September 2009, jam 09.15 WITA
1) Memberi penjelasan pada ibu tentang kehamilannya dengan persentase sungsang
• Letak janin dalam keadaan sungsang
• Keadaan janin baik ditandai dengan DJJ dalam batas normal
Hasil : Ibu mengerti dan kecemasan sedikit berkurang

2) Memberi HE pada ibu tentang :
a) Gizi ibu hamil
• Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi nasi / sumber karbohidrat lainnya dalam porsi sedang
• Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi protein hewani maupun nabati seperti : daging, ikan, telur, kacang - kacangan dan susu
• Menganjurkan ibu untuk banyak mengkonsumsi sayur, buah dan vitamin
b) Istirahat yang cukup
• Menganjurkan ibu untuk istirahat siang 1-2 jam sehari dan istirahat malam 7-8 jam
c) Hygiene dalam kehamilan
• Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan tubuhnya dan mengganti pakaian dalam setiap selesai mandi/jika lembab.
Hasil : Ibu mengerti dan mau melakukan anjuran yang diberikan

3) Memberitahu ibu 9 tanda bahaya kehamilan
• Sakit kepala yang hebat dan menetap
• Perubahan penglihatan
• Nyeri perut hebat
• Bengkak pada wajah dan tangan
• Pergerakan janin berkurang
• Demam
• Kejang
• Ketuban pecah sebelum waktunya
• Pendarahan dari jalan lahir

4) Memberi support pada ibu
Hasil : Ibu nampak sedikit tenang

5) Evaluasi / Follow up
• Menganjurkan ibu untuk dating kembali 2 minggu kedepan
• Sewaktu - waktu dapat berkunjung bila ada keluhan

LANGKAH VII EVALUASI
Tanggal 29 September 2009, jam 09.30 WITA
1. Kehamilan berlangsung normal ditandai dengan :
a. Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
b. TFU 2 Jrapst

2. Keadaan ibu dan janin baik, ditandai dengan :
a. Kondisi ibu tampak baik dengan TTV dalam batas normal
TD : 110/80 mmHg N : 78x/i S : 36,5oc P : 20x/i
b. Pemeriksaan Laboratorium, Hb : 10,8 gr%
c. Keadaan janin baik dengan DJJ 138x/i

Please Note
Baca juga contoh ASKEB lainnya seperti Asuhan Kebidanan Keluarga di blog ini.

Soda & Orange Juice bisa tingkatkan risiko Gout

Terlalu banyak minum soda, jus jeruk (orange juice), atau minuman manis lainnya tampaknya meningkatkan risiko pengembangan gout, suatu bentuk penyakit radang sendi, menurut sebuah penelitian terbaru dalam Journal of American Medical Association.

Wanita yang mengkonsumsi dua kaleng soda non-diet atau lebih per hari, dua kali lebih mungkin untuk terkena encok dibandingkan dengan wanita yang jarang minum soda, dari hasil temuan studi ini. Minum 12 ons atau lebih dari jus jeruk per hari peningkatan risiko oleh sekitar jumlah yang sama.

Wanita yang sering minum satu soda atau 6-ons gelas jus jeruk per hari, masing-masing sebesar 74% dan 41% risiko terkena gout lebih besar, dibandingkan dengan wanita yang jarang minum soda atau orange jus.

Madu dan Lada untuk atasi Luka

Fruktosa tampaknya menjadi biang keladi, kata penulis utama studi tersebut, Hyon Choi, MD, seorang profesor kedokteran di Boston University School of Medicine, gula yang ditemukan dalam buah jeruk serta sirup jagung tinggi akan kadar fruktosa digunakan untuk membuat banyak soda non diet, fruktosa meningkatkan kadar kimia asam urat, yang menyebabkan asam urat. Bila kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi, mengeras menjadi kristal asam dan kemudian disimpan di sendi.

Pengurangan mengkonsumsi minuman manis akan membantu Anda, terutama untuk penderita asam urat atau jika Anda memiliki tingkat asam urat yang tinggi,” kata Dr Choi, yang mempresentasikan temuannya ini pada pertemuan tahunan American College of Rheumatology, di Atlanta. (Temuan ini menguatkan sebuah penelitian di tahun 2008 yang sama pada pria, juga dipimpin oleh Dr Choi.)

Resiko keseluruhan berkembangnya penyakit gout sangat rendah, namun. Selama periode 22 tahun, hanya 1% dari hampir 79.000 perempuan termasuk dalam studi yang berkembang menjadi gout, dan meningkatnya risiko yang terkait dengan konsumsi soda dan jus dibatasi hampir secara eksklusif untuk wanita yang telah mengalami menopause.

Estrogen muncul untuk melindungi terhadap asam urat, Dr Choi mengatakan. Sebanyak 98% kasus encok pada wanita terjadi setelah menopause, ketika tigkat estrogen menurun, ia menambahkan.

Peserta penelitian, yang merupakan bagian dari percobaan kebanyakan berkulit putih antara usia 30 sampai 55. Tingkat Gout cenderung lebih tinggi di antara pria dan kulit hitam dari kalangan perempuan kulit putih, sehingga peningkatan risiko gout berkaitan dengan minuman manis mungkin sedikit lebih tinggi dalam populasi pada umumnya dibandingkan dalam penelitian, para penulis mencatat.

Ginkgo Biloba atasi penyakit Alzheimer

Namun, fruktosa mungkin memainkan peran yang relatif kecil dalam perkembangan gout. Walaupun peneliti mengontrol indeks massa tubuh dan sejumlah faktor diet dikaitkan dengan gout (seperti alkohol, daging, makanan laut, dan asupan susu), konsumsi fruktosa sulit untuk dilepaskan dari faktor-faktor lain yang dapat berkontribusi pada penyakit, kata Karen Congro, RN, direktur Wellness for Life Program di Brooklyn Hospital Center, New York City.

“Kita tidak bisa membuktikan 100% bahwa [fruktosa] adalah unsur yang menyebabkan asam urat ketika ada masalah lain yang begitu banyak,” kata Congro. “Apakah minum minuman dengan sirup jagung tinggi fruktosa, atau apakah seluruh diet?”

Gout merupakan masalah yang berkembang di AS dengan persentase orang dewasa dipengaruhi oleh kondisi meningkat dari 2,7% di tahun 80-an dan awal 90-an dan hampir 4% pada tahun 2008, menurut penelitian lain yang disampaikan pada pertemuan tersebut.

Hargai Kesehatan Anda dengan Asuransi Kesehatan

Banyak yang merasa bahwa asuransi kesehatan adalah buang-buang uang. Orang-orang ini seringkali cukup sehat dan tidak perlu menemui dokter mereka untuk check-up tahunan. Namun, asuransi kesehatan (health insurance) sangat penting karena tidak hanya menawarkan perlindungan dari penyakit atau penyakit berbahaya tetapi juga menciptakan kualitas hidup yang lebih baik,dan dapat melindungi Anda dari masalah keuangan dalam kasus darurat.

Salah satu alasan yang paling penting untuk memiliki asuransi kesehatan adalah untuk menutupi biaya tagihan medis - darurat atau non-darurat. Tanpa asuransi kesehatan, Anda mungkin tergoda untuk tidak mengunjungi dokter tentang masalah medis yang Anda miliki, atau Anda mungkin menganggap bahwa mereka tidak serius. Kedua pilihan ini berbahaya dan tidak bijaksana sebagai masalah medis dan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.

Asuransi memastikan Anda ditanggung dalam situasi darurat. Misalnya, Anda memiliki asuransi mobil sehingga jika Anda pernah mengalamai kecelakaan, Anda tidak akan bertanggung jawab secara finansial. Asuransi kesehatan bekerja dalam banyak cara yang sama, tetapi juga digunakan untuk menutupi biaya pengobatan dasar dan perawatan kadang-kadang bahkan pencegahan tergantung pada penyedia asuransi Anda. Hal ini dapat meningkatkan atau meningkatkan kualitas hidup Anda dengan memungkinkan Anda untuk bersikap proaktif terhadap perawatan kesehatan Anda, bukan hanya bereaksi terhadap isu-isu medis yang mungkin timbul.

Selanjutnya, biaya prosedur medis dan konsultasi telah meningkat seiring dengan waktu. Bahkan prosedur rawat jalan rutin, seperti menghilangkan batu kandung empedu, dapat menjadi biaya pengobatan yang mahal. Bahkan kunjungan singkat ke spesialis untuk diagnosis bisa sangat mahal. Masalah darurat medis atau perkembangan penyakit kemungkinan fatal dan itu salah satu alasan untuk memiliki asuransi kesehatan. Biaya untuk mengobati masalah medis dapat memakan biaya ratusan juta rupiah dan menarik Anda ke dalam situasi bencana finansial. Dengan biaya keterlambatan dan pembayaran minimum, Anda tidak mungkin bisa membayar tagihan medis Anda, dan rumah sakit dan dokter seringkali akan mengirim agen penagihan kepada Anda. Hal ini tentu tidak nyaman, dan juga dapat dapat merusak kredibilitas Anda.

Seperti yang Anda lihat, asuransi kesehatan sangat penting. Itu tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup Anda dan memastikan bahwa Anda berada di top-notch kesehatan, tetapi dapat menghemat uang dalam jangka-panjang. Bila Anda mempertimbangkan apa dalam hidup Anda yang paling penting, kesehatan Anda harus di bagian teratas dalam daftar Anda. Jika Anda melindungi harta anda atau rumah Anda dengan asuransi karena nilai mereka, maka Anda harus mengasuransikan kesehatan Anda juga. Setelah semua itu, bukankan kesehatan Anda berharga juga?