Sakit Kepala : Pengertian dan Klasifikasi

Pengertian Sakit Kepala

Sakit kepala adalah nyeri di beberapa bagian kepala dan tidak terbatas pada daerah distribusi saraf manapun. Sakit kepala juga dikenal sebagai Cephalalgia atau cephalgia. Cephalalgia berasal dari bahasa Yunani “kephale” berarti “kepala”, dan “algos” yang berarti “sakit”. Jenis sakit kepala sangat bervariasi. Beberapa penyebab sakit kepala bersifat jinak sedangkan yang lain bisa jadi merupakan kedaruratan medis. Diantara keluhan sakit kepala yang menempati peringkat paling banyak adalah keluhan nyeri.

Klasifikasi Sakit Kepala

Sakit kepala memiliki banyak penyebab, dan pada tahun 2007 International Headache Society menyepakati sistem klasifikasi untuk sakit kepala. Karena begitu banyak orang menderita sakit kepala dan mencari obat sakit kepala yang tepat kadang-kadang sulit, diharapkan bahwa sistem klasifikasi baru akan memungkinkan praktisi perawatan kesehatan dapat mendiagnosis dengan spesifik mengenai jenis sakit kepala dan untuk memberikan pengobatan yang lebih baik dan efektif.

Ada tiga kategori utama dari sakit kepala:

  • Sakit kepala primer.

    • Migrain
    • Sakit kepala tension
    • Sakit kepala cluster
    • Sakit Kepala primer lainnya
  • Sakit kepala sekunder.
    • Sakit kepala dikaitkan dengan kepala dan / atau trauma leher
    • Sakit kepala dikaitkan dengan cranial dan / atau gangguan vaskular servikal
    • Sakit kepala dikaitkan dengan gangguan intrakranial non-vaskular
    • Sakit kepala disebabkan oleh suatu benda atau efek suatu zat
    • Sakit kepala karena infeksi
    • Sakit kepala karena gangguan homeostasis
    • Sakit kepala atau nyeri wajah dikaitkan dengan gangguan tengkorak, leher, mata, telinga, hidung, sinus, gigi, mulut atau struktur tengkorak wajah atau lainnya
    • Sakit kepala karena gangguan psikitarik
  • Cranial neuralgia, nyeri di wajah, dann sakit kepala lainnya.
    • Cranial neuralgia dan penyebab utama nyeri wajah
    • Sakit kepala, neuralgia kranial, nyeri wajah pusat atau primer lainnya

Autisme - Pengertian, Penyebab, Gejala, Ciri & Terapi

Pengertian Autis

Autisme adalah gangguan perkembangan saraf yang kompleks dan ditandai dengan kesulitan dalam interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku terbatas, berulang-ulang dan karakter stereotip. Gejala autis muncul sebelum 3 tahun pertama kelahiran sang anak. Autisme merupakan salah satu dari tiga gangguan Autism spectrum disorder. Dua di antaranya adalah sindrom Asperger dan PDD-NOS (pervasive developmental disorder, not otherwise specified).

Penyebab Autis

Menurut CDC, tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan anak-anak menjadi autis. Para ilmuwan berpikir bahwa ada hubungan genetika dan lingkungan. Mengetahui penyebab pasti dari autisme sangat sulit karena otak manusia sangat rumit. Otak mengandung sel saraf lebih dari 100 miliar neuron disebut. Setiap neuron mungkin memiliki ratusan atau ribuan sambungan yang membawa pesan ke sel-sel saraf lain di otak dan tubuh. Neurotransmiter menjaga neuron bekerja sebagaimana mestinya, seperti Anda dapat melihat, merasakan, bergerak, mengingat, emosi pengalaman, berkomunikasi, dan melakukan banyak hal-hal penting lainnya.

Dalam otak anak-anak dengan autisme, beberapa sel-sel dan koneksi tidak berkembang secara normal atau tidak terorganisir seperti seharusnya. Para ilmuwan masih mencoba untuk memahami bagaimana dan mengapa hal ini terjadi.

Sejumlah kemungkinan penyebab autis lain telah diduga, tetapi tidak terbukti. seperti:

  • Diet
  • Perubahan saluran pencernaan
  • Keracunan merkuri
  • Ketidakmampuan tubuh menggunakan vitamin dan mineral dengan benar
  • Sensitivitas vaksin

Tanda, Gejala dan Diagnosis Autisme

Anak-anak dengan autisme mungkin memiliki masalah dengan komunikasi, keterampilan sosial, dan bereaksi terhadap dunia di sekitar mereka. Tidak semua perilaku tersebut terdapat di setiap anak. Diagnosis harus dilakukan oleh dokter anak atau profesional lainnya yang berpengalaman dalam bekerja dengan anak-anak autisme. Tanda-tanda dan gejala autisme diuraikan di bawah ini dapat dijadikan pedoman untuk melihat ciri-ciri autis.

Komunikasi

  • Tidak berbicara atau sangat terbatas.
  • Kehilangan kata-kata sebelum bisa mengatakan.
  • Kesulitan mengekspresikan keinginan dan kebutuhan dasar.
  • Kurang dapat membangun kosakata.
  • Bermasalah mengikuti arah atau menemukan benda-benda yang bernama.
  • Mengulangi apa yang dikatakan (echolalia).
  • Bermasalah menjawab pertanyaan.
  • Ucapan yang terdengar berbeda karena nada tinggi.

Keterampilan sosial

  • Kontak mata buruk dengan orang atau benda.
  • Kurang dalam bermain keterampilan.
  • Menjadi terlalu fokus pada suatu topik atau benda-benda yang menarik bagi mereka.
  • Masalah dalam berteman.
  • Menangis,marah, tertawa, atau tertawa tanpa alasan yang diketahui atau pada waktu yang salah.
  • Menyukai sentuhan atau pelukan.

Reaksi terhadap lingkungan sekitar mereka

  • Gerakan tangan goyang, mengepakkan atau lainnya (bergerak sendiri tanpa disadari).
  • Tidak memperhatikan hal-hal yang dilihat atau didengar.
  • Bermasalah terhadap perubahan dalam rutinitas.
  • Menggunakan benda-benda dengan cara yang tidak biasa.
  • Tidak takut terhadap bahaya nyata.
  • Menjadi sangat sensitif atau tidak cukup sensitif terhadap sentuhan, cahaya, atau suara (misalnya, tidak menyukai suara keras atau hanya merespons ketika suara yang sangat keras, disebut juga gangguan integrasi sensorik).
  • Kesulitan makan (hanya menerima makanan yang dipilih, menolak tekstur makanan tertentu).
  • Gangguan tidur.

Dari melihat beberapa gejala dan tanda tersebut dijadikan pedoman dalam diagnosis autisme. Hal ini penting agar anak Anda dievaluasi oleh para profesional yang tahu tentang autisme. Speech-language pathologists (SLPs), biasanya sebagai bagian dari tim, bisa mendiagnosa autisme. Tim termasuk dokter anak, ahli saraf, terapis okupasi, terapis fisik, dan spesialis perkembangan. SLPs memainkan peran kunci karena masalah dengan keterampilan sosial dan komunikasi sering menjadi gejala pertama autisme. SLPs harus berkonsultasi pada awal proses evaluasi. Ada beberapa tes dan daftar periksa observasi yang tersedia untuk mengevaluasi anak-anak dengan masalah perkembangan. Informasi yang paling penting datang dari orang tua dan pengasuh anak yang tahu dengan baik dan dapat memberitahu SLP dan lain-lain mengenai segala perilaku anak. Seorang anak dengan autis juga mungkin dilakukan tes pendengaran dan beberapa tes lain untuk memastikan bahwa masalah tidak disebabkan oleh beberapa kondisi lain.

Terapi Autis

Tidak ada obat untuk autisme. Terapi dan intervensi perilaku dirancang untuk memperbaiki gejala spesifik dan dapat meningkatkan perkembangan anak secara substansial. Rencana perawatan yang ideal dengan terapi yang terkoordinasi dan intervensi yang memenuhi kebutuhan spesifik dari masing-masing anak. Para profesional kesehatan sepakat bahwa intervensi awal terhadap anak autis, akan membuat perkembangannya semakin baik.

Intervensi pendidikan / perilaku
Terapis menggunakan keterampilan terstruktur dan intensif yang berorientasi pada sesi pelatihan dalam membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial dan bahasa, seperti analisis perilaku terapan. Konseling keluarga bagi orang tua dan saudara kandung anak-anak dengan autis sering membantu dalam mengatasi tantangan tertentu dari hidup dengan seorang anak dengan autisme.

Pengobatan
Dokter dapat meresepkan obat untuk pengobatan tertentu yang berhubungan dengan gejala-gejala, seperti kecemasan, depresi, atau gangguan obsesif-kompulsif. Obat antipsikotik digunakan untuk mengobati masalah perilaku yang parah. Kejang bisa diobati dengan satu atau lebih obat antikonvulsan. Obat yang digunakan untuk mengobati orang dengan gangguan defisit perhatian dapat digunakan secara efektif untuk membantu mengurangi impulsif dan hiperaktif.

Obat Antipsikotik

  • Risperidone.
  • Aripiprazole.

Anti Depresi

  • Prozac.
  • Sarafem.
  • Celexa.
  • Cipramil.

Obat stimulants dan hiperaktivitas

  • Ritalin.
  • Adderall.
  • Tenex.

Obat gangguan pencernaan

  • Secretin

Terapi menggunakan zat untuk menghilangkan logam berat dari tubuh, yang beberapa orang berpikir ini menjadi penyebab autisme.

  • Chelation.

Terapi lain
Ada sejumlah terapi kontroversial atau intervensi yang tersedia, tetapi hanya sedikit, jika ada, maka harus didukung oleh penelitian ilmiah. Orang tua harus berhati-hati sebelum mengadopsi setiap perawatan. Meskipun intervensi diet telah membantu pada beberapa anak, orang tua harus memperhatikan status gizi anak mereka.

Prognosis

Autisme merupakan kondisi yang menantang untuk anak-anak dan keluarga mereka, tetapi prospek saat ini jauh lebih baik daripada generasi masa lalu. Pada saat itu, sebagian besar orang dengan autisme ditempatkan di suatu lembaga.

Kini, dengan terapi yang tepat, banyak gejala autisme dapat dilakukan perbaikan, meskipun sebagian besar orang akan memiliki beberapa gejala sepanjang hidup mereka. Kebanyakan orang dengan autisme dapat hidup dengan keluarga mereka atau di masyarakat. Secara keseluruhan prognosis autis tergantung pada tingkat keparahan autisme dan tingkat terapi orang yang menerima.


 Google

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) : Penyebab, Obat & Tips

Apa itu Hipertensi?

Pengertian tekanan darah tinggi atau istilah medisnya hipertensi adalah suatu kondisi di mana pembuluh darah arteri memiliki tekanan darah yang tinggi terus-menerus. Setiap kali jantung manusia berdetak, maka darah akan terpompa ke seluruh tubuh melalui arteri. Tekanan darah adalah kekuatan darah mendorong terhadap dinding pembuluh darah. Semakin tinggi tekanan maka semakin keras jantung harus memompa. Hipertensi dapat menyebabkan organ tubuh yang rusak, serta menimbulkan beberapa penyakit, seperti gagal ginjal, aneurisma, gagal jantung, stroke, atau serangan jantung. Pada beberapa penelitian melaporkan bahwa tekanan darah tinggi pada usia paruh baya dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif di kemudian hari.

Tekanan Darah Tinggi pada Anak

Banyak orang berpikir tekanan darah tinggi hanya mempengaruhi orang tua. Mungkin ini benar untuk masa lalu, tetapi jaman sekarang, tekanan darah tinggi mempengaruhi semua orang dari segala usia - termasuk anak-anak. Mengapa tekanan darah tinggi pada anak sekaramng mulai muncul? Apa yang dapat Anda lakukan untuk melindungi anak Anda dari ancaman ini? Langkah pertama adalah untuk mempelajari semua yang Anda dapat tentang tekanan darah tinggi pada anak-anak, penyebabnya, akibatnya, dan pengobatan.

Sangat mudah bagi orang dewasa untuk mengetahui apakah mereka memiliki tekanan darah tinggi hanya dengan memiliki pemeriksaan tekanan darah dan membandingkan angka dengan grafik sederhana. Anak-anak memiliki tes yang sama, namun menafsirkan angkanya rumit. Dokter anak Anda akan menggunakan grafik berdasarkan jenis kelamin anak Anda, tinggi, dan jumlah tekanan darah dalam menentukan apakah atau tidak anak Anda memiliki tekanan darah tinggi.

Sama halnya dengan orang dewasa, tekanan darah tinggi pada anak-anak dapat berakibat serius, efek jangka panjang terhadap kesehatan, seperti:

  • Penyakit jantung
  • Penyakit ginjal
  • Stroke
  • Obesitas dan Tekanan Darah Tinggi pada Anak

Faktor risiko untuk tekanan darah tinggi pada anak-anak seperti obesitas dan riwayat keluarga tekanan darah tinggi. Faktor risiko lain mungkin termasuk masalah medis seperti sleep apnea atau gangguan tidur lainnya.

Obesitas dianggap sebagai risiko paling utama untuk tekanan darah tinggi pada anak-anak. Tidak hanya menjadikan obesitas menempatkan anak Anda pada risiko tekanan darah tinggi, tetapi juga untuk berbagai masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung dan diabetes.

Cara mengukur tekanan darah

Alat pengukur tekanan darah seperti tensimeter analog atau digital (sphygmomanometer) akan memunculkan dua angka. Yang pertama dan yang lebih tinggi adalah ukuran tekanan sistolik, atau tekanan dalam arteri saat jantung berdetak dan mengisinya dengan darah. Angka kedua atau yang lebih rendah adalah ukuran tekanan diastolik, atau tekanan dalam arteri saat jantung beristirahat di antara ketukan.

Tekanan darah normal meningkat terus dari sekitar 90/60 pada saat lahir menjadi sekitar 120/80 pada orang dewasa yang sehat. Jika seseorang yang mengukur tekanan darah segera setelah ia berolahraga dengan berlari sekitar 5 mil, maka alat ukur tekanan darah akan menampilkan angka yang terlihat lebih tinggi , dan ini adalah sangat alami atau normal. Tekanan akan turun seiring dengan perubahan aktivitas atau keadaan emosi.

Orang dengan tekanan darah 140/90 atau lebih tinggi, yang diambil setidaknya pada dua kesempatan, maka dikatakan memiliki tekanan darah tinggi. Jika tekanan tetap tinggi, dokter mungkin akan memulai perawatan. Orang dengan tekanan darah 200/130 atau lebih tinggi memerlukan pengobatan segera. Orang dengan diabetes diobati jika tekanan darah mereka naik di atas 130/80, karena mereka sudah memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung.

Para peneliti mengidentifikasi orang-orang dengan tekanan darah yang sedikit lebih tinggi dari 120/80 sebagai kategori berisiko tinggi untuk terkena hipertensi. Kondisi ini disebut pra-hipertensi dan mempengaruhi banyak orang di dunia. Pra-hipertensi dapat meningkatkan kemungkinan kerusakan pada arteri dan jantung, otak, dan ginjal, begitu banyak dokter kini merekomendasikan pengobatan dini, meskipun tidak ada bukti bahwa ini membantu dalam jangka panjang.

Tabel tekanan darah

Dalam upaya untuk melihat hubungan antara tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, klasifikasi hipertensi telah disediakan oleh JNC 7 sebagai berikut:

Klasifikasi Tekanan Darah Sistolik
(mm Hg)
Tekanan Darah Diastolik
(mm Hg)
Normal <120 dan <80
Pre-hipertensi 120-139 Atau 80-89
Hipertensi stage 1 140-159 Atau 90-99
Hipertensi stage 2 >160 Atau >100

Penyebab tekanan darah tinggi

Faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah
Banyak faktor yang berpengaruh terhadap tekanan darah, seperti:

  • Berapa banyak air dan garam yang ada dalam tubuh Anda
  • Kondisi ginjal, sistem saraf, atau pembuluh darah
  • Tingkat hormon tubuh yang berbeda

Tekanan darah naik juga seiring bertambahnya usia. Hal ini karena pembuluh darah menjadi kaku seiring pertambahan usia. Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, gagal jantung, penyakit ginjal, dan kematian dini.

Faktor risiko tinggi dari tekanan darah tinggi jika Anda:

  • mengalami obesitas
  • Sering stres atau cemas
  • Minum terlalu banyak alkohol (lebih dari satu gelas per hari untuk wanita dan lebih dari dua minuman per hari untuk pria)
  • Makan terlalu banyak garam dalam diet Anda
  • Memiliki riwayat keluarga tekanan darah tinggi
  • Memiliki diabetes
  • Merokok

Jika tidak ada faktor atau penyebab timbulnya hipertensi yang ditemukan, ini disebut hipertensi esensial.

Hipertensi Sekunder

Tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kondisi medis lain atau obat-obatan disebut hipertensi sekunder, seperti:

  • Penyakit ginjal kronis
  • Gangguan pada kelenjar adrenal (pheochromocytoma atau sindrom Cushing)
  • Kehamilan (preeklampsia)
  • Obat-obatan seperti pil KB, pil diet, beberapa obat flu, dan obat migrain
  • Penyempitan arteri yang memasok darah ke ginjal (stenosis arteri ginjal)
  • Hiperparatiroidisme

Cara mengatasi tekanan darah tinggi

obat tekanan darah tinggi
Tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi tekanan darah yang tinggi sehingga Anda memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah. Ada beberapa obat tekanan darah tinggi yang berbeda dan dapat digunakan untuk mengobati hipertensi, termasuk:

  • Alpha blocker
  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor
  • Angiotensin receptor blocker (ARB)
  • Beta blockers
  • Calcium channel blockers
  • Central alpha agonis
  • Diuretik
  • Renin inhibitor, termasuk aliskiren (Tekturna)
  • Vasodilator

Dokter mungkin juga memberikan beberapa tips menurunkan tekanan darah tinggi anda seperti berolahraga, menurunkan berat badan, dan mengikuti diet sehat. Jika Anda memiliki pra-hipertensi, dokter akan merekomendasikan perubahan gaya hidup yang sama untuk membawa tekanan darah Anda turun ke kisaran normal.

Seringkali, obat tekanan darah tunggal mungkin tidak cukup untuk mengontrol tekanan darah Anda, dan Anda mungkin perlu untuk mengkonsumsi dua atau lebih obat hipertensi. Jika Anda mengalami efek samping, dokter Anda dapat mengganti obat hipertensi yang berbeda.

Tips menurunkan tekanan darah tinggi

Selain minum obat, Anda bisa melakukan banyak hal untuk membantu mengontrol tekanan darah Anda, tips berikut adalah cara menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah dengan cara alami:

  • Makanan diet untuk jantung sehat, termasuk kalium dan serat, dan banyak minum air, akan tetapi ada beberapa penyakit jantung yang tidak boleh terlalu banyak minum air (Baca: Fakta dan Mitos tentang Air).
  • Berolahraga secara teratur - setidaknya 30 menit sehari.
  • Jika Anda merokok, berhenti - temukan sebuah program yang akan membantu Anda berhenti merokok.
  • Batasi berapa banyak alkohol yang Anda minum - 1 gelas sehari untuk wanita, 2 hari untuk pria.
  • Batasi jumlah natrium (garam) dalam makan Anda.
  • Mengurangi stres - cobalah untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan stres bagi Anda. (Baca: tips hilangkan stres)
  • Jaga berat badan yang sehat - temukan program untuk menurunkan berat badan. Dokter dapat membantu Anda menemukan program untuk menurunkan berat badan, berhenti merokok, dan berolahraga. Anda juga bisa mendapatkan rujukan dari dokter Anda ke ahli diet, yang dapat membantu Anda merencanakan diet yang sehat bagi Anda.
  • Dokter mungkin akan meminta Anda untuk memonitor tekanan darah Anda di rumah. Pastikan Anda mempunyai alat pengukur tekanan darah dengan kualitas yang baik, dan sesuai untuk di rumah, seperti manset dengan stetoskop atau tensimeter digital. Berlatihlah dengan pelayan kesehatan atau perawat untuk memastikan Anda dapat mengukur tekanan darah dengan benar.

Emfisema : Pengertian, Sebab & Pengobatan

Pengertian Emfisema

Emfisema adalah penyakit paru yang progresif, kronik dan jangka panjang. Emfisema juga merupakan bagian dari penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Orang dengan emfisema mengalami kesulitan dalam bernapas karena terjadi kerusakan pada kantung udara (alveoli) di paru. Akibatnya, tubuh Anda tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan.

Sebab Emfisema

Emfisema dapat disebabkan oleh satu atau kombinasi dari hal-hal berikut ini:
Merokok
Kebanyakan kasus emfisema disebabkan oleh merokok. Asap rokok dapat mencapai lebih ke dalam paru dan menyebabkan kerusakan permanen. Jika Anda memiliki emfisema karena rokok, cara terbaik untuk menghentikan kerusakan paru Anda adalah dengan berhenti merokok sesegera mungkin. Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok.

Defisiensi Alpha-1 antitrypsin
Beberapa orang memiliki emfisema karena kelainan genetik langka yang disebut defisiensi alpha-1 antitrypsin. Enzim ini berfungsi untuk melindungi paru-paru mereka. Beberapa orang dengan defisiensi alpha-1 mendapatkan emfisema tanpa pernah merokok. Orang lain mendapatkan emfisema dari kombinasi merokok dan kekurangan alpha-1.

Polusi udara, termasuk perokok pasif
Ada beberapa bukti bahwa polusi udara dapat berkontribusi menjadi penyebab orang-orang terkena emfisema, terutama pada orang yang juga merokok.

Pengobatan Emfisema

Emfisema tidak dapat disembuhkan, tetapi pengobatan dapat membantu meringankan gejala dan memperlambat perkembangan penyakit.

Obat-obatan

  • Obat berhenti merokok.
    Obat resep, seperti bupropion hydrochloride (Zyban) dan varenicline (Chantix), dapat membantu Anda berhenti merokok.
  • Bronkodilator.
    Obat ini dapat membantu meringankan batuk, sesak napas dan kesulitan bernapas dengan melebarkan konstriksi saluran napas, tapi tidak efektif dalam mengobati emfisema karena fungsinya untuk mengatasi asma atau bronkitis kronis.
  • Steroid inhalasi.
    Obat kortikosteroid inhalasi dalam bentuk semprotan aerosol yang dapat membantu meringankan sesak napas. Namun penggunaan jangka panjang dapat melemahkan tulang dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, katarak dan diabetes.
  • Antibiotik. Jika Anda terkena infeksi bakteri, seperti bronkitis akut atau pneumonia, antibiotik merupakan obat yang tepat.

Terapi

  • Rehabilitasi Paru
    Program rehabilitasi paru berupa latihan pernapasan dan teknik yang dapat membantu mengurangi sesak napas Anda dan meningkatkan kemampuan Anda untuk berolahraga. Anda juga akan menerima informasi tentang nutrisi yang tepat. Pada tahap awal emfisema, perlu menurunkan berat badan, sementara orang dengan stadium emfisema perlu untuk menambah berat badan.
  • Oksigen tambahan
    Jika Anda memiliki emfisema berat dengan kadar oksigen darah yang rendah, gunakan oksigen secara teratur di rumah dan ketika Anda berolahraga sehingga dapat memberikan beberapa bantuan. Banyak orang menggunakan oksigen 24 jam sehari. Ini biasanya diberikan melalui tabung sempit yang cocok dengan lubang hidung Anda.

Operasi
Tergantung pada beratnya emfisema Anda, dokter mungkin menyarankan satu atau lebih jenis pembedahan, seperti:

  • Operasi pengurangan volume paru-paru.
    Dalam prosedur ini, ahli bedah menghilangkan jaringan yang sakit sehingga membantu jaringan paru-paru yang tersisa bekerja lebih efisien dan meningkatkan pernapasan.
  • Paru-paru transplantasi.
    Transplantasi paru adalah pilihan terakhir jika Anda memiliki emfisema berat dan pilihan lainnya telah gagal.

KULTUR DARAH - Pengertian, tujuan, cara dan pemeriksaan

Pengertian Kultur Darah
Kultur darah adalah tes untuk mendeteksi kuman seperti bakteri atau jamur dalam darah. Kebanyakan kultur darah untuk memeriksa bakteri yang ada di dalamnya. Ketika seseorang memiliki gejala infeksi – seperti demam tinggi atau menggigil – dan dokter mencurigai kuman telah menyebar ke dalam darah, maka dengan kultur darah dapat menentukan jenis kuman yang menyebabkan infeksi.

Untuk melakukan kultur darah, dokter akan mengambil sampel darah dan mengirimkannya ke laboratorium untuk dilakukan pengujian. Hasilnya baru dapat diketahui dalam beberapa hari. Jika seorang anak sakit parah, dokter mungkin akan memulai perawatan sebelum mendapatkan hasil lengkap kultur darah, pengobatan dilakukan berdasarkan penyebab infeksi yang paling mungkin. Pengobatan ini pun dapat diubah menjadi pengobatan untuk mikroba yang sesuai dengan yang ditemukan pada kultur dan sensitivitas antibiotik dari bakteri atau jamur telah ditentukan.

Kenapa dilakukan kultur darah?
Selama perjalanan penyakit, beberapa bakteri dan jamur penyebab infeksi dapat menyerang aliran darah dan menyebar ke bagian lain dari tubuh, jauh dari lokasi infeksi aslinya. Kehadiran mereka dalam darah biasanya berarti bahwa seorang memiliki infeksi serius. Infeksi tersebut biasanya menyebabkan detak jantung lebih cepat, demam tinggi, dan peningkatan jumlah sel darah putih.

Tujuan kultur darah adalah untuk mengungkapkan sejumlah infeksi atau adanya masalah, seperti endokarditis, masalah berat dan berpotensi mengancam nyawa yang terjadi ketika bakteri dalam aliran darah ke katup jantung.

Kultur darah mungkin juga mendeteksi organisme penyebab infeksi lain seperti osteomyelitis, infeksi tulang sering disebabkan oleh Staphylococcus aureus, dan selulitis, suatu infeksi kulit yang melibatkan jaringan tepat di bawah permukaan kulit.

Bagaimana proses mengambil kultur darah?
Idealnya kulit harus dicuci dengan sabun dan dibilas dengan air steril yang diikuti pemberian cairan yodium berbasis solusi. Kemudian dicuci dengan larutan alkohol 70% dan dikeringkan sekitar 30 detik.

Setiap usaha untuk menggunakan teknik aseptik harus dilakukan, misalnya Betadine dan / atau alkohol semprot dan sarung tangan. Beberapa studi menunjukkan tingkat kontaminasi mungkin tergantung pada jenis larutan antiseptik digunakan.

Sterilisasi kulit harus dilakukan dengan hati-hati karena penting untuk mencegah kontaminasi dari darah yang sedang ditarik. Dengan begini dapt membunuh bakteri yang mungkin berada di permukaan kulit sehingga mereka tidak muncul dalam kultur darah dan mengganggu identifikasi kuman penyebab infeksi.

Kultur Darah-Bacillus spp
Kontaminan yang paling sering seperti Staphylococcus epidermidis, Corynebacterium spp, Propionibacterium spp dan Bacillus spp. (tapi bukan B. anthracis.

Kadang-kadang terlihat seperti banyak darah diambil untuk dilakukan kultur, tetapi penting bahwa darah cukup untuk mendapatkan hasil yang akurat. Darah yang diambil mungkin kurang dari satu sendok teh (5 mL) pada bayi dan 1-2 sendok teh (5-10 mL) pada anak-anak yang lebih tua. Jumlah darah yang diambil sangat kecil dibandingkan dengan jumlah darah dalam tubuh, dan itu akan diperbaharui dalam waktu 24-48 jam.

Setelah kultur darah yang diambil, harus diberi label dan dikirim ke laboratorium tanpa penundaan. Kultur dasar diinkubasi selama 14 hari dan blind culture dilakukan setelah 3, 7 dan 14 hari atau segera setelah ada tanda-tanda pertumbuhan (misalnya kekeruhan, hemolisis, koloni di lereng agar dalam wadah. Cara pemeriksaan kultur darah dengan mencari hasil positif, dilakukan minimal dua kali sehari saat menggunakan sistem manual.

Sistem otomatis telah tersedia, salah satu contohnya adalah BacT/Alert Blood Culture System di mana pertumbuhan positif melepaskan CO2 yang dideteksi oleh sensor yang memberitahu staf laboratorium (wadah ditempatkan dalam lemari khusus dan terkait dengan barcode pasien).

Jika dideteksi adanya pertumbuhan, wadah dilakukan subkultur dan stain Gram. Dari sini, sensitivitas yang relevan dapat ditentukan. Dalam beberapa kasus organisme dapat diidentifikasi dalam hitungan jam untuk mendeteksi hasil yang positif dengan menggunakan tes pewarnaan Gram dan tes lebih lanjut.

Pemeriksaan lebih lanjut yang mungkin dilakukan langsung pada biakan darah untuk mempercepat identifikasi seperti pengelompokan streptokokus, tes koagulasi, tes antigen untuk pneumococcus dan meningococcus, dll. Metode modern seperti Vitek telah membantu dalam mempercepat identifikasi organisme dan dapat dilakukan langsung dari wadah kaldu.

Para ahli mikrobiologi kemudian akan meninjau hasil dan menginformasikan staf yang terlibat dalam perawatan pasien. Dengan demikian, pasien akan memulai terapi sementara dan ini akan dikonfirmasi setelah sensitivitasnya dikenali. Biasanya, jika harus ada pertumbuhan, umumnya hanya ada satu organisme, namun sangat jarang, mungkin ada lebih dari satu organisme dan laboratorium akan melakukan tes kepekaan dan tes lanjutan untuk semuanya.

Herpes Zoster (Cacar Api - Shingles) : Definisi, Gejala & Pengobatan

Definisi Herpes Zoster
Herpes zoster juga disebut zoster, Shingles, atau cacar api/cacar monyet/cacar ular. Herpes zoster adalah ruam kulit yang menyakitkan dan disebabkan oleh virus varicella-zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air (Varicella). Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tetap aktif dalam tubuh. Biasanya virus tidak menyebabkan masalah lebih lanjut, namun, virus bisa kembali muncul beberapa tahun kemudian dan inilah yang menyebabkan herpes zoster. Tidak diketahui secara pasti mengapa virus cacar air tersebut aktif kembali dari keadaan yang non-aktif. Herpes zoster tidak disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan herpes genital, suatu jenis penyakit menular seksual.

Insiden, faktor risiko, dan cara penularan Herpes Zoster
Siapapun yang telah sembuh dari cacar air dapat terkena herpes zoster, termasuk anak-anak. Namun, herpes zoster paling sering terjadi pada orang dengan umur 50 tahun atau lebih. Risiko terkena herpes zoster meningkat dengan bertambahnya usia. Orang-orang yang memiliki kondisi medis seperti kanker, leukemia, limfoma, dan infeksi human immunodeficiency virus (HIV), atau orang yang menerima obat yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, seperti steroid dan obat-obatan yang diberikan setelah transplantasi organ, juga beresiko lebih besar untuk berkembangnya herpes zoster.

Jika orang dewasa atau anak terdapat kontak langsung dengan ruam herpes zoster dan tidak pernah terkena cacar air atau tidak pernah mendapatkan vaksin cacar air, mereka bisa terkena cacar air, bukan herpes zoster.

Virus ini tidak menyebar melalui bersin, batuk atau kontak biasa. Seseorang dengan herpes zoster dapat menyebarkan penyakit saat ruam berada dalam keadaan melepuh (basah). Setelah ruam menjadi kering, orang tersebut tidak lagi menularkan cacar. Cacar ini juga tidak menular sebelum lepuh muncul atau jika sakit berlanjut setelah ruam hilang (pasca-herpes neuralgia).

Tanda dan Gejala Herpes Zoster
Gejala pertama biasanya satu sisi tubuh terasa nyeri, kesemutan, atau terbakar. Rasa sakit dan terbakar bisa berat dan biasanya muncul sebelum adanya ruam.

Tampilan Herpes Zoster

Bercak merah pada kulit, diikuti oleh lepuh kecil, yang terjadi pada kebanyakan orang.

  • Lecet, membentuk luka kecil yang mulai mengering dan membentuk krusta (semecam koreng). Krusta lepas dalam 2 sampai 3 minggu. Jarang menimbulkan jaringan parut.
  • Ruam biasanya melibatkan daerah sudut dari spina tulang belakang dan memutar ke depan daerah perut atau dada.
  • Ruam mungkin melibatkan wajah, mata, mulut, dan telinga.

Gejala lain mungkin termasuk:

  • Sakit perut (nyeri abdomen)
  • Demam dan menggigil
  • Merasa sakit seluruh tubuh
  • Luka genital(alat kelamin)
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Penderita cacar api juga mungkin mengalami nyeri, kelemahan otot, dan ruam yang melibatkan berbagai bagian wajah jika herpes zoster mempengaruhi saraf di wajah. Gejala-gejala lain mungkin termasuk:

Pengobatan Herpes Zoster
Beberapa obat anti virus se[erti acyclovir, valacyclovir, dan famsiklovir, tersedia untuk mengobati herpes zoster. Obat-obat ini harus dimulai sesegera mungkin setelah ruam muncul dan akan membantu mempersingkat perjalanan penyakit dan menurunkan tingkat keparahan penyakit. Obat-obatan ini biasanya diberikan dalam bentuk pil, dan dalam dosis tinggi. Beberapa orang mungkin harus menerima obat melalui pembuluh darah (injeksi intravena). Obat anti-nyeri atau kompres basah dingin juga dapat membantu untuk menghilangkan rasa nyeri yang disebabkan oleh virus herpes zoster. Antihistamin atatu lotion calamine diberikan untuk dapat membantu untuk meringankan gatal dan ketidaknyamanan (baik itu secara oral atau dioleskan pada kulit). Hubungi dokter sesegera mungkin untuk mengkonsultasikan pilihan pengobatan.

Beberapa anjuran yang sebaiknya dilakukan:

  • Istirahat di tempat tidur sampai demam turun.
  • Menjaga kulit tetap bersih.
  • Jangan menggunakan kembali barang-barang yang terkontaminasi.
  • Cuci barang-barang yang dubutuhkan dengan air mendidih atau mensterilkannya sebelum digunakan lagi.
  • Penderita mungkin perlu dijauhkan (isolasi) untuk menghindari dan mencegah infeksi herpes zoster kepada orang-orang yang belum pernah menderita cacar air, terutama perempuan hamil.

Malpraktek Kedokteran : Pengertian & Tinjauan hukum

Pengertian Malpraktek Kedokteran
Malpraktek kedokteran adalah kelalaian profesional yang dilakukan oleh seorang profesional kesehatan atau penyedia layanan kesehatan dimana perawatan yang diberikan berada di bawah standar medis yang menyebabkan kerugian, cedera atau kematian pada pasien. Dalam sebagian besar kasus, malpraktik kedokteran atau malpraktek medis merupakan kesalahan medis baik itu berupa diagnosis, dosis obat, manajemen kesehatan, cara pengobatan atau rehabilitasi. Kesalahan mungkin karena tidak ada tindakan yang dilakukan atau tindakan yang sembrono.

Sebagai contoh, baru-baru ini terungkap terdapat lebih dari 4000 kasus kelalaian kedokteran di Amerika dalam kurun waktu satu tahun. Itu hanya dihitung khusus dalam bidang bedah medis, seperti yang diungkap Medical News Today yang didapat dari penelitian Johns Hopkins University.

Tinjauan Hukum
Hukum tentang malpraktik telah tersedia agar pasien bisa mendapatkan kompensasi dan pemulihan dari setiap bahaya yang dihasilkan dari pengobatan di bawah standar medis. Standar pemberlakuan hukum dan peraturan untuk malpraktik medis sedikit berbeda antar negara. Rumah sakit, dokter atau ahli kesehatan lainnya mungkin tidak bertanggung jawab atas semua kerugian pasien yang diderita. Mereka hanya secara hukum bertanggung jawab atas kerusakan atau cedera yang diakibatkan dari penyimpangan mereka dari kualitas perawatan yang mana dokter yang kompeten biasanya berada dalam situasi yang mirip dengan prosedur standar, dan akhirnya mengakibatkan kerugian atau cedera bagi pasien.

Di Indonesia, Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 mengatur tentang Praktik Kedokteran dapat dijadikan acuan dalam kasus malpraktik medis, disamping undang-undang pidana, dan KODEKI. Para profesional yang terbukti secara hukum melakukan malpraktek kedokteran dapat dijatuhi sanksi pidana, perdata ataupun administrasi.

Dari pihak pasien yang mengalami kasus malpraktik kedokteran, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk melakukan tuntutan hukum. Jika pasien mengalami kecelakaan yang ringan dan menuntut atas malpraktek yang dilakukan oleh para profesional medis yang menanganinya, bisa-bisa biaya yang dikeluarkan untuk tuntutan lebih besar dari pemulihan/perbaikan yang seharusnya bisa dilakukan.

Beberapa para ahli bedah yang telah melalui gugatan kasus malpraktek di luar negeri lebih cenderung tidak puas dengan karir mereka, dan mungkin akan menyarankan anak-anak mereka dan orang lain untuk mengejar karir di luar non-medis. Bagaimanapun para profesional kesehatan adalah manusia yang juga bisa saja lalai, informed consent yang baik, benar dan jujur, serta payung perlindungan hukum harus benar-benar diterapkan untuk kebaikan bersama antara para pelayan kesehatan dan pasien.